Topan Verbena Siap Menggempur Vietnam Lagi Usai Banjir Maut

Last Updated: 28 November 2025, 03:23

Bagikan:

Vietnam kembali dilanda krisis cuaca ekstrem setelah banjir besar belum pulih, kini ancaman Topan Verbena kian mendekat. Sumber gambar: AFP/Duc Thao
Table of Contents

Topan Verbena Siap Menggempur Vietnam Lagi Usai Banjir Maut

Vietnam kembali menghadapi ancaman bencana saat pemulihan pascabanjir masih berlangsung. Badai tropis bernama Topan Verbena kini bergerak menuju kawasan pesisir.

Tanah yang masih jenuh meningkatkan risiko banjir susulan dan longsor jika hujan deras datang lagi. Pemerintah menaikkan status siaga untuk mengantisipasi dampak terburuk.

Topan Verbena Mengancam Wilayah Vietnam

Topan Verbena terpantau memasuki wilayah Laut China Selatan dan diperkirakan akan terus menguat dalam 24–48 jam ke depan (DetikNews, 2025). Badai ini berpotensi membawa angin kencang disertai hujan lebat yang dapat memperparah kondisi wilayah yang sebelumnya sudah diterjang banjir (Vietnam News, 2025).

Badan meteorologi regional melaporkan bahwa Topan Verbena bergerak perlahan ke arah daratan Vietnam bagian tengah hingga selatan (Tempo, 2025). Wilayah pesisir diprediksi akan menjadi area paling terdampak jika badai ini mendarat dengan kekuatan maksimal (Vietnam News, 2025).

Banjir Besar Sebelumnya Tinggalkan Duka Mendalam

Sebelum ancaman Topan Verbena muncul, Vietnam telah diterjang banjir besar yang menelan korban jiwa lebih dari 100 orang (DetikNews, 2025). Ribuan rumah warga rusak, lahan pertanian terendam, serta akses jalan dan jembatan mengalami kerusakan parah (Vietnam News, 2025).

Proses pemulihan hingga kini masih berlangsung. Banyak warga masih mengungsi karena rumah mereka belum layak ditempati. Infrastruktur publik seperti listrik, air bersih, dan jaringan komunikasi juga belum sepenuhnya pulih di beberapa daerah terdampak (Vietnam News, 2025).

Kesiapsiagaan Pemerintah Menghadapi Topan

Pemerintah Vietnam telah mengeluarkan peringatan dini kepada seluruh provinsi pesisir dan wilayah rawan bencana (Tempo, 2025). Aparat militer, kepolisian, serta tim penyelamat disiagakan untuk menghadapi kemungkinan evakuasi massal (DetikNews, 2025).

Nelayan dilarang melaut sementara waktu, pelayaran dihentikan, dan masyarakat di bantaran sungai diminta bersiap mengungsi jika kondisi memburuk (Vietnam News, 2025). Tempat-tempat pengungsian juga kembali disiapkan dengan stok logistik dan layanan kesehatan darurat (Tempo, 2025).

Dampak Ekonomi dan Sosial yang Berpotensi Terjadi

Topan Verbena bukan hanya mengancam keselamatan warga, tetapi juga berpotensi memperparah kerugian ekonomi. Sektor pertanian yang baru saja terdampak banjir terancam kembali gagal panen akibat genangan air lanjutan (Vietnam News, 2025).

Aktivitas perdagangan dan distribusi barang juga berisiko terganggu jika jalur transportasi kembali terputus (DetikNews, 2025). Di sisi lain, tekanan psikologis masyarakat meningkat karena harus kembali siaga menghadapi ancaman bencana dalam waktu yang sangat singkat (Tempo, 2025).

Di tengah situasi ini, masyarakat diimbau untuk tetap mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta tidak mempercayai kabar yang belum terverifikasi kebenarannya.

Ancaman Topan Verbena menjadi ujian berat bagi Vietnam yang belum sepenuhnya pulih dari banjir besar. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan agar dampak badai ini dapat ditekan semaksimal mungkin.

Untuk mendapatkan informasi terkini mengenai cuaca ekstrem, bencana alam, dan perkembangan Asia Tenggara, pembaca dapat terus mengikuti berita terbaru di Garap Media. Beragam liputan aktual dan analisis mendalam tersedia untuk memperluas wawasan Anda.

Referensi

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /