Teror Bom Surabaya 2018: Fakta Mengejutkan di Baliknya!

Last Updated: 7 March 2025, 15:24

Bagikan:

Table of Contents

Pada Mei 2018, Indonesia dikejutkan dengan serangkaian serangan bom yang terjadi di Surabaya. Peristiwa ini menjadi salah satu serangan teroris paling mengerikan di tanah air, karena melibatkan satu keluarga sebagai pelaku bom bunuh diri. Kejadian ini tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga mengguncang rasa aman masyarakat dan memicu berbagai kebijakan terkait keamanan nasional. Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai insiden tersebut, latar belakang pelaku, dampaknya, dan langkah-langkah yang diambil pasca kejadian.

1. Kronologi Kejadian

Serangan bom di Surabaya terjadi pada 13-14 Mei 2018 di tiga gereja dan satu kantor kepolisian. Berikut adalah kronologi lengkapnya:

  • Minggu, 13 Mei 2018
    • Pukul 07.30 WIB: Ledakan pertama terjadi di Gereja Santa Maria Tak Bercela, Ngagel.
    • Pukul 07.35 WIB: Ledakan kedua mengguncang Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro.
    • Pukul 07.40 WIB: Ledakan ketiga terjadi di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuno.
  • Senin, 14 Mei 2018
    • Pukul 08.50 WIB: Sebuah ledakan terjadi di Markas Polrestabes Surabaya, yang juga dilakukan oleh satu keluarga.

2. Identitas Pelaku dan Modus Operandi

Pelaku bom bunuh diri dalam insiden ini adalah satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak-anak mereka. Mereka diketahui memiliki keterkaitan dengan kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD), yang berafiliasi dengan ISIS.

  • Dita Oepriarto, ayah dalam keluarga tersebut, bertanggung jawab atas serangan di Gereja Pantekosta.
  • Puji Kuswati, sang ibu, bersama kedua anak perempuannya meledakkan diri di GKI Diponegoro.
  • Dua anak laki-laki, yang masih di bawah umur, melakukan serangan di Gereja Santa Maria Tak Bercela.
  • Keluarga lain, yang juga bagian dari jaringan teroris yang sama, melakukan serangan di Mapolrestabes Surabaya sehari setelahnya.

Modus operandi yang digunakan adalah bom bunuh diri dengan bahan peledak yang dibawa menggunakan sepeda motor dan mobil. Serangan ini menunjukkan pola baru dalam aksi terorisme, di mana pelaku menggunakan anggota keluarganya sendiri dalam aksi yang kejam.

3. Dampak Serangan Teror Bom Surabaya

a. Korban Jiwa dan Kerugian Material

Serangan ini mengakibatkan lebih dari 28 orang meninggal dunia, termasuk para pelaku, dan lebih dari 50 orang mengalami luka-luka. Selain itu, kerusakan parah terjadi di lokasi-lokasi kejadian, terutama gereja dan kantor polisi.

b. Efek Psikologis dan Sosial

Ketakutan dan kecemasan melanda masyarakat Surabaya dan kota-kota lain di Indonesia. Peristiwa ini juga memicu perdebatan tentang bagaimana cara terbaik untuk menangani ancaman terorisme dan mencegah radikalisasi di tengah masyarakat.

c. Tindakan Pemerintah

Pemerintah Indonesia merespons dengan meningkatkan langkah-langkah keamanan, termasuk memperketat pengawasan terhadap kelompok-kelompok radikal. Selain itu, DPR RI segera mengesahkan revisi UU Anti-Terorisme yang memberi wewenang lebih besar kepada aparat keamanan dalam menanggulangi aksi terorisme.

4. Upaya Pencegahan Terorisme ke Depan

Pasca kejadian, banyak pihak menyerukan perlunya edukasi lebih luas tentang bahaya radikalisasi, terutama bagi anak-anak dan remaja yang rentan terpengaruh propaganda ekstremis. Pemerintah juga menggalakkan program deradikalisasi dan memperkuat kerja sama internasional dalam memberantas jaringan teroris.

Teror bom Surabaya 2018 menjadi pengingat bahwa ancaman terorisme masih nyata di Indonesia. Masyarakat perlu tetap waspada dan bekerja sama dengan aparat keamanan untuk mencegah kejadian serupa terjadi lagi. Untuk informasi lebih lanjut seputar berita keamanan dan kebijakan nasional, kunjungi Garap Media dan dapatkan berita terkini yang kredibel!

Lampiran Referensi

  • BBC News Indonesia. (2018). “Bom Surabaya: Serangan di Tiga Gereja Menewaskan Puluhan Orang.” Diakses dari
  • Kompas. (2018). “Teror Bom Surabaya dan Upaya Pencegahan di Masa Depan.” Diakses dari
  • CNN Indonesia. (2018). “Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Surabaya: Kronologi Lengkap.” Diakses dari

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /