Shalat Tarawih Langsung 4 Rakaat: Bolehkah dalam Islam?

Last Updated: 1 March 2025, 13:56

Bagikan:

shalat tarawih langsung 4 rakaat
shalat tarawih langsung 4 rakaat
Table of Contents

Shalat tarawih adalah ibadah sunnah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan. Biasanya, umat Islam melaksanakan tarawih dalam format dua rakaat-dua rakaat dengan satu salam. Namun, muncul pertanyaan, apakah boleh melaksanakan shalat tarawih langsung empat rakaat dengan satu salam? Artikel ini akan membahas hukum, dalil, dan pendapat ulama terkait praktik shalat tarawih langsung 4 rakaat tersebut.

Hukum Shalat Tarawih 4 Rakaat Langsung

Shalat tarawih merupakan bagian dari shalat malam (qiyamul lail) yang memiliki kelonggaran dalam tata cara pelaksanaannya. Sebagian ulama membolehkan shalat malam dalam jumlah rakaat yang lebih banyak sebelum salam, sementara lainnya tetap menganjurkan dua rakaat-dua rakaat sebagaimana yang lebih umum dilakukan.

1. Dalil dari Hadis Nabi

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah ﷺ bersabda:

“Shalat malam itu dua rakaat-dua rakaat. Jika salah seorang dari kalian khawatir akan masuk waktu subuh, hendaklah ia mengerjakan satu rakaat sebagai witir.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menjadi dasar utama dalam pelaksanaan shalat tarawih dengan dua rakaat-dua rakaat. Mayoritas ulama berpegang pada hadis ini sebagai aturan baku.

2. Pendapat Ulama

Beberapa ulama, seperti Imam Abu Hanifah, membolehkan shalat malam (termasuk tarawih) dikerjakan empat rakaat langsung dengan satu salam. Hal ini didasarkan pada fleksibilitas dalam tata cara shalat malam.

Namun, mayoritas ulama, seperti Imam Syafi’i dan Imam Malik, tetap berpegang pada dua rakaat-dua rakaat dengan satu salam. Mereka berpendapat bahwa mengikuti cara Rasulullah ﷺ adalah lebih utama.

3. Praktik di Berbagai Negara

Di beberapa negara, seperti Turki dan sebagian daerah di Timur Tengah, terdapat praktik shalat tarawih dengan empat rakaat langsung. Namun, di Indonesia, mayoritas masjid tetap menggunakan format dua rakaat-dua rakaat.

Kesimpulan: Mana yang Lebih Baik?

Pada dasarnya, shalat tarawih dengan empat rakaat langsung tetap sah selama memenuhi rukun shalat. Namun, yang lebih utama adalah mengikuti cara Rasulullah ﷺ, yaitu dua rakaat-dua rakaat. Jika ada kondisi tertentu yang membuat lebih mudah shalat dalam format empat rakaat, maka hal itu dapat dilakukan dengan niat yang benar.

Sebagai umat Islam, kita dianjurkan untuk selalu mencari ilmu dan mengikuti praktik yang paling dekat dengan tuntunan Rasulullah ﷺ. Untuk informasi lebih lanjut dan berita islami lainnya, jangan lupa untuk membaca berita terbaru di Garap Media!

Referensi:

  • Shahih Bukhari, Kitab Shalat Tarawih
  • Shahih Muslim, Kitab Qiyamul Lail
  • Kitab Al-Majmu’ Syarh Al-Muhadzdzab, Imam An-Nawawi

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /