Suriah Luncurkan Uang Baru Lira 2026, Tanpa Simbol Politik dan Jadi Titik Balik Ekonomi Nasional

Last Updated: 5 January 2026, 04:07

Bagikan:

uang baru lira Suriah
Suriah resmi memulai babak baru pemulihan ekonomi dengan meluncurkan uang baru lira tanpa simbol politik, menandai upaya membangun kembali kepercayaan publik pascakonflik panjang. Sumber gambar: Al Jazeera
Table of Contents

Suriah resmi mulai mengedarkan uang baru lira Suriah pada 1 Januari 2026. Peluncuran ini dilakukan beberapa hari sebelumnya, tepatnya pada 29 Desember 2025, oleh pemerintah dan Bank Sentral Suriah. Kebijakan tersebut menjadi tonggak penting dalam reformasi ekonomi nasional pascakonflik (AP News, 2026).

Mata uang baru ini tidak hanya menghadirkan perubahan desain, tetapi juga disertai kebijakan redenominasi dengan menghapus dua angka nol. Langkah ini bertujuan menyederhanakan transaksi, memudahkan pencatatan harga, serta memulihkan kepercayaan publik terhadap lira Suriah setelah bertahun-tahun mengalami tekanan ekonomi (Antara News, 2025).

Reformasi Mata Uang Nasional Suriah

Peluncuran Uang Baru Lira Suriah

Pemerintah Suriah melalui Bank Sentral resmi memperkenalkan seri uang kertas baru. Uang ini akan menggantikan uang lama secara bertahap. Peredarannya dimulai pada awal 2026 dengan masa transisi tertentu agar masyarakat dapat menyesuaikan diri dalam aktivitas ekonomi sehari-hari (AP News, 2026).

Kebijakan tersebut menandai fase baru moneter Suriah. Langkah ini juga mencerminkan perubahan arah negara dalam membangun sistem ekonomi yang lebih stabil dan inklusif setelah berakhirnya pemerintahan Bashar al-Assad.

Redenominasi untuk Permudah Transaksi

Salah satu inti reformasi ini adalah kebijakan redenominasi. Pemerintah menghapus dua angka nol dari nominal uang lama. Dengan skema ini, 100 pound Suriah lama setara dengan 1 pound Suriah baru (Antara News, 2025).

Pemerintah menegaskan redenominasi tidak mengurangi nilai riil mata uang. Kebijakan ini bertujuan menyederhanakan transaksi, memudahkan pencatatan harga, serta mengurangi beban masyarakat akibat inflasi tinggi selama bertahun-tahun konflik.

Desain Baru: Identitas Alam dan Pertanian

Tanpa Simbol Politik

Berbeda dengan seri uang sebelumnya, desain uang baru lira Suriah sepenuhnya menghilangkan gambar tokoh politik, bangunan pemerintahan, maupun simbol kekuasaan negara. Uang baru ini dirancang netral agar dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa memicu ingatan terhadap konflik politik masa lalu (The National, 2025).

Pendekatan tersebut dinilai sebagai simbol rekonsiliasi nasional dan upaya membangun identitas ekonomi baru yang lebih inklusif.

Menonjolkan Produk Lokal

Sebagai pengganti simbol politik, desain uang baru menampilkan unsur-unsur alam dan hasil pertanian lokal seperti zaitun, gandum, jeruk, dan mulberi. Pemilihan motif ini mencerminkan identitas agraris Suriah serta peran penting sektor pertanian dalam menopang ekonomi nasional pascaperang (AP News, 2026).

Pemerintah berharap desain tersebut dapat memperkuat rasa kepemilikan masyarakat terhadap mata uang nasional sekaligus menegaskan fokus pembangunan ekonomi berbasis sumber daya domestik.

Dampak Ekonomi dan Tantangan

Upaya Memulihkan Kepercayaan Publik

Nilai lira Suriah mengalami depresiasi tajam selama bertahun-tahun konflik dan tekanan ekonomi. Melalui peluncuran uang baru lira Suriah, pemerintah berupaya memulihkan kepercayaan publik terhadap sistem moneter nasional dan menciptakan stabilitas ekonomi jangka panjang (The National, 2025).

Kebijakan ini juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi transaksi tunai serta memperbaiki persepsi masyarakat terhadap arah kebijakan ekonomi pemerintah.

Tantangan Pemulihan Jangka Panjang

Meski dinilai sebagai langkah positif, para pengamat menilai bahwa reformasi mata uang saja tidak cukup untuk memulihkan ekonomi Suriah secara menyeluruh. Tantangan besar seperti infrastruktur rusak, tingkat kemiskinan tinggi, dan lemahnya sektor perbankan masih memerlukan reformasi lanjutan yang lebih komprehensif (Antara News, 2025).

Peluncuran uang baru lira Suriah menjadi simbol dimulainya era baru perekonomian nasional setelah konflik berkepanjangan. Dengan desain tanpa simbol politik dan kebijakan redenominasi, pemerintah berharap dapat membangun kembali kepercayaan publik serta menciptakan fondasi ekonomi yang lebih stabil.

Ikuti terus berita internasional dan perkembangan ekonomi global lainnya hanya di Garap Media, sumber informasi terpercaya untuk memahami dinamika dunia terkini.

Referensi

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /