Film horor Indonesia kembali meramaikan layar lebar menjelang pergantian tahun. Salah satu judul yang paling mencuri perhatian adalah Dusun Mayit, film bergenre horor-petualangan yang dijadwalkan tayang pada 31 Desember 2025 di bioskop seluruh Indonesia.
Mengangkat latar pendakian Gunung Welirang, Dusun Mayit tidak hanya menawarkan teror supranatural, tetapi juga memadukan unsur folklore lokal dan ketegangan psikologis yang kuat. Film ini digadang-gadang menjadi salah satu tontonan horor paling dinanti di akhir tahun.
Dusun Mayit Film: Sinopsis Cerita yang Penuh Misteri
Film Dusun Mayit mengisahkan empat sahabat, Aryo, Nita, Yuni, dan Raka, yang memutuskan melakukan pendakian Gunung Welirang setelah menyelesaikan masa perkuliahan. Pendakian yang awalnya berjalan menyenangkan berubah menjadi mimpi buruk setelah mereka menemukan sesajen misterius di jalur pendakian.
Kejadian janggal mulai bermunculan, terutama setelah salah satu dari mereka mengalami perubahan sikap yang tidak wajar. Upaya untuk kembali turun gunung justru membawa mereka tersesat ke sebuah wilayah asing yang tidak tercantum di peta, sebuah desa gaib yang dikenal sebagai Dusun Mayit (Jawa Pos, 2025).
Produksi Film dan Sosok di Balik Layar
Disutradarai Rizal Mantovani
Dusun Mayit disutradarai oleh Rizal Mantovani, nama yang sudah lama dikenal sebagai salah satu sutradara spesialis film horor Indonesia. Film ini diproduksi oleh Hitmaker Studios, rumah produksi yang konsisten menghadirkan film-film horor dengan pendekatan cerita yang kuat dan sinematik.
Produser Rocky Soraya menyebutkan bahwa film ini digarap dengan riset mendalam terhadap cerita rakyat dan mitos lokal agar teror yang disajikan terasa lebih dekat dengan realitas masyarakat Indonesia (Suara Merdeka Jakarta, 2025).
Latar Gunung Welirang dan Unsur Budaya Lokal
Pemilihan Gunung Welirang sebagai latar utama bukan tanpa alasan. Gunung ini dikenal luas tidak hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga karena berbagai kisah mistis yang berkembang di masyarakat. Film Dusun Mayit memanfaatkan latar tersebut untuk membangun atmosfer horor yang perlahan namun menekan.
Alih-alih mengandalkan jumpscare semata, film ini menonjolkan ketegangan spiritual, rasa tersesat, dan konflik batin para tokohnya. Pendekatan ini dinilai mampu memberikan pengalaman horor yang lebih mendalam bagi penonton (Media Indonesia, 2025).
Deretan Pemeran dan Tantangan Syuting
Film ini dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris muda populer, antara lain Amanda Manopo, Ersya Aurelia, Fahad Haydra, dan Randy Martin. Para pemain harus menjalani proses syuting di alam terbuka dengan medan yang cukup ekstrem.
Amanda Manopo mengungkapkan bahwa proses syuting di kawasan hutan dan pegunungan menjadi tantangan tersendiri, baik secara fisik maupun mental. Namun, kondisi tersebut justru membantu para pemain menghidupkan emosi dan ketegangan yang dibutuhkan dalam cerita (Detik, 2025).
Jadwal Tayang dan Antusiasme Penonton
Dusun Mayit dijadwalkan tayang serentak mulai 31 Desember 2025 di jaringan bioskop nasional. Pemilihan waktu rilis ini dinilai strategis karena bertepatan dengan momen libur akhir tahun, saat minat masyarakat untuk menonton film meningkat.
Banyak pengamat film menilai Dusun Mayit berpotensi menjadi salah satu film horor lokal dengan performa box office yang kuat, mengingat kombinasi cerita mistis, latar alam, serta popularitas para pemerannya (Suara Merdeka Jakarta, 2025).
Kehadiran Dusun Mayit menegaskan bahwa film horor Indonesia terus berkembang dengan mengeksplorasi kekayaan cerita lokal dan pendekatan visual yang lebih matang. Film ini bukan hanya menawarkan rasa takut, tetapi juga refleksi tentang batas manusia ketika berhadapan dengan hal-hal di luar nalar.
Jangan lewatkan berita dan ulasan menarik lainnya seputar film Indonesia, budaya populer, dan hiburan terkini hanya di Garap Media. Temukan rekomendasi tontonan terbaik dan kisah menarik di balik layar industri kreatif tanah air.
Referensi
