Film Suanggi: Ilmu Kutukan akan tayang di bioskop Indonesia pada 10 September 2026 dengan membawa kisah horor yang berangkat dari mitos Suanggi di Indonesia Timur. Film produksi Mutiara Films dan Subtube Studio tersebut menghadirkan konflik keluarga, ambisi, serta teror supranatural melalui perjalanan Beni dan Gia di sebuah pulau di Papua. Lembaga Sensor Film (LSF) mencatat film ini memiliki durasi 88 menit dan mendapatkan klasifikasi Dewasa 21 Tahun. (LSF, 2026).
Suanggi: Ilmu Kutukan Mengangkat Mitos Horor dari Indonesia Timur
Suanggi: Ilmu Kutukan membawa folklor Indonesia Timur sebagai sumber utama cerita horor. Dom Dharmo menyutradarai film tersebut dengan menempatkan mitos Suanggi sebagai bagian penting dari konflik cerita. Film tersebut menggunakan latar Papua untuk memperkenalkan nuansa budaya Timur kepada penonton film Indonesia. (RRI, 2026).
Cerita film tersebut tidak hanya mengandalkan teror supranatural. Film tersebut juga menggabungkan konflik keluarga, ambisi pribadi, rahasia masa lalu, dan konsekuensi dari tindakan para karakter.
Beberapa unsur utama yang menjadi daya tarik Suanggi: Ilmu Kutukan meliputi:
- Mitos Suanggi, yang menjadi sumber utama teror dalam cerita.
- Latar Papua, yang memberikan identitas budaya berbeda dalam film horor Indonesia.
- Konflik keluarga, yang menggerakkan perjalanan karakter utama.
- Teror supranatural, yang membangun ketegangan sepanjang cerita.
- Nuansa thriller dan misteri, yang memperluas cerita di luar horor konvensional.
Pangeran Lantang Memerankan Beni dalam Konflik Keluarga Suanggi
Pangeran Lantang memerankan Beni sebagai tokoh utama dalam Suanggi: Ilmu Kutukan. Beni merupakan mantan penyanyi yang mengalami kemunduran karier dan terlilit utang dalam jumlah besar. Kondisi tersebut mendorong Beni kembali ke kampung halamannya setelah meninggalkan tempat tersebut selama 13 tahun. (RRI, 2026).
Beni membawa Gia, kekasihnya yang diperankan Carissa Perusset, dalam perjalanan tersebut. Beni mengatakan kepada Gia bahwa ia ingin menjenguk Mama Lin yang sedang sakit. Namun, Beni menyimpan tujuan lain karena ia ingin menguasai harta ibu angkatnya untuk menyelesaikan persoalan finansial.
Kepulangan Beni kemudian memicu rangkaian kejadian aneh. Kehadiran Beni membuka kembali persoalan yang berkaitan dengan masa lalu dan kekuatan supranatural di wilayah tersebut.
Iwa K Membawa Karakter Aroba sebagai Sosok Suanggi Misterius
Iwa K memerankan Aroba sebagai salah satu karakter penting dalam Suanggi: Ilmu Kutukan. Aroba merupakan sosok Suanggi yang memiliki kekuatan gaib dan menjadi sumber ancaman bagi karakter dalam cerita. (Liputan6, 2026).
Peran tersebut memberikan tantangan tersendiri bagi Iwa K. Iwa K melakukan persiapan untuk mendapatkan dialek dan intonasi yang sesuai dengan karakter Aroba. Pendekatan tersebut menunjukkan upaya produksi untuk membangun karakter yang tidak hanya mengandalkan tampilan menyeramkan.
Jajaran pemeran Suanggi: Ilmu Kutukan juga mencakup sejumlah aktor lain, yaitu:
- Carissa Perusset sebagai Gia.
- Dayu Wijanto sebagai Mama Lin.
- Pangeran Lantang sebagai Beni.
- Iwa K sebagai Aroba.
- Endhita sebagai Sonya.
- Stany Imbiri sebagai Maria.
- Yohanes Yewen sebagai Bapa John.
- Ian Williams sebagai Reynold.
Produksi Mutiara Films dan Subtube Studio Hadirkan Horor Papua
Mutiara Films dan Subtube Studio memproduksi Suanggi: Ilmu Kutukan sebagai film horor yang mengeksplorasi cerita dari Indonesia Timur. Baskoro Adi Wuryanto menulis skenario film tersebut, sedangkan Dom Dharmo bertindak sebagai sutradara. (LSF, 2026).
Film tersebut juga menampilkan Papua sebagai bagian penting dari pengalaman sinematik. Pendekatan tersebut membuat film tidak sekadar memindahkan cerita horor ke lokasi baru, tetapi juga memperkenalkan folklor yang belum banyak menjadi pusat film horor arus utama Indonesia.
Jadwal Tayang Suanggi: Ilmu Kutukan dan Klasifikasi Penonton
Suanggi: Ilmu Kutukan akan memasuki bioskop Indonesia pada 10 September 2026. LSF menetapkan film tersebut sebagai tontonan untuk penonton berusia 21 tahun ke atas karena film mengandung unsur kekerasan dan tema kutukan yang mengancam keselamatan warga. (LSF, 2026).
Informasi utama film tersebut meliputi:
- Judul: Suanggi: Ilmu Kutukan
- Tanggal tayang: 10 September 2026
- Genre: Horor, thriller/misteri
- Durasi: 88 menit
- Klasifikasi: Dewasa 21 Tahun
- Sutradara: Dom Dharmo
- Penulis skenario: Baskoro Adi Wuryanto
- Produksi: Mutiara Films dan Subtube Studio
- Negara: Indonesia
Cinepoint juga mencatat film tersebut memiliki durasi 88 menit dan jadwal rilis pada 10 September 2026. Data tersebut memperkuat informasi bahwa film ini akan menjadi salah satu rilisan horor lokal yang hadir di bioskop pada September 2026. (Cinepoint, 2026).
Suanggi: Ilmu Kutukan Membawa Cerita Horor dari Tanah Papua
Suanggi: Ilmu Kutukan menawarkan pendekatan berbeda melalui penggunaan mitos Indonesia Timur sebagai sumber cerita. Film tersebut memadukan teror supranatural dengan persoalan keluarga dan ambisi manusia sehingga konflik tidak hanya bergantung pada kemunculan makhluk gaib.
Bagi pembaca yang tertarik dengan perkembangan film Indonesia, Garap Media menghadirkan berbagai artikel mengenai film terbaru, aktor, musik, dan industri hiburan. Pembaca dapat mengikuti artikel Garap Media lainnya untuk menemukan informasi tentang karya sinema lokal yang sedang menjadi perhatian.
Garap Media juga menghadirkan pembahasan hiburan dengan alur yang informatif dan mudah diikuti. Jangan lewatkan artikel Garap Media lainnya untuk mendapatkan kabar terbaru mengenai film horor, film Indonesia, serta berbagai karya kreatif dari berbagai daerah.
Referensi
