Tantangan untuk Ivar Jenner: Pelatih Dewa United Minta Lebih dari Sekadar Bakat, Tapi Berkembang

Last Updated: 3 April 2026, 12:09

Bagikan:

ivar jenner
Foto: Liputan6
Table of Contents

Ivar Jenner kembali ke klub setelah menjalankan tugas internasional bersama Timnas Indonesia. Kehadirannya langsung dinantikan oleh Dewa United. Gelandang berusia 22 tahun itu diharapkan menjadi energi baru. Dewa United tengah memburu posisi enam besar di BRI Super League 2025/2026.

Namun, kepulangannya tidak hanya membawa ekspektasi. Ada juga tantangan besar yang menanti di level klub. Pelatih Jan Olde Riekerink memberikan perhatian khusus. Ia melihat potensi besar, tetapi juga menyoroti aspek perkembangan yang belum maksimal. Situasi ini menempatkan Ivar dalam fase krusial. Ia tidak hanya harus tampil baik, tetapi juga berkembang secara konsisten.

Riekerink Soroti Perkembangan dan Fondasi Permainan

Jan Olde Riekerink mengaku bangga dengan pemanggilan Ivar ke Timnas. Baginya, itu bukti bahwa kualitas pemain diakui. Namun, ia tidak ingin larut dalam euforia tersebut. Fokus utamanya tetap pada perkembangan Ivar di level klub.

“Tidak perlu analisis pertandingan timnas karena intinya saya senang bakatnya Ivar diakui oleh federasi dan saya tahu dia main dua kali,” buka Riekerink.

“Tetapi saya lihat di kariernya ada sedikit aneh karena semestinya ada dasar-dasar elementary tadi yang harusnya dia bisa jauh lebih berkembang daripada yang lain dan dia juga sudah lama di Jong Utrecht,” ujar Riekerink.

Komentar ini menunjukkan evaluasi yang jujur. Ivar dinilai masih memiliki ruang besar untuk memperbaiki fondasi permainan.

Tekanan dan Lingkungan Jadi Kunci Perkembangan

Riekerink menegaskan bahwa bakat saja tidak cukup. Seorang pemain harus berada dalam tekanan untuk berkembang.

“Dan bakat, pelatih selalu bilang bakat hanya bisa berkembang kalau ada tekanan. Nah jadi intinya saya senang dia dipanggil oleh tim nasional dan harapannya Ivar bisa berkembang di sini juga di lingkungan kita,” tambahnya.

Dewa United disebut memiliki lingkungan yang mendukung. Klub ini mengusung standar latihan dan fasilitas ala Eropa.

“Karena kita latihannya seperti di Eropa, kita punya infrastruktur, akomodasi, semua seperti di Eropa,” kata Riekerink.

“Tapi bukan hanya Ivar, Rafael juga masih bisa berkembang dan saya merasa lingkungan yang ada di sini akan membantu mereka untuk bisa berkembang,” tutup pelatih berusia 63 tahun tersebut.

Penutup

Ivar Jenner menghadapi tantangan penting di Dewa United setelah kembali dari tugas internasional bersama Timnas Indonesia. Pelatih menekankan bahwa bakat saja tidak cukup; perkembangan dan konsistensi menjadi faktor utama bagi kontribusinya di tim. Setiap sesi latihan dan pertandingan menjadi peluang bagi Ivar untuk meningkatkan kualitas teknik dan pemahaman taktik. Dukungan fasilitas latihan dan lingkungan profesional klub diharapkan mempercepat proses adaptasi dan pertumbuhan pemain muda ini. Masa depan Ivar di sepak bola Indonesia kini bergantung pada kemampuannya menjawab ekspektasi tersebut.

Jangan lewatkan berita lainnya seputar Dewa United, BRI Super League, Timnas Indonesia, sepak bola Indonesia, transfer pemain, pertandingan liga, dan prestasi pemain hanya di Garap Media.

Referensi:

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /