Varthos Heir to the Throne Resmi Rilis di Steam Early Access
Game action RPG kembali mendapat perhatian lewat kehadiran Varthos Heir to the Throne, judul indie yang mengusung gameplay hack and slash berpadu elemen roguelite. Game ini resmi meluncur di Steam Early Access dan menawarkan tantangan pertarungan intens di dunia fantasi gelap.
Dikembangkan oleh Nightshift Game Development, Varthos Heir to the Throne mengajak pemain menghadapi gelombang monster dan undead dengan konsep “fight, die, repeat”. Pendekatan ini menekankan adaptasi strategi serta progres karakter yang berkelanjutan.
Varthos Heir to the Throne Resmi Hadir di Steam
Rilis Early Access dan Informasi Dasar
Varthos Heir to the Throne resmi tersedia di Steam Early Access pada 16 Desember 2025. Informasi tersebut tercantum langsung di halaman resmi Steam, yang juga mencatat Nightshift Game Development sebagai pengembang sekaligus penerbit bersama Three River Games (Steam, 2025).
Model Early Access dipilih agar pengembang dapat mengembangkan konten secara bertahap sembari menerima masukan dari komunitas pemain. Pendekatan ini umum digunakan pada game indie berbasis aksi dan roguelite.
Gameplay Hack and Slash Roguelite
Pertarungan Cepat dan Berulang
Sebagai action RPG, Varthos Heir to the Throne mengandalkan sistem pertarungan real-time dengan pergerakan bebas menggunakan kontrol WASD. Pemain dituntut untuk bereaksi cepat, memanfaatkan timing serangan, serta membaca pola musuh dalam setiap pertempuran (Steam, 2025).
Elemen roguelite membuat setiap sesi permainan terasa berbeda. Dungeon dihasilkan secara prosedural, sehingga tata letak, musuh, dan tantangan tidak selalu sama di setiap percobaan.
Progres Karakter Berbasis Percobaan
Kegagalan dalam permainan bukan akhir dari segalanya. Pemain tetap memperoleh progres tertentu yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan karakter di sesi berikutnya. Sistem ini mendorong eksplorasi build dan strategi bermain yang variatif.
Mode Co-op dan Pengalaman Bermain Bersama
Salah satu fitur utama yang ditawarkan adalah mode co-op hingga tiga pemain. Mode ini memungkinkan pemain bekerja sama menghadapi gelombang musuh yang semakin sulit. Koordinasi tim menjadi faktor penting untuk bertahan hidup, terutama pada tingkat kesulitan tinggi (RPGamer, 2025).
Fitur co-op ini memperluas pengalaman bermain, menjadikan Varthos Heir to the Throne relevan bagi pemain solo maupun mereka yang gemar bermain bersama teman.
Visual Fantasi Gelap dan Atmosfer Dunia
Dari sisi visual, game ini menampilkan dunia fantasi gelap dengan lingkungan dungeon, kastel, serta area terbuka yang dipenuhi nuansa suram. Desain monster dan undead dibuat grotesk untuk memperkuat atmosfer dunia yang dilanda kehancuran.
Pencahayaan dramatis dan detail lingkungan mendukung kesan imersif, membuat setiap pertarungan terasa menegangkan dan penuh tekanan.
Rencana Pengembangan ke Depan
Nightshift Game Development menyebutkan bahwa versi Early Access hanyalah tahap awal. Pengembang berencana menambahkan konten baru seperti karakter tambahan, area eksplorasi, serta penyempurnaan sistem pertarungan berdasarkan umpan balik pemain (Steam, 2025).
Pendekatan pengembangan berkelanjutan ini diharapkan mampu menjaga umur panjang game sekaligus meningkatkan kualitas keseluruhan sebelum rilis penuh.
Dengan rilisnya Varthos Heir to the Throne di Steam Early Access, penggemar action RPG mendapatkan opsi baru yang menawarkan tantangan dan replayability tinggi. Dukungan pengembang terhadap masukan komunitas menjadi faktor penting dalam perkembangan game ini ke depan.
Ikuti terus berita game terbaru, ulasan mendalam, dan perkembangan industri digital lainnya hanya di Garap Media. Temukan berbagai artikel menarik seputar game PC dan konsol di kanal kami.
Referensi
