Telur adalah salah satu bahan makanan yang sangat populer dan sering dijadikan menu sehari-hari. Kaya akan protein, vitamin, dan mineral, telur kerap menjadi pilihan utama untuk sarapan, lauk pauk, hingga olahan kue. Namun, tidak semua telur yang terlihat segar dari luar benar-benar aman untuk dikonsumsi. Ada beberapa tanda telur rusak yang perlu diperhatikan agar tidak berisiko bagi kesehatan.
Mengonsumsi telur rusak dapat menyebabkan gangguan pencernaan hingga keracunan makanan. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk mengetahui ciri-ciri telur yang sudah tidak layak dimasak. Artikel ini akan membahas secara detail tanda-tanda telur rusak, cara mengeceknya, serta tips menyimpan telur agar tetap segar dan aman.
1. Tanda Telur Rusak yang Mudah Dikenali
1.1 Bau Tidak Sedap pada Telur
Salah satu tanda paling jelas dari telur rusak adalah munculnya bau busuk yang tajam. Jika ketika telur dipecahkan mengeluarkan aroma tidak sedap, segera buang telur tersebut dan jangan digunakan.
1.2 Warna Putih dan Kuning Telur Berubah
Telur segar memiliki putih telur yang jernih dan kuning telur yang bulat serta cerah. Jika putih telur terlihat keruh, encer, atau kekuningan, dan kuning telurnya tampak pecah atau berwarna kehijauan, maka telur tersebut sudah tidak aman.
1.3 Cangkang Telur Retak atau Berjamur
Cangkang telur yang retak dapat menjadi jalan masuk bakteri. Selain itu, jika terdapat bercak jamur atau noda yang mencurigakan pada cangkang, telur sebaiknya tidak digunakan.
2. Cara Mengecek Telur Rusak dengan Tes Sederhana
2.1 Tes Air dengan Wadah
Masukkan telur ke dalam wadah berisi air. Telur segar akan tenggelam, sementara telur yang sudah lama atau rusak biasanya akan mengapung karena terbentuknya gas di dalamnya.
2.2 Mengguncang Telur
Pegang telur lalu guncangkan dengan lembut. Jika terdengar suara cairan yang bergerak, itu pertanda telur sudah menurun kualitasnya. Telur segar tidak akan mengeluarkan suara karena isiannya masih padat.
2.3 Pecahkan di Wadah Terpisah
Sebelum dimasak, pecahkan telur di wadah terpisah. Ini memudahkan untuk memeriksa kondisi warna, tekstur, dan bau telur. Jika ada tanda mencurigakan, telur sebaiknya tidak digunakan.
3. Tips Menyimpan Telur agar Tetap Segar
3.1 Simpan Telur di Kulkas
Telur sebaiknya disimpan di dalam kulkas dengan suhu stabil. Penyimpanan pada suhu dingin membantu memperlambat pertumbuhan bakteri.
3.2 Letakkan dengan Posisi Benar
Simpan telur dengan posisi bagian runcing menghadap ke bawah. Cara ini membantu menjaga kuning telur tetap berada di tengah dan lebih tahan lama.
3.3 Hindari Mencuci Telur Sebelum Disimpan
Mencuci telur justru dapat merusak lapisan pelindung alami pada cangkang. Jika ingin mencuci, lakukan tepat sebelum digunakan.
Telur memang menjadi bahan makanan praktis dan bergizi, tetapi mengenali tanda telur rusak adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan. Dengan memperhatikan bau, warna, tekstur, dan melakukan tes sederhana, kita bisa memastikan hanya mengonsumsi telur yang aman.
Mulai sekarang, biasakan memeriksa kondisi telur sebelum dimasak. Jangan lupa juga untuk menerapkan cara penyimpanan yang benar agar kualitas telur tetap terjaga. Untuk membaca artikel menarik lainnya tentang tips kuliner dan gaya hidup sehat, kunjungi terus berita di Garap Media.
