Kubis Brussel – Sayuran kecil berbentuk bulat yang menyerupai kubis mini. Meski ukurannya mungil, sayuran ini kaya akan nutrisi penting seperti vitamin C, vitamin K, serat, protein, hingga antioksidan yang mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Kubis ini termasuk ke dalam keluarga Brassicaceae, sama seperti brokoli, kubis, dan kembang kol. Dengan kandungan gizinya yang melimpah, sayuran ini cocok ditambahkan ke menu makanan sehat sehari-hari untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga tulang, serta mendukung pencernaan dan metabolisme tubuh.
Kandungan Nutrisi Kubis Brussel
Di dalam 100 gram kubis brussel terdapat beragam nutrisi penting:
- Protein: 2,55 – 3 gram
- Karbohidrat: 7,1 – 9 gram
- Serat: 2,6 – 4 gram
- Kalsium: 36 – 40 mg
- Kalium: 317 – 390 mg
- Magnesium: 25 mg
- Vitamin A: 750 IU
- Vitamin C: 85 mg
- Vitamin K: 140 – 170 mikrogram
- Folat: 60 mikrogram
- Fosfor: 56 mg
- Antioksidan, vitamin B kompleks, vitamin E, kolin, zinc, dan zat besi (Alodokter, 2025; Hello Sehat, 2021)
8 Manfaat Kubis Brussel bagi Kesehatan
- Meningkatkan Daya Tahan Tubuh – Kubis brussel mengandung vitamin A, vitamin C, protein, antioksidan, dan zinc yang memperkuat sel darah putih sehingga tubuh lebih siap melawan infeksi dan penyakit.
- Menjaga Kesehatan Tulang – Vitamin K, kalsium, magnesium, protein, fosfor, dan kalium membantu meningkatkan kepadatan tulang dan menjaga tulang tetap kuat.
- Membuat Perut Kenyang Lebih Lama – Serat, protein, dan karbohidrat kompleks membuat kubis brussel dicerna lebih lambat sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama, membantu pengaturan porsi makan.
- Membantu Menurunkan Berat Badan – Sayuran rendah kalori ini kaya nutrisi, sehingga cocok sebagai pendamping diet. Seratnya membuat kenyang lebih lama sehingga membantu kontrol berat badan.
- Menjaga Pencernaan Sehat – Serat dan prebiotik mendukung keseimbangan bakteri baik di usus, mencegah sembelit, dan menjaga kesehatan saluran cerna.
- Mengontrol Kadar Gula Darah – Serat larut memperlambat penyerapan gula darah, sedangkan antioksidan seperti asam alfa-lipoat membantu insulin mengatur gula darah.
- Menjaga Kesehatan Jantung – Antioksidan dan serat menurunkan kolesterol jahat (LDL), sedangkan kalium membantu mengontrol tekanan darah dan menjaga irama jantung.
- Mencegah Anemia dan Mempercepat Penyembuhan Luka – Folat dalam kubis brussel penting untuk produksi sel darah merah sehingga mencegah anemia defisiensi folat. Vitamin C-nya juga mempercepat penyembuhan luka dan mendukung kesehatan kulit (Alodokter, 2025; Hello Sehat, 2021).
Cara Mengolah Kubis Brussel
Untuk mendapatkan rasa manis sekaligus manfaat nutrisi, kubis ini sebaiknya dikukus atau dipanggang. Hindari konsumsi berlebihan karena serat dan glukosinolat tinggi bisa menimbulkan perut kembung. Penderita hipotiroidisme disarankan membatasi konsumsi hingga 2 – 3 porsi per minggu (Alodokter, 2025; Hello Sehat, 2021).
Penutup
Kubis brussel bukan hanya sayuran kecil yang lucu, tetapi juga kaya manfaat untuk kesehatan tubuh. Dengan rutin mengonsumsinya, kamu bisa menjaga daya tahan tubuh, kesehatan tulang, serta pencernaan tetap optimal.
Simak juga berita kesehatan menarik di Garap Media untuk memperkaya informasi seputar nutrisi dan gaya hidup sehat. Jangan lewatkan tips dan informasi bermanfaat lainnya yang dapat mendukung pola hidup sehat setiap hari.
Referensi:
- Alodokter. (2025). Kubis Brussel, Sayuran Kecil dengan Segudang Nutrisi. Retrieved from https://www.alodokter.com/kubis_brussel-sayuran-kecil-dengan-segudang-nutrisi
- Hello Sehat. (2021). Mengenal Brussels Sprouts, Si Mini yang Kaya Manfaat. Retrieved from https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/manfaat-brussels-sprouts/
