Dalam kehidupan sehari-hari, cara berpakaian sering kali mencerminkan nilai dan identitas seseorang. Dalam Islam, berpakaian bukan sekadar soal gaya atau tren, tetapi juga mencerminkan ketaatan terhadap perintah agama. Salah satu konsep penting dalam berpakaian Islami adalah menghindari tabarruj.
Tabarruj dalam Islam merujuk pada penampilan berlebihan yang menarik perhatian lawan jenis di luar batas kepantasan yang ditetapkan syariat. Memahami makna dan batasan tabarruj sangat penting, terutama di era modern yang dipenuhi tren fashion yang bisa saja bertentangan dengan ajaran agama.
1. Apa Itu Tabarruj dalam Islam?
Pengertian Tabarruj
Secara bahasa, tabarruj berasal dari kata baraja yang berarti tampak atau terlihat. Dalam konteks syariat, tabarruj adalah tindakan menampakkan perhiasan atau kecantikan wanita di hadapan non-mahram dengan tujuan menarik perhatian. Allah SWT berfirman:
“Dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah dahulu…” (QS. Al-Ahzab: 33)
Ayat ini menegaskan larangan bagi perempuan Muslimah untuk meniru gaya hidup jahiliyah yang penuh pamer dan pencitraan fisik.
Bentuk Tabarruj yang Sering Terjadi
Tabarruj bisa muncul dalam berbagai bentuk, seperti memakai pakaian ketat, transparan, atau berhias secara berlebihan di ruang publik. Bahkan, penggunaan parfum menyengat yang dapat mengundang perhatian juga termasuk dalam kategori tabarruj.
2. Batasan Berpakaian dalam Islam
Syarat Berpakaian Menurut Syariat
Islam memberikan pedoman jelas tentang bagaimana seorang Muslim dan Muslimah berpakaian. Beberapa syarat utamanya meliputi:
- Menutup aurat sesuai ketentuan
- Tidak ketat dan transparan
- Tidak menyerupai pakaian lawan jenis
- Tidak menyerupai pakaian orang kafir
- Tidak mengandung unsur kesombongan
Pakaian bukan hanya sekadar penutup tubuh, tapi juga mencerminkan ketundukan kepada aturan Allah.
Menjaga Kesopanan dan Martabat
Berpakaian sopan adalah wujud penghormatan terhadap diri sendiri dan orang lain. Islam mengajarkan agar setiap individu menjaga auratnya sebagai bentuk perlindungan terhadap kehormatan dan martabat.
3. Tetap Modis Tanpa Melanggar Syariat
Fashion Muslimah yang Syar’i
Banyak desainer muslimah kini mengangkat konsep modest fashion yang tetap stylish namun sesuai syariat. Pakaian seperti gamis longgar, hijab syar’i, dan aksesoris sederhana kini menjadi tren yang bisa menunjang penampilan tanpa melanggar batasan agama.
Bijak Memilih Gaya Berpakaian
Muslimah masa kini perlu bijak dalam memilih gaya berpakaian. Selalu tanyakan pada diri sendiri: “Apakah pakaian ini sesuai dengan ajaran Islam? Apakah ini termasuk tabarruj?” Dengan pertimbangan ini, Muslimah bisa tampil percaya diri tanpa melanggar syariat.
Memahami tabarruj dalam Islam membantu kita lebih bijak dalam menentukan cara berpakaian yang tidak hanya menarik tetapi juga sesuai dengan nilai-nilai agama. Islam tidak melarang tampil menarik, asalkan tidak berlebihan dan tetap menjaga batasan yang telah ditentukan.
Mari kita terus belajar dan menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam berpakaian. Untuk informasi dan panduan Islami lainnya, jangan lupa baca berita dan artikel menarik lainnya di Garap Media.
