Stephanie Poetri Rilis Single “Artificial Grass”, Eksperimen Pop Segar Bertema Keaslian dan Kepalsuan

Last Updated: 24 October 2025, 15:54

Bagikan:

Table of Contents

Stephanie Poetri Rilis Single “Artificial Grass”, Eksperimen Pop Segar Bertema Keaslian dan Kepalsuan

Stephanie Poetri, penyanyi asal Indonesia yang dikenal dengan suara lembut dan gaya pop khasnya, kembali mencuri perhatian publik lewat single terbarunya berjudul “Artificial Grass”. Lagu ini resmi dirilis pada 24 Oktober 2025 di berbagai platform digital, termasuk Spotify dan YouTube (Album of the Year, 2025). Dengan konsep visual dan lirik yang kuat, karya ini menjadi penanda evolusi musikal Stephanie yang semakin matang.

Rilisan ini disambut antusias oleh para penggemar dan komunitas musik global. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Stephanie menulis teaser penuh misteri, “ARTIFICIAL GRASS ⚡️⚡️⚡️ they told me to …”, yang langsung menimbulkan spekulasi tentang makna di balik lagu tersebut (Instagram, 2025).


Latar Belakang dan Inspirasi di Balik Artificial Grass

Membangun Identitas Baru

Sejak debut globalnya dengan “I Love You 3000”, Stephanie Poetri telah membangun citra sebagai musisi muda yang autentik dan jujur. Kini, melalui “Artificial Grass”, ia mencoba mengeksplorasi isu yang lebih dalam — tentang keaslian di era digital, ketika banyak hal tampak indah tapi sebenarnya palsu. Lagu ini seolah menjadi refleksi pribadi Stephanie terhadap tekanan dunia hiburan modern.

Proses Kreatif dan Produksi

Dari segi musikal, “Artificial Grass” menampilkan perpaduan antara pop elektronik, ambient, dan sentuhan dreamy yang khas. Beat sintetis dan vokal lembut Stephanie berpadu menciptakan atmosfer futuristik namun tetap emosional. Menurut laman Album of the Year (2025), lagu ini dirilis di bawah label 88rising, memperkuat posisi Stephanie di ranah musik internasional.


Makna dan Tema Lagu Artificial Grass

Makna “Artificial Grass” sendiri bisa ditafsirkan sebagai kritik terhadap realitas palsu di sekitar kita — dari media sosial hingga hubungan antar manusia. Seperti rumput sintetis yang tampak hijau namun tak hidup, lagu ini mengajak pendengar untuk merenungi nilai keaslian dalam kehidupan modern. Stephanie berhasil mengemas pesan ini tanpa kehilangan nuansa personal dan lembut yang menjadi ciri khasnya.


Dengan “Artificial Grass”, Stephanie Poetri kembali menunjukkan kemampuannya untuk bereksperimen dan tumbuh sebagai musisi yang berani keluar dari zona nyaman. Lagu ini bukan hanya sekadar rilisan pop, tetapi juga refleksi mendalam tentang keaslian di tengah kepalsuan dunia modern.

Jangan lewatkan berita menarik lainnya tentang musik, budaya pop, dan artis Indonesia yang mendunia hanya di Garap Media. Tetap ikuti kami untuk pembaruan terbaru seputar karya musisi lokal yang terus berinovasi di panggung global.

Referensi

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /