Teri Nasi, Rahasia MPASI Sehat Buat Anak

Last Updated: 19 September 2025, 03:49

Bagikan:

Si kecil bisa tumbuh kuat dengan tambahan protein dan kalsium dari teri nasi dalam menu MPASI. Source: Alodokter
Table of Contents

Teri Nasi, Rahasia MPASI Sehat Buat Anak

Siapa bilang bahan makanan bergizi harus mahal? Teri nasi, ikan kecil yang sering diabaikan, ternyata menyimpan nutrisi penting untuk mendukung pertumbuhan anak. Kandungan protein, kalsium, dan omega-3 membuatnya ideal sebagai bahan MPASI. Namun, agar manfaatnya maksimal, cara pengolahan dan porsinya perlu diperhatikan.

Artikel ini akan membahas manfaat teri nasi secara lengkap, tips memilih dan mengolahnya, hingga rekomendasi menu MPASI yang bisa langsung dicoba di rumah.


Apa Itu Teri Nasi?

Teri nasi adalah ikan teri berukuran sangat kecil yang biasanya dijual dalam bentuk segar atau kering. Disebut “teri nasi” karena bentuknya kecil seperti butiran nasi. Meski ukurannya mungil, kandungan nutrisinya padat sehingga sering dijuluki superfood lokal. Teri nasi juga mudah ditemukan di pasar dan harganya terjangkau, menjadikannya pilihan ekonomis bagi keluarga.


Kandungan Gizi Teri Nasi

Kaya Protein

Protein adalah komponen penting dalam pembentukan otot, enzim, dan hormon. Dalam 100 gram teri nasi terkandung sekitar 10–12 gram protein, cukup untuk mendukung pertumbuhan jaringan tubuh anak.

Sumber Kalsium dan Fosfor

Kalsium berfungsi memperkuat tulang dan gigi, sedangkan fosfor membantu pembentukan sel. Kombinasi keduanya menjadikan teri nasi cocok untuk anak dalam masa pertumbuhan.

Zat Besi dan Vitamin

Teri nasi mengandung zat besi yang mencegah anemia, serta vitamin A yang mendukung kesehatan mata. Kandungan vitamin B-kompleksnya membantu metabolisme energi.

Omega-3, DHA, dan EPA

Asam lemak omega-3 berperan dalam perkembangan otak, meningkatkan daya ingat, dan menjaga kesehatan saraf. Ini penting terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan anak.


Manfaat Teri Nasi untuk Anak

Mendukung Pertumbuhan Optimal

Kandungan kalsium dan protein membantu memperkuat tulang, mempercepat pemulihan jaringan, serta mendukung tinggi badan anak.

Mencegah Anemia

Zat besi pada teri nasi membantu pembentukan hemoglobin, sehingga anak tidak mudah lemas dan bisa belajar dengan fokus.

Menyehatkan Mata

Vitamin A yang tinggi menjaga kesehatan retina dan mencegah rabun sejak dini.

Merangsang Perkembangan Otak

DHA dan EPA berperan penting meningkatkan fungsi kognitif dan daya ingat anak.

Menambah Selera Makan

Rasa gurih alami teri nasi dapat membantu meningkatkan nafsu makan anak yang cenderung pilih-pilih makanan.


Cara Mengolah Teri Nasi dengan Aman

  • Rendam dan bilas teri kering dengan air hangat untuk mengurangi kadar garam.

  • Rebus atau kukus sebentar sebelum diolah, agar teksturnya lunak dan aman dikonsumsi.

  • Haluskan untuk bayi MPASI usia 6–8 bulan, atau cincang kasar untuk anak yang sudah bisa mengunyah.

  • Gunakan sedikit minyak jika ditumis, hindari gorengan keras yang sulit dikunyah.

  • Atur porsi sesuai usia, sekitar 1–2 sendok makan per porsi untuk bayi, bisa lebih untuk anak usia di atas 1 tahun.


Rekomendasi Menu MPASI Berbahan Teri Nasi

Bubur Teri Nasi Sayur

  • Bahan: Nasi lembek, teri nasi rebus dan haluskan, wortel parut, bayam cincang.
  • Cara membuat: Masak nasi hingga bubur, masukkan wortel dan bayam, aduk rata. Tambahkan teri nasi halus di akhir sebelum disajikan.

Tumis Teri Nasi dan Labu

  • Bahan: Teri nasi, labu siam, bawang putih cincang, sedikit minyak.
  • Cara membuat: Tumis bawang putih, masukkan teri nasi hingga harum, tambahkan labu siam dan sedikit air. Masak hingga empuk.

Perkedel Kentang Teri

  • Bahan: Kentang kukus, teri nasi kering yang sudah direndam, daun bawang cincang, telur.
  • Cara membuat: Haluskan kentang, campur dengan teri nasi dan daun bawang, bentuk bulat pipih. Masak dengan metode pan-fry menggunakan sedikit minyak.

Menu ini tidak hanya lezat tapi juga membantu memenuhi kebutuhan gizi harian anak dengan cara yang menyenangkan.


Hal yang Perlu Diperhatikan

Meskipun sehat, konsumsi teri nasi sebaiknya tidak berlebihan karena kadar garamnya bisa cukup tinggi, terutama jika tidak direndam terlebih dahulu. Perhatikan juga sumber teri nasi, pastikan segar dan bebas kontaminasi. Jika anak menunjukkan tanda alergi setelah konsumsi ikan, hentikan pemberian dan konsultasikan ke dokter.


Teri nasi memang kecil, tapi manfaatnya luar biasa. Dengan pengolahan yang tepat, teri nasi bisa menjadi sumber gizi penting yang mendukung tumbuh kembang si kecil. Jangan ragu untuk mencoba berbagai resep kreatif agar anak semakin lahap makan.

Dapatkan informasi menarik seputar kesehatan, gizi, dan parenting lainnya hanya di Garap Media – portal berita yang selalu hadir dengan tips bermanfaat untuk keluarga.

Lampiran Referensi

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /