Tummy Time Bayi Bikin Anak Lebih Cepat Tengkurap dan Kuat
Tummy time bayi menjadi salah satu aktivitas penting yang direkomendasikan tenaga medis untuk mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini. Aktivitas ini dilakukan dengan menempatkan bayi dalam posisi tengkurap saat ia terjaga dan berada dalam pengawasan orang dewasa.
Meski terlihat sederhana, tummy time memiliki peran besar dalam membantu bayi menguatkan otot, mengembangkan kemampuan gerak, serta mencegah risiko gangguan bentuk kepala. Karena itu, orang tua perlu memahami manfaat, waktu ideal, dan cara aman melakukannya.
Apa Itu Tummy Time Bayi
Tummy time bayi adalah waktu yang diberikan kepada bayi untuk berada dalam posisi tengkurap saat bangun. Menurut Cleveland Clinic, posisi ini membantu bayi menggunakan otot leher, bahu, lengan, dan punggung untuk melawan gravitasi dan menopang tubuhnya.
Alodokter (2024) juga menjelaskan bahwa tummy time merupakan bentuk stimulasi dasar yang sangat penting pada masa awal kehidupan karena menjadi fondasi bagi perkembangan gerak bayi di tahap berikutnya.
Manfaat Tummy Time Bayi untuk Tumbuh Kembang
Menguatkan Otot Tubuh Bagian Atas
Menurut Cleveland Clinic (2025), tummy time melatih otot leher, bahu, lengan, dan punggung yang dibutuhkan bayi untuk mengangkat kepala serta menopang tubuhnya.
Siloam Hospitals (2025) juga menjelaskan bahwa penguatan otot ini akan membantu bayi lebih siap untuk belajar duduk, merangkak, hingga berjalan.
Mendukung Perkembangan Motorik Kasar
Alodokter (2024) menerangkan bahwa tummy time membantu bayi mengenali kemampuan geraknya secara bertahap. Dari yang awalnya hanya mampu mengangkat kepala, bayi kemudian belajar berguling, menopang tubuh dengan tangan, hingga merangkak.
HeadStart (2025) menambahkan bahwa aktivitas ini juga membantu meningkatkan kontrol tubuh dan keseimbangan bayi sejak usia dini.
Mencegah Kepala Peyang
Royal Children’s Hospital melalui KidsHealth (2025) menjelaskan bahwa bayi yang terlalu sering berada dalam posisi telentang berisiko mengalami plagiocephaly atau kepala peyang. Tummy time menjadi salah satu cara efektif untuk mengurangi tekanan di satu sisi kepala.
Melatih Sensorik dan Kesadaran Lingkungan
Saat tengkurap, bayi akan melihat lingkungan dari sudut pandang berbeda. Hal ini membantu melatih koordinasi antara penglihatan, gerakan, dan respons terhadap suara (Cleveland Clinic, 2025).
Kapan Tummy Time Bayi Bisa Dimulai
Menurut Cleveland Clinic (2025), tummy time dapat dimulai sejak bayi baru lahir, asalkan bayi dalam kondisi sehat dan dilakukan dalam durasi yang sangat singkat.
Alodokter (2024) menyarankan tummy time dilakukan beberapa kali sehari dengan durasi awal sekitar 1–2 menit. Seiring bertambahnya usia dan kekuatan otot, durasi tersebut bisa ditambah secara bertahap.
Siloam Hospitals (2025) menyebutkan bahwa pada usia 3–4 bulan, sebagian besar bayi sudah mampu melakukan tummy time lebih lama dan menunjukkan respons yang lebih aktif.
Cara Aman Melakukan Tummy Time Bayi di Rumah
Agar tummy time berjalan dengan aman dan memberikan manfaat maksimal, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan orang tua.
Pertama, lakukan tummy time saat bayi dalam kondisi terjaga, bukan saat mengantuk atau tertidur. Kedua, gunakan permukaan yang rata dan tidak terlalu empuk, seperti matras lantai atau alas bermain.
Ketiga, jangan pernah meninggalkan bayi tanpa pengawasan saat tummy time. Royal Children’s Hospital (2025) menegaskan bahwa pengawasan penuh sangat penting untuk menjaga keamanan pernapasan bayi.
Keempat, buat suasana yang menyenangkan agar bayi tidak merasa tertekan. Orang tua bisa mengajak berbicara, bernyanyi, atau meletakkan mainan berwarna cerah di depan bayi, (Cleveland Clinic, 2025; HeadStart, 2025).
Tanda-Tanda Perkembangan Positif dari Tummy Time
Bayi yang rutin melakukan tummy time biasanya mulai mampu mengangkat kepala dengan lebih stabil, menopang tubuh menggunakan kedua tangan, dan menunjukkan keinginan untuk bergerak aktif.
Menurut Alodokter (2024) dan Siloam Hospitals (2025), perkembangan ini menjadi sinyal bahwa kekuatan otot dan koordinasi gerak bayi berjalan dengan baik sesuai usianya.
Kesalahan Umum Orang Tua Saat Tummy Time
Alodokter (2024) menyoroti bahwa kesalahan yang sering terjadi adalah terlalu jarang melakukan tummy time karena bayi terlihat rewel. Padahal, rasa tidak nyaman ringan di awal adalah hal yang wajar.
Kesalahan lain adalah melakukan tummy time terlalu lama dalam satu sesi, melakukannya tepat setelah menyusu, atau membiarkan bayi tanpa pengawasan. Praktik-praktik ini justru dapat menimbulkan risiko bagi bayi
Tummy time bayi merupakan salah satu stimulasi paling sederhana namun sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang anak. Dengan melakukan tummy time secara rutin dan aman, orang tua dapat membantu bayi memiliki otot yang lebih kuat, keseimbangan yang baik, serta kesiapan untuk mencapai tahapan perkembangan berikutnya.
Bagi orang tua yang ingin mendapatkan informasi kesehatan dan parenting lainnya, jangan lewatkan berbagai artikel menarik di Garap Media. Masih banyak tips dan panduan penting yang bisa menjadi bekal dalam mendampingi tumbuh kembang buah hati.
Referensi
