Tren My Dorothea yang Bikin Nangis Diam-Diam!

Last Updated: 6 August 2025, 23:41

Bagikan:

Momen hening yang menyimpan banyak cerita yang tak sempat diucapkan.
Table of Contents

Tren Sahabat My Dorothea yang Bikin Nangis Diam-Diam!

Beberapa pekan terakhir, TikTok diramaikan tren emosional bernama “Sahabat My Dorothea”. Orang-orang membagikan video kenangan dengan sahabat yang terpisah waktu atau ruang, disertai lirik lagu “dorothea” Taylor Swift serta narasi rindu yang kuat. Tren ini berhasil menyentuh banyak hati karena menggambarkan sobat yang tak lagi dekat, tapi masih berarti. Artikel ini akan membahas dari mana tren ini muncul, bagaimana bentuknya di media sosial, dan kenapa ia begitu viral.


Apa Itu Tren “Dorothea” di TikTok?

Tren “Dorothea” adalah gaya penyajian video di TikTok yang menggabungkan narasi puitis, klip bernuansa nostalgia, dan lagu latar “dorothea” milik Taylor Swift. Video yang dibuat biasanya menampilkan kisah sederhana — tentang kehilangan, kerinduan, kenangan masa kecil, atau seseorang yang dulu pernah dekat tapi kini asing.

Narasinya seringkali dimulai dengan kalimat seperti:

“Kita pernah sedekat itu, sekarang bahkan menyapa pun tidak…”

Yang membuat tren ini begitu menyentuh adalah penggabungan antara musik yang lembut, visual yang hangat, dan kata-kata yang menyayat.


Kenapa Tren Ini Bisa Viral?

Beberapa alasan tren ini viral:

  • Relatable: Banyak orang merasa pernah mengalami cerita serupa.
  • Aesthetic: Gaya visual yang vintage atau grainy membuat kesan emosional makin kuat.
  • Audio yang mendukung: Lagu “dorothea” punya lirik dan nada melankolis yang sangat cocok dengan isi narasi.

Selain itu, tren ini juga mendorong kreator untuk jujur terhadap perasaan mereka, baik soal sahabat lama, cinta yang tak terbalas, hingga luka dari masa lalu.


Simbolisme dan Gaya Visualnya

Dalam video tren “Dorothea”, visual sangat penting. Gambar yang digunakan cenderung:

  • Tidak fokus (blur) atau grainy seperti memori lama
  • Menggunakan filter warna hangat, sepia atau pastel
  • Menampilkan objek kecil yang bermakna: foto lama, jendela kereta, tulisan tangan, dan lainnya

Gaya ini membuat setiap video seolah membawa penonton ke masa lalu, sejenak mengingat seseorang yang pernah ada, tapi kini sudah tidak lagi.


Bentuk Ekspresi Diri Generasi Z

Generasi muda saat ini tak hanya ingin viral, mereka ingin didengar dan dimengerti. Tren seperti “Dorothea” menjadi medium yang pas untuk mencurahkan emosi secara estetis. Daripada curhat secara langsung, mereka menyisipkannya lewat visual dan lagu.

Inilah yang membuat tren ini unik: ia menyatukan kesedihan dan keindahan, tanpa terlihat memaksa atau murahan.


Tren “Dorothea” bukan sekadar viral sesaat di TikTok. Ia mencerminkan keresahan, kenangan, dan luka yang dirangkai dalam bentuk narasi artistik. Di tengah riuhnya tren joget dan komedi, “Dorothea” hadir sebagai ruang teduh bagi mereka yang ingin merasakan, bukan sekadar menonton.

Kalau kamu belum nonton, coba cari tren ini di TikTok dan rasakan sendiri sensasinya. Untuk info budaya digital dan tren terkini lainnya, terus ikuti berita terhangat di Garap Media!

Referensi:

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /