Serbu! Jepang Butuh Pekerja Indonesia, Kagawa Buka 2.000 Lowongan Resmi

Last Updated: 24 January 2026, 10:02

Bagikan:

Jepang Butuh Pekerja Indonesia
Jepang makin agresif buka peluang kerja bagi pekerja Indonesia, dengan Prefektur Kagawa menyiapkan ribuan lowongan lintas sektor. Sumber gambar: ANTARA/Cindy Frishanti
Table of Contents

Peluang kerja bagi pekerja migran Indonesia di Jepang kembali terbuka lebar. Pemerintah Indonesia resmi menjalin kerja sama dengan Prefektur Kagawa, Jepang, untuk penempatan ribuan tenaga kerja Indonesia di berbagai sektor strategis.

Kesepakatan ini menjadi sinyal kuat meningkatnya kebutuhan Jepang terhadap tenaga kerja asing, khususnya dari Indonesia, di tengah krisis tenaga kerja akibat penuaan penduduk dan minimnya angkatan kerja produktif.

Kerja Sama Indonesia–Jepang Soal Tenaga Kerja

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Prefektur Kagawa. Kerja sama ini mencakup penempatan sekitar 2.000 pekerja migran Indonesia secara bertahap.

Kesepakatan tersebut difokuskan pada penguatan sistem rekrutmen, pelatihan, hingga perlindungan pekerja Indonesia di Jepang (ANTARA News, 2026).

Langkah ini juga menegaskan komitmen kedua pihak dalam menciptakan migrasi tenaga kerja yang aman, legal, dan berkelanjutan.

Prefektur Kagawa Butuh Banyak Pekerja Indonesia

Prefektur Kagawa menjadi salah satu wilayah di Jepang yang aktif membuka pintu bagi tenaga kerja asing. Gubernur Kagawa menyatakan bahwa pekerja Indonesia dinilai memiliki etos kerja tinggi serta kemampuan adaptasi yang baik.

Saat ini sudah terdapat ribuan pekerja Indonesia yang bekerja di Kagawa, dan jumlah tersebut diproyeksikan terus meningkat seiring kebutuhan industri lokal (detikNews, 2026).

Sektor yang membutuhkan tenaga kerja antara lain manufaktur, perhotelan, konstruksi, hingga perawatan lansia.

Sektor Prioritas Penempatan Pekerja Migran

Beberapa sektor yang menjadi fokus utama penempatan pekerja Indonesia Jepang meliputi:

  • Manufaktur, terutama industri pengolahan dan pabrik
  • Hospitality dan pariwisata, termasuk hotel dan restoran
  • Konstruksi, seiring pembangunan infrastruktur
  • Caregiver, untuk perawatan lansia dan kesehatan

Pekerja akan dibekali pelatihan bahasa Jepang serta keterampilan teknis sesuai bidang masing-masing sebelum diberangkatkan (ANTARA News, 2026).

KP2MI Perkuat Tata Kelola Pekerja Migran

Selain penempatan tenaga kerja, MoU ini juga menitikberatkan pada penguatan tata kelola pekerja migran. KP2MI menegaskan pentingnya sistem perlindungan, mulai dari pra-keberangkatan hingga kepulangan pekerja ke Indonesia.

Kerja sama ini diharapkan menjadi model penempatan pekerja migran Indonesia ke wilayah lain di Jepang (MetroTVNews, 2026).

Penguatan pelatihan, sertifikasi, dan pengawasan menjadi bagian penting dalam implementasi kesepakatan tersebut.

Dampak Positif bagi Pekerja Indonesia

Kerja sama ini membuka peluang ekonomi yang besar bagi pekerja Indonesia, terutama generasi muda yang ingin bekerja di luar negeri secara legal dan terjamin.

Selain meningkatkan pendapatan, pengalaman kerja di Jepang juga memberikan nilai tambah berupa peningkatan keterampilan, disiplin kerja, dan wawasan internasional.

Kesepakatan antara Indonesia dan Prefektur Kagawa menandai babak baru kerja sama ketenagakerjaan kedua negara. Jepang tidak hanya membutuhkan tenaga kerja, tetapi juga menginginkan pekerja yang terampil dan siap bersaing secara global.

Ikuti terus perkembangan isu pekerja migran, peluang kerja luar negeri, dan berita internasional lainnya hanya di Garap Media.

Referensi

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /