Kabar mengejutkan datang dari dunia K-Pop setelah Taemin, anggota SHINee sekaligus solois papan atas Korea Selatan, resmi mengakhiri kontraknya dengan BPM Entertainment. Informasi ini dikonfirmasi melalui laporan media Korea yang menyebutkan bahwa kontrak eksklusifnya telah berakhir (Korea JoongAng Daily, 2026).
Keputusan ini langsung menjadi sorotan publik karena masa kerja sama Taemin dengan BPM terbilang singkat. Banyak penggemar mempertanyakan alasan di balik berakhirnya kontrak tersebut serta dampaknya terhadap karier sang idol ke depan.
Kronologi Taemin SHINee BPM Berakhirnya Kontrak
Taemin resmi meninggalkan BPM Entertainment pada 24 Februari 2026 setelah kontrak eksklusifnya berakhir. Dalam laporan media disebutkan bahwa kerja sama antara Taemin dan agensi tersebut telah selesai secara resmi (Korea JoongAng Daily, 2026).
Taemin diketahui bergabung dengan BPM Entertainment pada April 2024, tak lama setelah ia meninggalkan SM Entertainment agensi yang telah menaunginya selama kurang lebih 16 tahun sejak debut bersama SHINee. Dengan demikian, masa kerja samanya bersama BPM berlangsung kurang dari dua tahun sebelum akhirnya berakhir pada awal 2026 (Korea JoongAng Daily, 2026).
Pernyataan Resmi dan Situasi di Balik Kontrak
Berakhirnya kontrak tersebut telah dikonfirmasi secara resmi, namun tidak dijelaskan secara rinci alasan spesifik di balik keputusan tersebut (Korea JoongAng Daily, 2026).
Kontrak Taemin dengan BPM memang telah berakhir dan tidak diperpanjang setelah periode kerja sama selesai. Selama berada di bawah naungan BPM, Taemin tetap aktif menjalankan berbagai aktivitas solo, termasuk perilisan musik dan kegiatan promosi (VOI, 2026).
Tidak ada pernyataan resmi mengenai konflik atau perselisihan antara kedua belah pihak. Informasi yang beredar di publik sejauh ini merujuk pada konfirmasi berakhirnya kontrak tanpa rincian tambahan (VOI, 2026).
Dampak Taemin SHINee BPM terhadap Kariernya
Berakhirnya kontrak Taemin dengan BPM Entertainment tidak memengaruhi statusnya sebagai anggota SHINee. Aktivitas grup tetap berada di bawah manajemen SM Entertainment. Karena itu, perubahan ini hanya berdampak pada kegiatan solonya (Korea JoongAng Daily, 2026).
Sebagai salah satu solois paling berpengaruh di generasinya, Taemin dikenal lewat konsep musik yang kuat dan penampilan panggung yang artistik. Keputusan untuk tidak melanjutkan kontrak dengan BPM membuka peluang baru bagi arah karier solonya.
Sejumlah penggemar berspekulasi bahwa Taemin dapat bergabung dengan agensi lain atau memilih model manajemen berbeda untuk proyek mendatang. Hingga kini, belum ada pengumuman resmi terkait langkah berikutnya (VOI, 2026).
Berakhirnya kontrak Taemin dengan BPM Entertainment menandai babak baru dalam perjalanan kariernya sebagai solois. Meski masa kerja samanya relatif singkat, kontribusi dan aktivitasnya selama berada di bawah naungan BPM tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan profesionalnya (Korea JoongAng Daily, 2026).
Ikuti terus perkembangan terbaru seputar dunia hiburan Korea hanya di Garap Media. Jangan lewatkan berita K-Pop lainnya yang kami sajikan secara aktual dan terpercaya.
Referensi
