Syarat Baru Masuk TNI AD 2025: Tinggi Minimal & Batas Usia
TNI Angkatan Darat (TNI AD) pada tahun 2025 memperbarui aturan persyaratan rekrutmen prajurit. Perubahan ini dilakukan pada jalur Tamtama dan Bintara, yang meliputi penyesuaian syarat usia maksimal dan tinggi badan minimal. Aturan baru ini diumumkan oleh pejabat resmi TNI AD serta dipublikasikan oleh berbagai media nasional (Tirto, 2025).
Revisi persyaratan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda yang ingin mengabdikan diri. Dengan adanya perubahan standar fisik, TNI AD berupaya menyesuaikan diri dengan kondisi demografis masyarakat tanpa mengurangi kualitas seleksi (Detik, 2025).
Syarat Masuk TNI AD 2025
Usia Maksimal 24 Tahun
Dalam rekrutmen 2025, calon pendaftar Tamtama dan Bintara harus berusia 17 tahun 10 bulan hingga 24 tahun 0 bulan saat pendidikan dimulai. Sebelumnya, batas usia maksimal umumnya 22 tahun. Penyesuaian ini dianggap relevan karena usia pensiun Tamtama dan Bintara juga naik dari 53 menjadi 55 tahun (Tirto, 2025).
Tinggi Badan Minimal 158 cm
Syarat tinggi badan juga diubah, dari sebelumnya 163 cm untuk pria dan 157 cm untuk wanita, kini menjadi seragam 158 cm. Perubahan ini resmi berlaku untuk jalur Tamtama sebagaimana tercantum di situs resmi rekrutmen TNI AD (Rekrutmen TNI AD, n.d.). Untuk jalur Bintara, media nasional melaporkan bahwa ketentuan ini juga berlaku, meskipun dokumen resmi masih mencantumkan 163 cm (CNN Indonesia, 2025).
Alasan Perubahan Syarat Masuk
Membuka Kesempatan Lebih Luas
Brigjen Wahyu Yudhayana, Kadispenad, menjelaskan bahwa perubahan ini dilakukan agar calon prajurit yang sebelumnya gugur hanya karena selisih beberapa sentimeter tetap memiliki peluang. TNI AD ingin menjaring potensi terbaik dari seluruh daerah Indonesia, termasuk yang memiliki karakteristik fisik berbeda (Tirto, 2025).
Penyesuaian dengan Kebutuhan Organisasi
Selain faktor inklusivitas, perubahan ini juga disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. Dengan meningkatnya usia pensiun, maka logis jika usia maksimal pendaftar juga dinaikkan agar masa pengabdian lebih panjang (Kontan, 2025).
Baca juga: Strategi Baru TNI AD dalam Rekrutmen 2025 di Garap Media
Dampak Perubahan Persyaratan
Animo Pendaftar Meningkat
Perubahan syarat ini diperkirakan akan meningkatkan jumlah pendaftar pada tahun 2025. Media mencatat bahwa setiap kali ada kelonggaran persyaratan, antusiasme pendaftar naik secara signifikan (Detik, 2025).
Kualitas Tetap Dijaga
Meski syarat fisik dilonggarkan, proses seleksi tetap ketat. TNI AD memastikan tahapan tes administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, psikologi, dan mental ideologi tetap diberlakukan secara menyeluruh (CNN Indonesia, 2025). Dengan demikian, hanya calon terbaik yang akan lolos.
Pemerataan Kesempatan
Aturan ini juga mendorong pemerataan kesempatan bagi calon prajurit dari wilayah dengan rata-rata tinggi badan di bawah standar lama. Dengan begitu, rekrutmen menjadi lebih adil dan representatif (IDN Times, 2025).
Perubahan syarat masuk TNI AD 2025 mencerminkan langkah adaptif militer Indonesia dalam menghadapi dinamika masyarakat. Dengan batas usia maksimal 24 tahun dan tinggi minimal 158 cm, kesempatan bagi generasi muda untuk menjadi prajurit semakin terbuka.
Namun, penting bagi calon pendaftar untuk tetap mempersiapkan diri menghadapi seleksi yang ketat. Untuk informasi terkini mengenai rekrutmen dan berita terkait TNI AD, pembaca dapat terus mengikuti update terbaru hanya di Garap Media.
Referensi
