Buah Maja (Aegle Marmelos) – Tanaman tropis yang memiliki sejarah panjang di Nusantara. Tanaman ini berasal dari Asia tropika dan subtropika, tumbuh baik di lahan kering maupun lembap, serta mampu bertahan di suhu ekstrem. Di Indonesia, pohon maja kerap ditemukan di pekarangan dan dikenal dengan nama “bila” di Bali dan Lombok, serta “bael” di India.
Selain bernilai historis, buah ini juga memiliki makna budaya penting. Nama Kerajaan Majapahit dipercaya berasal dari buah ini. Menurut kisah, pengikut Raden Wijaya menemukan buah maja yang rasanya pahit saat membangun wilayah Tarik, sehingga nama “Majapahit” terbentuk dari kata “maja” dan “pahit”. Kini, buah yang dulu menjadi simbol kerajaan besar ini juga dikenal karena manfaat kesehatannya.
Kandungan Nutrisi Buah Maja
Buah ini dapat dikonsumsi langsung atau diolah menjadi selai, jus, sirup, dan marmalade. Ekstraknya juga digunakan dalam suplemen untuk membantu mengatasi gangguan pencernaan seperti diare.
Setiap 100 gram buah maja mengandung:
- 88 kalori
- 32 gram karbohidrat
- 3 gram serat
- 2 gram protein
- 0,3 gram lemak
- 1 miligram riboflavin
Buah ini juga mengandung vitamin A, vitamin C, serta senyawa aktif seperti tanin, flavonoid, dan kumarin yang memiliki sifat antioksidan dan antiradang (Alodokter, 2023).
Manfaat Buah Maja bagi Kesehatan
- Mengatasi Diare – Kandungan kumarin pada maja mampu menghambat pertumbuhan Shigella dysenteriae, bakteri penyebab diare. Sementara tanin berfungsi meredakan peradangan di saluran pencernaan.
- Mengatasi Infeksi Kulit – Minyak dari ekstrak daun maja memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang efektif melawan jamur Candida serta bakteri Staphylococcus, penyebab infeksi kulit.
- Meredakan Sembelit – Serat alami dalam maja membantu melancarkan buang air besar dengan melembutkan feses, sehingga bermanfaat untuk penderita sembelit.
- Mengelola Kadar Gula Darah – Ekstrak maja dapat meningkatkan fungsi hormon insulin dan menjaga kadar gula darah tetap stabil, menjadikannya bermanfaat bagi penderita diabetes.
- Melindungi Hati dan Mencegah Kanker – Antioksidan flavonoid dan tanin dalam maja membantu melindungi sel hati dari kerusakan akibat radikal bebas dan memiliki potensi sebagai agen antikanker alami.
Walaupun banyak manfaatnya, konsumsi buah maja secara berlebihan tidak disarankan karena bisa menyebabkan sakit perut. Jika ingin menggunakannya untuk pengobatan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga medis (Alodokter, 2023).
Penutup
Buah maja tidak hanya menyimpan nilai sejarah Majapahit, tetapi juga menyuguhkan beragam manfaat kesehatan yang luar biasa. Kandungan vitamin, serat, dan antioksidannya mendukung pencernaan, menjaga fungsi hati, serta membantu mencegah penyakit degeneratif.
Untuk kamu yang ingin mengetahui lebih banyak tentang manfaat buah, kesehatan alami, dan gaya hidup sehat lainnya, terus ikuti berita terbaru hanya di Garap Media agar tidak ketinggalan informasi menarik dan bermanfaat setiap hari.
Referensi:
- Alodokter. (2023). 7 Manfaat Buah Maja Beserta Kandungan Nutrisinya. Retrieved from https://www.alodokter.com/7-manfaat-buah-maja-beserta-kandungan-nutrisinya
- Wikipedia. Maja. Retrieved from https://id.wikipedia.org/wiki/Maja
