Viral Anggota DPRD Jember Main Game dan Merokok Saat Rapat, Akui Khilaf hingga Terancam Sidang Etik

Last Updated: 15 May 2026, 01:17

Bagikan:

DPRD Jember Main Game dan Merokok Saat Rapat
Sorotan publik terhadap anggota DPRD Jember yang bermain game dan merokok saat rapat memicu perdebatan soal etika pejabat publik di ruang sidang. Sumber gambar: Tangkapan layar
Table of Contents

Anggota DPRD Jember menjadi sorotan publik setelah video yang memperlihatkan dirinya bermain game sambil merokok saat rapat viral di media sosial. Video tersebut memicu kritik masyarakat karena rapat tersebut membahas isu layanan kesehatan dan stunting di Kabupaten Jember. Politikus yang terlibat kemudian menyampaikan permintaan maaf terbuka dan mengakui tindakannya sebagai bentuk kekhilafan.

Kronologi DPRD Jember Viral karena Main Game Saat Rapat

Video yang memperlihatkan anggota DPRD Jember bermain game dan merokok saat rapat pertama kali beredar melalui media sosial pada awal pekan Mei 2026. Rekaman tersebut menunjukkan seorang anggota Komisi D DPRD Jember memegang telepon genggam sambil memainkan permainan digital ketika rapat dengar pendapat berlangsung.

Rapat tersebut membahas persoalan layanan kesehatan dan stunting di Kabupaten Jember. Kehadiran sejumlah pejabat daerah, kepala puskesmas, dan perwakilan BPJS Kesehatan membuat publik menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan etika pejabat publik.

Media nasional dan daerah kemudian mengangkat kasus tersebut sebagai isu publik. Pimpinan DPRD Jember juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas tindakan anggotanya yang viral di media sosial. (detikJatim, 2026)

Beberapa poin yang membuat kasus ini menjadi perhatian publik meliputi:

  • Video memperlihatkan anggota dewan bermain game saat rapat resmi.
  • Anggota dewan terlihat merokok ketika agenda pembahasan kesehatan berlangsung.
  • Publik menilai tindakan tersebut tidak menghormati forum rapat.
  • Media sosial memperluas penyebaran video dalam waktu singkat.
  • Partai politik dan DPRD Jember langsung memberikan respons resmi.

Permintaan Maaf Anggota DPRD Jember Jadi Sorotan Publik

Anggota DPRD Jember yang terlibat akhirnya menyampaikan permintaan maaf melalui video terbuka. Politikus tersebut mengakui bahwa dirinya melakukan kesalahan ketika mengikuti rapat resmi bersama instansi pemerintah daerah.

Achmad Syahri Assidiqi menyatakan bahwa dirinya menyesali tindakan tersebut dan siap menerima sanksi dari partai maupun DPRD Jember. Pernyataan tersebut muncul setelah kritik publik terus berkembang di media sosial dan media massa.

Dalam video permintaan maaf, Achmad Syahri Assidiqi meminta maaf kepada masyarakat Jember serta pimpinan Partai Gerindra. Ia juga menyebut tindakan tersebut sebagai pelajaran penting dalam perjalanan politiknya. (Ipol.id, 2026)

Anggota DPRD Jember tersebut mengakui dirinya khilaf dan siap menerima konsekuensi atas tindakan yang dilakukan saat rapat berlangsung. (Ipol.id, 2026)

Respons Publik terhadap Permintaan Maaf DPRD Jember

Publik memberikan tanggapan beragam terhadap permintaan maaf tersebut. Sebagian masyarakat menilai permintaan maaf menjadi langkah awal yang tepat, tetapi sebagian lain meminta adanya sanksi tegas.

Masyarakat menilai wakil rakyat memiliki tanggung jawab moral ketika mengikuti rapat resmi. Sikap disiplin dan etika dinilai menjadi bagian penting dari kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.

Beberapa respons publik yang muncul di media sosial meliputi:

  • Warganet meminta DPRD Jember memberikan sanksi etik.
  • Publik menilai rapat kesehatan harus dihormati secara serius.
  • Sebagian masyarakat menilai tindakan tersebut mencoreng citra DPRD.
  • Pengguna media sosial menyoroti budaya disiplin pejabat publik.
  • Kritik publik menuntut peningkatan etika dalam forum pemerintahan.

Sikap DPRD Jember dan Partai Gerindra terhadap Kasus Viral

Pimpinan DPRD Jember langsung memberikan respons setelah video tersebut viral. Ketua DPRD Jember menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat dan menegaskan bahwa lembaga akan memproses persoalan tersebut melalui mekanisme etik.

Pimpinan DPRD Jember menganggap tindakan tersebut tidak mencerminkan etika lembaga legislatif. DPRD Jember juga membuka kemungkinan pemberian sanksi administratif melalui Badan Kehormatan DPRD. (detikJatim, 2026)

Partai Gerindra juga mengambil langkah internal terhadap kadernya yang viral. Majelis Kehormatan Partai Gerindra menjadwalkan sidang etik terhadap Achmad Syahri Assidiqi setelah video tersebut menyebar luas di media sosial. (Liputan6.com, 2026)

Langkah yang diambil DPRD dan partai meliputi:

  • DPRD Jember meminta klarifikasi anggota terkait.
  • Badan Kehormatan DPRD menyiapkan pemeriksaan etik.
  • Partai Gerindra menjadwalkan sidang etik internal.
  • Pimpinan DPRD menyampaikan permintaan maaf kepada publik.
  • Internal partai mengevaluasi perilaku kader di ruang publik.

DPRD Jember Viral dan Pentingnya Etika dalam Rapat Publik

Kasus DPRD Jember viral kembali membuka diskusi mengenai etika pejabat publik dalam forum pemerintahan. Rapat resmi merupakan ruang pengambilan keputusan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Pejabat publik memiliki tanggung jawab menjaga sikap profesional ketika mengikuti rapat. Sikap tersebut mencakup perhatian terhadap materi rapat, komunikasi yang baik, dan penghormatan terhadap peserta forum.

Pengamat politik menilai kasus seperti ini dapat memengaruhi kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif. Ketika masyarakat melihat pejabat tidak serius dalam rapat resmi, citra institusi juga ikut terdampak.

Beberapa alasan etika rapat menjadi penting meliputi:

  • Rapat resmi menentukan kebijakan publik.
  • Sikap pejabat mencerminkan kualitas institusi.
  • Disiplin forum meningkatkan kepercayaan masyarakat.
  • Profesionalisme pejabat memengaruhi citra pemerintahan.
  • Etika rapat membantu menjaga kualitas pengambilan keputusan.

Kasus tersebut juga memperlihatkan besarnya pengaruh media sosial dalam mengawasi perilaku pejabat publik. Video singkat dapat menyebar luas dan memicu diskusi nasional dalam waktu singkat.

Media digital membuat masyarakat lebih mudah memberikan kritik terhadap tindakan pejabat publik. Kondisi tersebut mendorong pejabat untuk lebih berhati-hati ketika menjalankan tugas di ruang publik.

Dampak Media Sosial terhadap Kasus DPRD Jember Viral

Media sosial memainkan peran penting dalam penyebaran video anggota DPRD Jember yang bermain game saat rapat. Platform digital membuat rekaman singkat cepat menyebar ke berbagai daerah dan memicu perdebatan publik.

Warganet menggunakan media sosial untuk menyampaikan kritik, sindiran, dan tuntutan terhadap DPRD Jember. Banyak pengguna internet menilai tindakan tersebut tidak pantas dilakukan ketika rapat membahas isu kesehatan masyarakat.

Kasus ini menunjukkan bahwa media sosial telah menjadi ruang pengawasan publik terhadap pejabat negara. Publik kini dapat merekam, membagikan, dan mengomentari perilaku pejabat secara langsung.

Dampak media sosial dalam kasus ini meliputi:

  • Video viral meningkatkan perhatian media nasional.
  • Publik lebih cepat mengetahui perilaku pejabat.
  • Kritik masyarakat berkembang melalui platform digital.
  • Lembaga politik terdorong memberikan respons cepat.
  • Kasus lokal berubah menjadi pembahasan nasional.

Fenomena tersebut memperlihatkan bahwa pejabat publik harus memahami konsekuensi tindakan di ruang terbuka. Sikap yang dianggap tidak profesional dapat langsung menjadi konsumsi publik melalui media sosial.

Kasus DPRD Jember viral akibat anggota dewan bermain game dan merokok saat rapat menjadi pengingat penting mengenai etika pejabat publik. Permintaan maaf terbuka dan proses sidang etik menunjukkan bahwa masyarakat kini memberikan perhatian besar terhadap perilaku wakil rakyat di ruang publik.

Garap Media akan terus menghadirkan informasi terbaru mengenai isu politik, pemerintahan, dan dinamika sosial yang berkembang di Indonesia. Pembaca dapat mengikuti artikel lain di Garap Media untuk mendapatkan informasi mendalam mengenai kebijakan publik, etika pejabat, dan perkembangan berita nasional lainnya.

Referensi

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /