Tari Landek: Sejarah, Makna, dan Keunikan Tradisi Karo

Last Updated: 13 October 2025, 21:00

Bagikan:

tari landek - sejarah, makna, dan keunikan tradisi karo
Foto: Pinterest / Ashari, S.IP
Table of Contents

Tari Landek – Salah satu tarian tradisional khas masyarakat Karo, Sumatera Utara, yang sarat akan nilai budaya dan filosofi. Tarian ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter dan ritual adat yang diwariskan secara turun-temurun.

Keunikan tarian ini terletak pada gerakan kaki yang disebut endek, goyangan badan (jole), dan gerakan tangan yang lembut (tan lempir). Setiap gerakan memiliki makna tertentu dan selalu selaras dengan tempo musik pengiring, terutama gendang yang menjadi penentu ritme tarian.


Sejarah Tari Landek

Tari Landek lahir dari tradisi masyarakat Karo yang menekankan keharmonisan antara gerak dan musik. Dalam bahasa Karo, menari disebut landek, sedangkan pola gerakan kaki dikenal sebagai endek. Filosofi ini menekankan bahwa gerakan kaki dan musik harus berjalan seiring agar tarian terlihat utuh.

Tarian ini awalnya ditampilkan pada berbagai upacara adat, seperti pesta perkawinan, pindah rumah, atau upacara kematian. Seiring perkembangan zaman, tarian ini tetap dipertahankan, meski muncul variasi baru seperti Tari Lima Serangkai dan Tari Piso Surit, yang tetap mempertahankan ciri khas gerakan endek dan tan lempir (Budaya Indonesia, 2015).


Makna dan Filosofi dalam Tari Landek

Tari Landek bukan sekadar gerakan fisik, tetapi juga sarat filosofi. Gerakan kaki (endek) melambangkan keselarasan dengan ritme alam dan musik, goyangan badan (jole) mencerminkan keluwesan dan keterbukaan, sementara gerakan tangan (tan lempir) menandakan kelembutan hati dan rasa saling menghormati.

Selain itu, tarian ini juga berperan dalam pendidikan karakter anak-anak di Desa Siosar, Kabupaten Karo. Melalui latihan rutin dan partisipasi dalam tarian, anak-anak belajar disiplin, kerja sama, kesabaran, dan menghargai tradisi serta sesama (Budaya Indonesia, 2015; ResearchGate, 2021).


Keunikan Tari Landek

Keunikan Tari Landek terlihat dari variasi gerakan kaki (cak-cak) yang menyesuaikan tempo gendang. Beberapa variasi populer antara lain cak-cak simalungen rayat dengan tempo lambat, cak-cak mari-mari yang lebih cepat, dan cak-cak silengguri untuk pengiring orang yang sedang trance.

Gerakan tarian ini cenderung lembut dan gemulai, berbeda dengan tarian tradisional lain yang lebih tegas. Keindahan tarian ini juga diperkuat oleh kostum tradisional dan musik pengiring yang kaya ritme, sehingga menciptakan pengalaman visual dan emosional yang mendalam bagi penonton (Budaya Indonesia, 2015).

Baca juga: Tari Pakarena Makassar, Warisan Budaya Sulawesi Selatan


Penutup

Tari Landek adalah warisan budaya Karo yang kaya makna dan keunikan, serta tetap dilestarikan hingga kini. Selain menjadi identitas budaya, tarian ini juga berfungsi sebagai sarana pendidikan karakter dan hiburan yang menyenangkan.

Jelajahi lebih banyak tentang kebudayaan Indonesia lainnya di Garap Media. Temukan berbagai artikel menarik seputar tradisi dan seni budaya Nusantara yang penuh inspirasi.


Referensi:

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /