Tragedi Kapal Tenggelam Labuan Bajo, Pelatih Valencia Tewas Saat Liburan

Last Updated: 29 December 2025, 00:54

Bagikan:

Kapal Tenggelam Labuan Bajo Pelatih Valencia
Tragedi kapal pinisi yang tenggelam di perairan Labuan Bajo menelan korban pelatih Valencia asal Spanyol dan menjadi sorotan internasional soal keselamatan wisata bahari Indonesia. Sumber gambar: DetikNews/Ambrosius Ardin
Table of Contents

Tragedi kapal tenggelam Labuan Bajo kembali mengguncang Indonesia dan dunia internasional. Sebuah kapal wisata pinisi yang membawa wisatawan asing dilaporkan karam di perairan Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur, pada akhir Desember 2025.

Insiden ini menjadi sorotan luas setelah diketahui salah satu korban meninggal dunia adalah pelatih tim Valencia CF Women’s B asal Spanyol, Fernando Martín, yang tengah berlibur bersama keluarganya. Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam sekaligus memunculkan sorotan serius terhadap standar keselamatan wisata bahari di Indonesia.

Kronologi Kapal Tenggelam Labuan Bajo

Kapal wisata pinisi KM Putri Sakinah dilaporkan tenggelam di perairan Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat malam, 27 Desember 2025. Kapal tersebut mengangkut wisatawan asing dan domestik yang sedang melakukan perjalanan wisata laut di kawasan tersebut (Detik.com, 2025).

Menurut keterangan otoritas pelabuhan dan laporan media nasional, kapal mengalami gangguan mesin saat cuaca memburuk. Gelombang laut setinggi dua hingga tiga meter menghantam kapal yang kehilangan daya dorong, menyebabkan kapal miring hingga akhirnya terbalik dan tenggelam (DetikNews, 2025).

Pelatih Valencia Jadi Korban

Insiden kapal tenggelam Labuan Bajo ini menjadi perhatian luas setelah diketahui salah satu korban adalah Fernando Martin, pelatih Valencia CF Femenino B asal Spanyol. Ia tengah berlibur bersama keluarganya saat kapal pinisi yang ditumpanginya mengalami kecelakaan laut (Reuters, 2025).

Media lokal melaporkan bahwa Fernando Martin bersama tiga anaknya menjadi korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, istri dan satu anak lainnya berhasil diselamatkan oleh tim SAR setelah sempat terombang-ambing di laut (METRO TV News, 2025).

Proses Pencarian dan Evakuasi Korban

Polda Nusa Tenggara Timur bersama Basarnas dan tim SAR gabungan langsung melakukan operasi pencarian pasca laporan kapal tenggelam Labuan Bajo diterima. Pencarian dilakukan melalui penyisiran laut dan penyelaman di sekitar lokasi kejadian (CNN Indonesia, 2025).

Dalam proses pencarian, tim SAR menemukan sejumlah serpihan kapal, termasuk bagian badan kapal dan perlengkapan di dalamnya. Kondisi arus laut yang kuat dan cuaca yang tidak menentu menjadi tantangan utama dalam proses evakuasi korban (Detik.com, 2025).

Penyebab Kapal Pinisi Tenggelam

Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo menyatakan bahwa penyebab utama kecelakaan adalah cuaca buruk disertai gelombang tinggi. Kapal juga dilaporkan mengalami gangguan mesin pada saat kondisi laut sedang ekstrem (DetikNews, 2025).

Pihak KSOP menegaskan akan melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan apakah kapal telah memenuhi standar keselamatan pelayaran, termasuk kelengkapan alat keselamatan dan kelayakan operasional kapal wisata.

Dampak Tragedi terhadap Pariwisata Labuan Bajo

Tragedi kapal tenggelam Labuan Bajo memunculkan kekhawatiran terhadap citra Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super prioritas. Kawasan ini selama ini dikenal sebagai salah satu tujuan wisata bahari unggulan Indonesia yang ramai dikunjungi wisatawan mancanegara.

Pengamat pariwisata menilai insiden ini harus menjadi momentum evaluasi serius terhadap pengawasan dan standar keselamatan kapal wisata. Pengetatan regulasi dinilai penting untuk menjaga keselamatan wisatawan dan keberlanjutan sektor pariwisata (Indo Bali News, 2025).

Tanggapan Klub dan Pemerintah

Klub sepak bola Valencia CF menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Fernando Martin dan anak-anaknya. Ucapan belasungkawa juga datang dari sejumlah klub Eropa, termasuk Real Madrid, yang menyampaikan simpati atas tragedi kemanusiaan tersebut (Indo Bali News, 2025).

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan dan pemerintah daerah Nusa Tenggara Timur menyatakan komitmen untuk memperketat pengawasan operasional kapal wisata di Labuan Bajo guna mencegah kejadian serupa terulang.

Kecelakaan kapal tenggelam Labuan Bajo yang menewaskan pelatih Valencia dan anggota keluarganya menjadi tragedi besar yang menyita perhatian dunia. Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan keselamatan wisata laut di destinasi unggulan Indonesia.

Ikuti terus berita nasional dan internasional lainnya di Garap Media untuk mendapatkan informasi aktual, mendalam, dan terpercaya seputar pariwisata, keselamatan transportasi, dan peristiwa penting lainnya.

Referensi

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /