Sinopsis Film Susi Susanti: Love All yang Tayang 21 Feb di Vidio

Last Updated: 20 February 2026, 13:24

Bagikan:

susi susanti - love all
Foto: Vidio Blog
Table of Contents

Film biopik Susi Susanti: Love All tayang eksklusif di Vidio mulai 21 Februari 2026. Mengangkat perjalanan hidup dan karier Susi Susanti, legenda bulu tangkis Indonesia, film ini menyoroti perjalanan dari masa kecil hingga meraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992. Selain menampilkan prestasi olahraga, cerita ini juga menyingkap sisi pribadi dan perjuangan emosional sang atlet.

Menonton Susi Susanti: Love All menghadirkan pengalaman berbeda bagi penonton karena setiap detail visual dan properti digarap dengan akurasi tinggi. Dari desain jersey, raket, hingga suasana era 80-an dan 90-an, semuanya ditampilkan secara presisi, membawa nuansa autentik masa keemasan bulu tangkis Indonesia.

Sinopsis Film Susi Susanti: Love All

Alur cerita berfokus pada perjalanan hidup Susi Susanti (Laura Basuki) sejak masa belia hingga menjadi primadona bulu tangkis dunia. Dia menjalani pelatihan keras di bawah bimbingan pelatih bertangan dingin, belajar arti kedisiplinan dan pengorbanan sejak muda. Tekanan datang dari lawan di lapangan sekaligus gejolak sosial-politik yang menuntut pembuktian nasionalisme melalui prestasi olahraga.

Puncak cerita terjadi saat keberangkatannya ke Olimpiade Barcelona 1992. Di tengah ekspektasi tinggi masyarakat Indonesia, Susi berjuang dengan stamina terkuras dan beban mental luar biasa. Setiap pertandingan digambarkan sebagai perjuangan tidak hanya untuk angka, tetapi harga diri bangsa. Dukungan keluarga dan rekan sejawatnya, Alan Budikusuma, menjadi pilar emosional dalam meraih medali emas pertama yang legendaris.

Fakta Menarik Film Susi Susanti: Love All

1. Riset Mendalam Peralatan Original

Untuk menghadirkan suasana tahun 90-an yang nyata, tim produksi melakukan riset ekstensif terhadap jenis raket dan sepatu yang dikenakan Susi Susanti saat menjuarai Olimpiade. Beberapa properti bahkan dibuat khusus atau dicari dari kolektor agar benar-benar identik dengan raket karbon klasik yang populer pada masanya. Akurasi ini mencakup hingga ke detail senar dan desain tas raket yang digunakan para atlet di pelatnas saat itu.

2. Filosofi di Balik Judul “Love All”

Judul “Love All” diambil dari istilah teknis dalam olahraga bulu tangkis yang menandakan skor awal pertandingan (0-0). Namun, dalam film ini, istilah tersebut memiliki makna ganda yang mendalam.  Ia melambangkan bahwa segala perjuangan hebat dan pengorbanan di lapangan selalu berakar dari cinta yang besar, baik itu cinta terhadap keluarga, cinta kepada pasangan, maupun cinta yang tak bersyarat untuk Indonesia.

Penutup

Film Susi Susanti: Love All menghadirkan kisah inspiratif yang menggabungkan prestasi olahraga, pengorbanan, dan cinta tanah air. Penonton dapat menyaksikan bagaimana Susi Susanti mengatasi tekanan fisik dan mental untuk mengukir sejarah bulu tangkis Indonesia.

Jangan lewatkan berita hiburan terbaru lainnya di Garap Media. Temukan juga sinopsis film lengkap, informasi terkini, ulasan menarik, serta update seru seputar dunia perfilman.

Referensi:

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /