Makanan Penetral setelah Makan Daging – Membantu menjaga pencernaan tetap sehat dan nyaman. Daging kaya akan protein dan lemak, sehingga sistem pencernaan membutuhkan waktu lebih lama untuk memprosesnya. Tanpa makanan penetral, keluhan seperti sembelit, asam lambung naik, hingga perut begah bisa muncul.
Setelah menyantap daging, tubuh bekerja lebih keras untuk mencerna protein dan lemak, sehingga memilih makanan penetral yang tepat membantu menyeimbangkan pencernaan dan mempercepat pemulihan tubuh.
8 Makanan Penetral Setelah Makan Daging
1. Sayuran Hijau
Sayuran hijau seperti bayam, kangkung, brokoli, dan daun singkong kaya serat, vitamin, dan mineral penting untuk tubuh. Seratnya membantu mendorong sisa makanan melalui usus dan mengikat lemak dari daging, sehingga mencegah sembelit dan perut begah. Mengonsumsi sayuran hijau secara rutin, terutama dikukus atau direbus, juga membantu metabolisme tubuh dan menjaga pencernaan tetap lancar (Alodokter, 2025).
2. Buah-buahan Berserat Tinggi
Buah seperti pepaya, apel, pir, pisang, jeruk, nanas, dan lemon dapat membantu proses buang air besar menjadi lebih teratur. Serat dalam buah menyeimbangkan asam lambung dan mencegah gangguan pencernaan. Selain itu, buah menyediakan vitamin, antioksidan, dan cairan yang mendukung kesehatan usus dan membuat tubuh tetap segar setelah makan daging (Alodokter, 2025).
3. Yoghurt dan Produk Fermentasi
Yoghurt, tempe, kimchi, oncom, dan tauco mengandung probiotik dan prebiotik yang menyeimbangkan bakteri baik dalam usus. Probiotik membantu tubuh mencerna protein dan lemak dari daging, sedangkan prebiotik mendukung pertumbuhan bakteri sehat. Dengan konsumsi rutin, makanan fermentasi dapat mengurangi kembung dan gangguan pencernaan setelah makan berat (Alodokter, 2025).
4. Sup atau Makanan Berkuah
Sup sayuran bening atau kaldu ayam tanpa lemak membantu menetralkan makanan berlemak di lambung. Kuah hangat membuat perut terasa lebih ringan dan mempermudah proses pencernaan. Mengonsumsi sup tanpa tambahan minyak, santan, atau garam berlebih akan membuat manfaat pencernaan lebih optimal (Alodokter, 2025).
5. Air Putih dan Minuman Hangat
Air putih mendorong sisa makanan keluar dari sistem pencernaan dan mempercepat metabolisme. Minuman hangat seperti teh jahe atau air lemon menenangkan perut dan mendukung pemulihan pencernaan. Dengan mengonsumsi cukup cairan, risiko perut begah atau sembelit setelah makan daging berlemak dapat dikurangi (Alodokter, 2025).
6. Teh Herbal
Teh herbal seperti peppermint, chamomile, kayu manis, dan teh hitam memiliki sifat antiradang yang membantu meredakan ketidaknyamanan di perut. Selain itu, teh herbal dapat mengurangi gas dan kembung, sekaligus mendukung pencernaan yang sehat. Mengonsumsinya secara rutin setelah makan daging membantu menjaga lambung tetap nyaman dan pencernaan tetap seimbang (HelloSehat, 2024).
7. Minuman Detoks
Jus lemon dan infused water detoks membantu membuang racun yang menumpuk akibat konsumsi makanan berminyak. Minuman ini juga mendukung penurunan lemak tubuh dan memperlancar pencernaan. Konsumsi minuman detoks secara rutin membuat tubuh terasa lebih ringan dan nyaman setelah makan daging berlebihan (HelloSehat, 2024).
8. Prebiotik Lainnya
Selain yoghurt dan tempe, prebiotik bisa diperoleh dari oncom dan tauco. Prebiotik meningkatkan bakteri baik dalam usus, mendukung sistem kekebalan tubuh, dan melancarkan pencernaan. Dengan mengonsumsi prebiotik setelah makan daging, protein dan lemak dapat dicerna lebih mudah, serta keluhan kembung dapat diminimalkan (HelloSehat, 2024).
Tips Mengonsumsi Daging Agar Tidak Berat di Lambung
- Pilih potongan daging tanpa lemak dan masak dengan metode slow cook, rebus, atau panggang; hindari digoreng.
- Jangan langsung tidur setelah makan, beri jeda minimal 2 – 3 jam.
- Kombinasikan daging dengan banyak sayur saat makan.
- Kunyah makanan perlahan agar pencernaan lebih mudah.
- Batasi konsumsi daging merah matang maksimal 50 – 70 gram per hari sesuai World Cancer Research Fund International.
- Seimbangkan konsumsi daging dengan buah dan sayur tinggi serat.
Dengan menerapkan tips ini dan mengonsumsi makanan penetral, tubuh tetap nyaman dan pencernaan terjaga kesehatannya (Alodokter, 2025; HelloSehat, 2024).
Penutup
Mengonsumsi makanan penetral setelah makan daging membuat pencernaan lebih lancar dan tubuh terasa ringan. Pilihan seperti sayuran, buah, yoghurt, sup, air putih, teh herbal, minuman detoks, dan prebiotik sangat direkomendasikan. Dengan menerapkan pola ini secara rutin, risiko gangguan pencernaan setelah makan daging dapat diminimalkan.
Jangan lewatkan berita menarik lainnya seputar tips hidup sehat dan nutrisi di Garap Media. Temukan juga berbagai artikel seputar gaya hidup sehat yang bisa membantu Anda menjaga kesehatan sehari-hari.
Referensi:
- Alodokter. (2025). 5 Makanan Penetral setelah Makan Daging yang Efektif. Retrieved from https://www.alodokter.com/5-makanan-penetral-setelah-makan-daging-yang-efektif
- HelloSehat. (2024). 6 Pilihan Makanan Penetral setelah Makan Daging. Retrieved from https://hellosehat.com/nutrisi/tips-makan-sehat/makanan-penetral-setelah-makan-daging/
