Film horor Urang Bunian akan tayang di bioskop Indonesia pada 17 September 2026. Film arahan Rendy Herpy ini mengangkat mitos makhluk gaib dari Sumatera melalui perjalanan Teddy dan Kevin yang terjebak di kawasan hutan terlarang. Lembaga Sensor Film mencatat film ini berdurasi 88 menit dan memiliki klasifikasi Remaja 13 Tahun ke Atas. (Lembaga Sensor Film, 2026).
Urang Bunian Mengangkat Mitos Hutan Sumatera Barat
Urang Bunian mengadaptasi kepercayaan masyarakat Sumatera tentang makhluk gaib yang dipercaya hidup di kawasan hutan. Film ini menggunakan mitos tersebut sebagai dasar konflik ketika dua sahabat memasuki wilayah yang seharusnya mereka hindari.
Cerita mengikuti Teddy yang diperankan Dimas Aditya dan Kevin yang diperankan Fauzan Nasrul. Teddy melakukan perjalanan menuju kampung halaman istrinya di pedalaman Sumatera Barat, sedangkan Kevin menemani perjalanan tersebut. Keduanya tetap melanjutkan perjalanan ketika malam mulai tiba meskipun mereka telah menerima peringatan untuk menunggu hingga pagi. (Lembaga Sensor Film, 2026).
Keputusan tersebut membawa Teddy dan Kevin memasuki kawasan hutan yang masyarakat setempat anggap sebagai wilayah Urang Bunian. Hutan tersebut kemudian menjadi ruang utama bagi berbagai kejadian misterius yang mengancam keselamatan keduanya.
Teddy dan Kevin Terjebak di Dunia Urang Bunian
Konflik Urang Bunian semakin berkembang ketika Teddy dan Kevin kehilangan arah di tengah hutan. Kondisi tersebut membuat keduanya menghadapi lingkungan yang seolah dapat mengubah kenyataan dan menghambat usaha mereka untuk kembali ke dunia manusia.
Film ini membangun teror melalui beberapa elemen utama:
- Teddy menghadapi konsekuensi setelah mengabaikan larangan memasuki hutan pada malam hari.
- Kevin ikut terjebak dalam wilayah yang dipercaya sebagai dunia Urang Bunian.
- Hutan menghadirkan situasi yang membingungkan dan sulit dipahami.
- Makhluk gaib memberikan ancaman terhadap keselamatan kedua tokoh.
- Teddy dan Kevin harus menemukan jalan keluar sebelum mereka menghilang selamanya. (Moviplex, 2026).
Kehadiran Annisa yang diperankan Adinda Thomas juga memperkuat latar konflik keluarga Teddy. Annisa sebelumnya telah memperingatkan Teddy agar tidak melewati hutan pada malam hari. Datuak Hitam yang diperankan Anton Permana juga memberikan peringatan karena ia berperan sebagai tokoh adat di lingkungan tersebut. (Lembaga Sensor Film, 2026).
Rendy Herpy Mengarahkan Horor Berbasis Urban Legend Sumatera
Sutradara Rendy Herpy mengarahkan Urang Bunian dengan pendekatan horor yang berangkat dari mitos Ranah Minang. Proses pengembangan cerita juga melibatkan riset mengenai berbagai persepsi masyarakat terhadap sosok Urang Bunian sehingga film tidak hanya mengandalkan unsur kejutan. (Liputan6.com, 2026).
Rendy Herpy sebelumnya menyutradarai Love in Game pada 2022. Melalui film terbaru ini, Rendy membawa legenda lokal ke dalam cerita horor yang menempatkan hutan Sumatera sebagai bagian penting dari atmosfer dan konflik. (Lembaga Sensor Film, 2026).
Rumah produksi DHF Entertainment dan RH Entertainment memproduksi film tersebut. Johansyah Jumberan dan Victor G. Pramusinto bertindak sebagai produser, sedangkan Rendy Herpy turut terlibat sebagai penulis skenario bersama Johansyah Jumberan dan Anton Permana. (Lembaga Sensor Film, 2026).
Dimas Aditya dan Adinda Thomas Membintangi Urang Bunian
Jajaran pemeran Urang Bunian menghadirkan sejumlah aktor Indonesia. Dimas Aditya menjadi pemeran utama sebagai Teddy, sementara Adinda Thomas memainkan karakter Annisa yang merupakan istri Teddy.
Pemeran lain yang terlibat dalam film ini mencakup:
- Dimas Aditya sebagai Teddy.
- Adinda Thomas sebagai Annisa.
- Fauzan Nasrul sebagai Kevin.
- Ruth Marini sebagai Etty.
- Naura Hakim sebagai Nurmala.
- Anton Permana sebagai Datuak Hitam.
- Pinto Janir sebagai Parewa.
- Uda Rio sebagai Ajo. (IMDb, 2026).
Komposisi pemeran tersebut memperkuat cerita yang menggabungkan karakter pendatang dengan masyarakat lokal. Interaksi tersebut membantu film membangun konflik antara perjalanan pribadi Teddy dan aturan masyarakat yang berkaitan dengan kawasan hutan.
Jadwal Tayang Urang Bunian di Bioskop Indonesia
Urang Bunian akan hadir di bioskop Indonesia mulai 17 September 2026. Lembaga Sensor Film mencatat film tersebut memiliki durasi 88 menit dan klasifikasi Remaja 13 Tahun ke Atas dengan kandungan kekerasan. (Lembaga Sensor Film, 2026).
Informasi utama film tersebut meliputi:
- Judul: Urang Bunian
- Genre: Horor
- Tanggal tayang: 17 September 2026
- Durasi: 88 menit
- Sutradara: Rendy Herpy
- Produser: Johansyah Jumberan dan Victor G. Pramusinto
- Produksi: RH Entertainment dan DHF Entertainment
- Pemeran: Dimas Aditya, Adinda Thomas, Fauzan Nasrul, Ruth Marini, Naura Hakim, dan Anton Permana
- Klasifikasi: Remaja 13 Tahun ke Atas. (Lembaga Sensor Film, 2026).
Urang Bunian Membawa Legenda Lokal ke Layar Lebar
Urang Bunian menawarkan horor yang berangkat dari legenda lokal Sumatera. Film ini tidak hanya menggunakan makhluk gaib sebagai sumber teror, tetapi juga menjadikan hutan dan kepercayaan masyarakat sebagai fondasi cerita.
Penayangan film pada 17 September 2026 memberikan pilihan baru bagi penonton yang menyukai horor Indonesia dengan unsur cerita rakyat. Perjalanan Teddy dan Kevin menjadi pusat ketegangan karena keduanya harus menghadapi konsekuensi setelah memasuki wilayah yang telah diperingatkan untuk mereka hindari.
Bagi pembaca Garap Media, informasi mengenai film Indonesia dapat menjadi referensi untuk mengikuti perkembangan hiburan dan industri kreatif nasional. Pembaca juga dapat menemukan artikel lain yang membahas film, budaya, serta cerita lokal Indonesia.
Jangan lewatkan artikel Garap Media lainnya untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai film yang sedang tayang, rekomendasi tontonan, dan kabar menarik dari dunia hiburan. Pembaca dapat mengikuti pembaruan terbaru agar tidak melewatkan judul film dan cerita menarik lainnya.
Referensi:
