Tari Serimpi – Salah satu tarian klasik Jawa yang berasal dari tradisi keraton Kesultanan Mataram. Hingga kini, tarian ini terus dilestarikan oleh empat istana pewarisnya di Surakarta dan Yogyakarta.
Tarian ini dikenal dengan gerakan anggun, pelan, dan gemulai yang menggambarkan kesopanan, kehalusan budi, dan kelemahlembutan. Diiringi musik gamelan, tarian ini menyimpan nilai filosofi tinggi dan kesakralan yang membedakannya dari tarian pentas biasa.
Sejarah Tari Serimpi
Tari ini muncul pada masa pemerintahan Sultan Agung di Kerajaan Mataram (1613 – 1646) sebagai tarian sakral untuk ritual kenegaraan. Awalnya, hanya penari pilihan dari keraton yang diperbolehkan menampilkan tarian ini.
Pada tahun 1755, Mataram terpecah menjadi Kesultanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta. Hal ini memengaruhi tarian sehingga masing-masing keraton mengembangkan gaya dan gerakan khas, meski inti filosofisnya tetap sama. Pertunjukan modern tarian ini mulai diajarkan di Taman Siswa Yogyakarta pada 1920-an dan masuk kurikulum akademi seni tari serta karawitan pemerintah di Surakarta dan Yogyakarta (Gramedia; Wikipedia).
Jenis-jenis Tari Serimpi
Tari Serimpi memiliki berbagai varian yang berkembang sesuai daerah dan sejarah keraton:
- Srimpi Anglirmendhung: Durasi 11 menit, dimainkan oleh empat penari, awalnya tujuh penari.
- Srimpi Gondokusumo: Durasi 15 menit, awalnya 60 menit, menampilkan unsur ritual dan estetika klasik.
- Srimpi Padhelori: Menggunakan properti senjata seperti pistol dan keris, menceritakan kisah Menak.
- Srimpi Sangupati: Simbol calon pengganti raja, sering dipentaskan di acara kenegaraan.
- Srimpi Merak Kasimpir: Dihiasi musik Gending Merak Kasimpir, properti panah atau pistol.
- Srimpi Ludira Madu: Diciptakan Pakubuwana V untuk mengenang ibunya, menampilkan lima penari pada versi tertentu.
- Srimpi Cina dan Srimpi Pamugrari: Mewakili pengaruh budaya luar dan modernisasi busana serta musik.
Selain itu, beberapa varian seperti Srimpi Renggawati dan Srimpi Lima berkembang di masyarakat pedesaan, biasanya terkait dengan upacara ritual atau kisah lokal (Gramedia; Wikipedia).
Gerakan dan Pola Tari Serimpi
Gerakan Tari Serimpi terkenal lembut, pelan, dan harmonis dari kepala hingga kaki. Pola lantainya biasanya lurus atau horizontal, dan penari sering tetap berada di satu posisi.
Tiga gerakan dasar dalam Tari Serimpi:
- Maju Gawang: Penari memasuki panggung dengan langkah pelan, diakhiri duduk sebagai tanda siap menari.
- Pokok: Adegan inti sesuai tema, termasuk gerakan perang menggunakan properti seperti keris.
- Mundur Gawang: Gerakan penari keluar panggung.
Beberapa tarian heroik menampilkan perpindahan tempo dari pelan ke cepat, tetap dengan keteraturan yang menjaga keindahan gerakan (Gramedia).
Makna dan Filosofi Tari Serimpi
Tari Serimpi melambangkan keanggunan, kelembutan, dan kesopanan wanita Jawa. Setiap jenis tarian memiliki makna berbeda sesuai kisah yang diangkat, misalnya:
- Padhelori: Kisah cinta segitiga dan konflik.
- Sangupati: Gambaran calon pengganti raja.
Tema umum termasuk pertarungan simbolis antara kebaikan dan kejahatan, mencerminkan falsafah hidup ketimuran. Properti seperti senjata kecil, tombak, atau pistol menjadi simbol perjuangan dan kekuatan (Gramedia; Wikipedia).
Busana dan Kostum Penari
Kostum Tari Serimpi khas Jawa, menonjolkan keindahan dan keselarasan gerakan:
- Atasan: Pakaian tanpa lengan, warna hitam, menggantikan busana pengantin keraton.
- Mekak dan Selendang: Pelengkap gerakan, motif batik, warna cerah.
- Sanggul, Hiasan Burung Kasuari, Centhung, Cunduk Mentul: Properti kepala untuk mempercantik penampilan.
- Perhiasan: Kalung, gelang, dan anting-anting emas atau perak.
- Bawahan: Jarik bermotif batik, sampur sebagai aksen gerakan (Gramedia).
Baca juga: Tari Topeng Klana: Sejarah, Makna, dan Gerakan Penuh Energi
Penutup
Tari Serimpi adalah warisan budaya Jawa yang memadukan seni, filosofi, dan kesakralan. Keindahan gerakan, kostum, dan makna filosofis menjadikannya tarian klasik yang tak lekang oleh waktu.
Untuk memperluas wawasan budaya, baca juga berita-berita menarik lainnya di Garap Media tentang seni, tradisi, dan kebudayaan Indonesia. Temukan informasi yang memperkaya pengetahuan sekaligus mengapresiasi warisan budaya bangsa.
Referensi:
- Gramedia. Tari Serimpi: Sejarah, Jenis, Makna, dan Gerakan. Retrieved from https://www.gramedia.com/literasi/serimpi/
- Wikipedia. Srimpi. Retrieved from https://id.wikipedia.org/wiki/Srimpi
