Situs Bersejarah : Jejak Kerajaan Majapahit di Kota Mojokerto

Last Updated: 9 October 2025, 23:04

Bagikan:

Situs Bersejarah
https://pixabay.com/id/photos/jawa-agama-candi-patung-mojokerto-4057567/
Table of Contents

Situs bersejarah-peninggalan Hindu-Budha banyak tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Daerah Mojokerto merupakan salah satu kota yang memiliki banyak situs bersejarah. Hal ini disebabkan karena kota Mojokerto merupakan tempat berdirinya kerajaan Majapahit. Di kota Mojokerto banyak berdiri candi-candi sisa peninggalan kerajaan Majapahit. 

Candi-candi yang tersebar di wilayah Mojokerto memiliki sejarah serta fungsi yang berbeda-beda. Penasaran dengan sejarah dari candi-candi di Mojokerto? Simak penjelasan berikut sampai selesai!

Baca Juga: Candi Borobudur: Warisan Budaya Dunia yang Memikat

Situs Bersejarah di Mojokerto:

1. Candi Brahu

Situs bersejarah pertama adalah Candi Brahu yang terletak di desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Mojokerto. Candi Brahu dibangun sebagai bentuk memperingati kematian ayah Raja Hayam Wuruk, Raja Wijaya. Setelahnya, candi ini digunakan sebagai tempat pembakaran jenazah raja-raja Majapahit. Candi ini terbuat dari bata merah yang dibentuk menyerupai stupa. 

2. Candi Tikus

Candi tikus pada zaman kerajaan Majapahit berfungsi sebagai pemandian suci untuk ritual keagamaan. Sesuai dengan fungsinya, candi ini berbentuk kolam pemandian disertai pancuran berbentuk arca. Terletak di desa Temon, Trowulan, Mojokerto. 

3. Candi Jolotundo 

Candi Jolotundo terletak di desa Seloliman, Trawas, Mojokerto. Situs bersejarah ini merupakan tempat pemandian suci untuk ritual keagamaan. Bahkan, hingga saat ini candi Jolotundo masih dipercaya akan kesakralannya dan masih dianggap suci. 

4. Candi Bajangratu

Nama Bajangratu diambil dari kata “Bajang” yang berarti muda dan “Ratu” yang berarti raja. Pada era kerajaan Majapahit candi ini berfungsi sebagai tempat beribadah umat Hindu. Situs bersejarah ini juga berfungsi sebagai pintu gerbang menuju istana. Bentuk struktur yangg dimiliki menyerupai gapura yang tingginya 16,5 meter serta memiliki hiasan relief indah di sekitarnya. 

5. Candi Gentong

Candi Gentong dibuat dari tumpukan bata merah dengan denah bujur sangkar. Konsep tata ruang candi ini mengusung tata ruang mandala stupa, yakni memiliki pusat dan dikelilingi ruangan yang lebih kecil. Candi ini juga terletak di desa Bejijong, Trowulan, Mojokerto. Hingga saat ini kondisi candi ini masih tetap terjaga meskipun sudah tidak utuh. 

6. Candi Wringin Lawang 

Candi yang terletak di desa Jati Pasar, Trowulan, Mojokerto ini dulunya merupakan pintu masuk ke ibu kota Kerajaan Majapahit. Berbentuk gapura bergaya candi bentar atau gaya gerbang terbelah setinggi 15 meter. Keistimewaan candi ini dikatakan juga sebagai pintu masuk menuju kediaman Mahapatih Gajah Mada. 

7. Patung Budha Tidur

Meskipun bukan merupakan candi pada umumnya, patung Budha Tidur memiliki keistimewaan tersendiri. Patung ini menceritakan detik-detik wafatnya Sidharta Gautama yang dihiasi dengan relief cantik di sekitarnya. Patung Budha tidur ini terletak di dalam Vihara Mojopahit desa Bejijong. Situs bersejarah ini masih tetap ramai dikunjungi wisatawan hingga saat ini. 

Kesimpulan 

Kota Mojokerto dikenal kaya akan situs bersejarah. Hal ini dikarenakan kota ini merupakan wilayah kepemimpinan pusat Kerajaan Majapahit. Peninggalan sejarah kerajaan ini berupa candi-candi dengan sejarah dan dungsi beragam dari pemandian hingga perinatan kematian. Candi-candi ini tersebar di berbagai wilayah Mojokerto, dan paling banyak berada di desa Bejijong, Trowulan, Mojokerto. 

Referensi :

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /