Vivo kembali menambah jajaran ponsel terjangkaunya di Indonesia dengan menghadirkan Vivo Y31d Indonesia. Smartphone ini dikabarkan telah resmi masuk ke Tanah Air setelah lolos sertifikasi dan muncul dalam pemberitaan media teknologi lokal.
Kehadiran Vivo Y31d menjadi perhatian karena disebut membawa baterai berkapasitas besar dengan harga yang diperkirakan terjangkau. Ponsel ini diposisikan untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang menginginkan daya tahan lama untuk aktivitas sehari-hari.
Vivo Y31d Indonesia Resmi Masuk Indonesia
Media teknologi lokal melaporkan bahwa Vivo Y31d Indonesia telah resmi masuk ke Indonesia. Informasi ini menguat setelah perangkat tersebut tercatat dalam sejumlah basis data resmi pemerintah dan dilaporkan oleh media nasional (Yoursay.id, 2025).
Dalam laporannya, Vivo Y31d disebut sebagai ponsel murah yang menyasar segmen harga Rp2 jutaan. Kehadirannya diprediksi akan memperketat persaingan di pasar smartphone entry-level Indonesia.
Lolos Sertifikasi Resmi di Indonesia
Terdaftar di SDPPI Komdigi
Keberadaan Vivo Y31d semakin jelas setelah perangkat dengan nomor model V2543 dinyatakan lolos sertifikasi SDPPI Komdigi. Sertifikasi ini menjadi syarat wajib sebelum sebuah ponsel dapat dipasarkan secara resmi di Indonesia (Suara.com, 2025).
Lolosnya sertifikasi ini menandakan bahwa Vivo Y31d telah memenuhi standar teknis jaringan yang berlaku di Indonesia.
Masuk Daftar P3DN Kemenperin
Selain SDPPI, Vivo Y31d juga tercatat dalam sistem Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Kementerian Perindustrian. Ponsel ini memperoleh nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 35,80 persen dan mendukung jaringan 4G LTE (Suara.com, 2025).
Dengan terpenuhinya syarat TKDN, Vivo Y31d dipastikan dapat dipasarkan secara luas di Indonesia.
Baterai Jumbo Jadi Daya Tarik
Salah satu daya tarik utama Vivo Y31d Indonesia adalah kapasitas baterainya. Media lokal melaporkan bahwa ponsel ini dibekali baterai berkapasitas 7.060 mAh, yang tergolong sangat besar di kelasnya (Suara.com, 2025).
Kapasitas baterai tersebut membuat Vivo Y31d dijuluki sebagai ponsel dengan “baterai badak”. Daya tahan panjang ini dinilai cocok bagi pengguna yang aktif menggunakan ponsel untuk komunikasi, hiburan, maupun aktivitas digital lainnya sepanjang hari.
Spesifikasi Vivo Y31d
Berdasarkan data sertifikasi dan laporan media lokal, Vivo Y31d Indonesia merupakan smartphone Android dengan nomor model V2543 yang mendukung penggunaan dual SIM (Nano). Perangkat ini tercatat telah memenuhi standar jaringan di Indonesia dan dipastikan mendukung konektivitas 4G LTE, sesuai data yang muncul pada sertifikasi SDPPI dan P3DN (Suara.com, 2025).
Dari sisi konektivitas tambahan, Vivo Y31d dipastikan telah mendukung fitur dasar seperti USB Type-C, Bluetooth, dan Wi-Fi. Namun, detail mengenai sensor yang disematkan pada perangkat ini juga belum diumumkan lebih lanjut oleh pihak Vivo.
Perkiraan Harga Vivo Y31d
Berdasarkan laporan media, Vivo Y31d diperkirakan akan dipasarkan di rentang harga Rp2 jutaan. Segmentasi harga ini sejalan dengan positioning seri Y dari Vivo yang dikenal menyasar pasar menengah ke bawah (Yoursay.id, 2025).
Meski demikian, hingga saat ini Vivo Indonesia belum mengumumkan harga resmi maupun tanggal peluncuran perangkat ini.
Posisi Vivo Y31d di Pasar Entry-Level
Kehadiran Vivo Y31d Indonesia memperlihatkan strategi Vivo untuk tetap fokus di pasar entry-level yang masih memiliki permintaan tinggi. Dengan mengandalkan baterai besar dan harga terjangkau, Vivo Y31d diharapkan mampu menarik minat konsumen yang mengutamakan ketahanan daya.
Masuknya Vivo Y31d Indonesia menjadi sinyal bahwa Vivo masih agresif menghadirkan ponsel murah dengan fitur unggulan. Dengan baterai jumbo dan harga yang diperkirakan terjangkau, perangkat ini berpotensi menjadi pilihan menarik di kelas entry-level.
Pantau terus perkembangan resmi peluncuran Vivo Y31d dan berita teknologi terbaru lainnya hanya di Garap Media untuk mendapatkan informasi terpercaya dan terkini.
Referensi
