Air Fryer – Alat masak modern yang diminati karena mampu menghasilkan makanan yang renyah dengan penggunaan minyak yang sangat sedikit. Banyak orang menggunakannya untuk menggoreng ayam, kentang, sayuran, hingga makanan beku, sekaligus mengurangi konsumsi minyak harian.
Teknologi ini memanfaatkan sirkulasi udara panas yang mencapai 200°C sehingga mampu memberikan tekstur seperti digoreng dengan minyak. Popularitasnya yang meningkat memunculkan pertanyaan besar: apakah benar air fryer menawarkan pilihan memasak yang lebih sehat?
Cara Kerja Air Fryer
Menggunakan aliran udara panas berkecepatan tinggi sehingga menciptakan efek goreng tanpa perlu merendam makanan dalam minyak. Bahkan, minyak alami dalam makanan dapat menetes ke dasar wadah, sehingga hasilnya lebih rendah lemak (Alodokter, 2023).
Manfaat Air Fryer
- Menurunkan Kandungan Lemak – Metode goreng biasa membutuhkan hingga 750 ml minyak, sedangkan air fryer hanya menggunakan sekitar 15 ml. Penelitian menunjukkan kadar lemak pada kentang goreng dari alat masak ini dapat turun hingga 70%.
- Mendukung Penurunan Berat Badan – Karena lebih rendah lemak dan kalori, makanan yang dimasak dengan alat masak ini dapat membantu menjaga berat badan tetap ideal.
- Mengurangi Pembentukan Akrilamida – Makanan berkarbohidrat yang digoreng pada suhu tinggi berpotensi menghasilkan akrilamida. Dengan penggunaan alat masak ini, kadar akrilamida dilaporkan dapat menurun hingga 90%.
- Membuat Sayuran Lebih Menarik – Sayuran seperti wortel, brokoli, buncis, dan kol dapat menjadi lebih renyah, sehingga mendorong konsumsi sayur yang lebih bervariasi.
- Mengurangi Limbah Minyak – Karena memakai sedikit minyak, alat masak ini membantu mengurangi limbah minyak bekas yang biasanya dihasilkan dari proses menggoreng (Alodokter, 2023).
Apakah Air Fryer Lebih Sehat?
Dapat mengurangi penggunaan minyak tambahan sehingga membantu menurunkan asupan lemak jenuh dan kalori. Mengurangi makanan berlemak menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kesehatan tubuh dan menghindari risiko penyakit kronis seperti obesitas dan gangguan jantung (Halodoc, 2025).
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan
- Menggunakan sedikit minyak.
- Lebih praktis digunakan dan dibersihkan.
- Risiko tumpahan minyak panas lebih kecil.
- Serbaguna untuk berbagai menu.
Kekurangan
- Kapasitas masak cenderung kecil.
- Tekstur berbeda dari gorengan tradisional.
- Harga relatif tinggi.
- Tidak cocok untuk adonan basah (Halodoc, 2025).
Tips Memasak Sehat dengan Air Fryer
- Gunakan bahan segar dan berkualitas.
- Tambahkan sedikit minyak sehat bila diperlukan.
- Atur suhu agar tidak terlalu tinggi untuk mengurangi risiko senyawa berbahaya.
- Variasikan menu, tidak hanya makanan bergaya gorengan.
- Bersihkan alat secara rutin (Halodoc, 2025).
Cara Menggunakan Air Fryer yang Tepat
- Panaskan alat masak ini selama 3 – 5 menit.
- Keringkan makanan dan beri sedikit minyak bila perlu.
- Masukkan makanan tanpa memenuhi keranjang.
- Balik atau kocok makanan di pertengahan waktu.
- Tambah waktu 2 – 3 menit jika belum matang sempurna (Halodoc, 2025).
Penutup
Air Fryer mampu menjadi alternatif yang lebih sehat karena mengurangi kandungan minyak dan kalori pada makanan. Teknologi ini juga menawarkan kemudahan, keamanan, dan fleksibilitas dalam memasak. Jika digunakan dengan tepat, alat masak ini dapat mendukung pola makan yang lebih sehat.
Untuk kamu yang ingin menemukan lebih banyak artikel menarik seputar gaya hidup sehat dan teknologi dapur, jangan lewatkan berita terbaru lainnya di Garap Media.
Referensi:
- Alodokter. (2023). Sehatkah Menggoreng dengan Air Fryer?. Retrieved from https://www.alodokter.com/sehatkah-menggoreng-dengan-air_fryer
- Halodoc. (2025). Benarkah Menggoreng dengan Air Fryer Lebih Sehat?. Retrieved from https://www.halodoc.com/artikel/benarkah-menggoreng-dengan-air_fryer-lebih-sehat
