Tari Bungong Jeumpa – Tarian tradisional Aceh yang memadukan keindahan gerak dengan makna filosofis. Tarian ini awalnya berasal dari lagu daerah ciptaan Ibrahim Abduh, yang kemudian dikembangkan menjadi pertunjukan tari dengan gerakan lembut dan ritmis.
Selain sebagai hiburan, Tari Bungong Jeumpa berperan sebagai media edukatif. Tarian ini mengajarkan nilai-nilai sosial, estetika, dan sejarah Aceh kepada generasi muda, sekaligus memperkuat identitas budaya yang diwariskan dari leluhur.
Asal-usul Tari Bungong Jeumpa
Bungong Jeumpa bermula dari Kerajaan Jeumpa pada abad ke-7 Masehi. Pada awalnya hanya berupa lagu daerah yang bisa dinyanyikan, namun seiring waktu dikembangkan menjadi tarian lengkap dengan gerakan yang indah. Tarian ini sering dipentaskan di istana kerajaan dan diyakini membawa rezeki serta keberuntungan bagi para raja.
Hingga kini, masyarakat Aceh tetap melestarikan Tari Bungong Jeumpa sebagai warisan budaya yang penting, sekaligus simbol identitas masyarakat setempat (CNN Indonesia, 2023; Putra Domo, 2023).
Makna Tari Bungong Jeumpa
Tarian ini memiliki makna simbolis yang mendalam. Nama “Bungong Jeumpa” berarti bunga cempaka, yang banyak ditanam di pekarangan rumah warga untuk menambah keindahan dan kesan asri lingkungan sekitar.
Gerakan tarian menonjolkan keluwesan tangan, kaki, badan, dan pinggul, yang mencerminkan keindahan dan keharmonisan alam Aceh. Setiap gerakan meniru bentuk bunga cempaka itu sendiri, sehingga tarian ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga simbol kecintaan masyarakat terhadap budaya dan alamnya (CNN Indonesia, 2023).
Lirik Lagu Bungong Jeumpa
Bungong jeumpa bungong jeumpa, meugah di Aceh
(Bunga cempaka yang terkenal di Aceh)
Bungong teuleube, teuleube, indah lagoina
(Bunga yang sangat indah rupanya)
Puteh kuneng, meujampu mirah
(Warna putih, kuning, bercampur dengan warna merah)
Bungong si ulah indah lagoina
(Setangkai bunga yang indah sekali)
Puteh kuneng, meujampu mirah
(Warna putih, kuning, bercampur dengan warna merah)
Bungong si ulah indah lagoina
(Bunga yang sangat indah rupanya)
Lam sinar buleun, lam sinar buleun
(Dalam sinar bulan, dalam sinar bulan)
Angen peu ayon
(Angin ayunkan)
Luroh meususon meususon yang mala-mala
(Jatuh bersusun-bersusun yang layu-layu)
Lam sinar buleun, lam sinar buleun
(Dalam sinar bulan, dalam sinar bulan)
Angen peu ayon
(Angin ayunkan)
Luroh meususon meususon yang mala-mala
(Jatuh bersusun-bersusun yang layu-layu)
Keubit that meubee meunyoe tatem com
(Sungguh harum wanginya kalau dicium)
Leupah that harom si bungong jeumpa
(Sungguh harum sekali si bunga cempaka)
Keubit that meubee meunyoe tatem com
(Sungguh harum wanginya kalau dicium)
Leupah that harom si bungong jeumpa
(Sungguh harum sekali si bunga cempaka) (CNN Indonesia, 2023).
Gerakan Tarian Bungong Jeumpa
Gerakan tarian terbagi menjadi dua: berdiri dan duduk, dilakukan secara berkelompok untuk menampilkan keharmonisan dan keserasian.
Berdiri
- Gerakan A: Kedua tangan ke atas, kaki berjinjit, hentakkan 2 kali ke kanan dan 2 kali ke kiri.
- Gerakan B: Tubuh serong, tangan dirapatkan ke atas, kaki maju mundur secara bergantian.
- Gerakan C: Mirip B, namun lebih ritmis dengan perpindahan kaki dan tangan bergantian.
- Gerakan D: Kedua telapak tangan berhadapan, ayunkan kaki sambil berjalan di tempat
- Gerakan E: Tangan memegang bahu, dorong ke depan, kaki maju bergantian.
Duduk
- Gerakan F: Tangan kanan di bahu, kiri di paha, tepuk dua kali secara bergantian.
- Gerakan G: Bergantian memegang siku, tepuk dua kali.
- Gerakan H: Lengan lurus ke depan, tepuk di dada, angkat ke atas kepala.
- Gerakan I: Badan membungkuk serong kanan-kiri, tangan menyentuh lantai, tarik ke atas.
Gerakan-gerakan ini diselaraskan dengan iringan musik tradisional Aceh, menciptakan pertunjukan yang harmonis dan memukau (CNN Indonesia, 2023).
Baca juga: Tari Landek: Sejarah, Makna, dan Keunikan Tradisi Karo
Penutup
Tari Bungong Jeumpa adalah warisan budaya Aceh yang kaya makna, gerakan anggun, dan nilai filosofis. Melalui tarian ini, masyarakat dapat memahami sejarah, estetika, dan nilai-nilai sosial yang melekat pada budaya lokal.
Jelajahi lebih banyak tentang kebudayaan Indonesia lainnya di Garap Media. Temukan berbagai artikel menarik seputar tradisi dan seni budaya Nusantara yang penuh inspirasi.
Referensi:
- CNN Indonesia. (2023). Tari Bungong Jeumpa: Asal-usul, makna, lirik, dan gerakan. Retrieved from https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20230824143207-569-990018/tari-bungong-jeumpa-asal-usul-makna-lirik-dan-gerakan
- Putra Domo, M. (2023). Makalah Tari Bungong Jeumpa. Retrieved from https://id.scribd.com/document/671202938/488936308-Makalah-Tari-Bungong-Jeumpa-doc
