Film horor legendaris kembali menghantui layar lebar. Scream 7 dipastikan tayang pada 27 Februari 2026 dan menjadi salah satu film Hollywood paling dinantikan awal tahun ini.
Kembalinya Neve Campbell sebagai Sidney Prescott serta munculnya ancaman baru dari Ghostface membuat film ini disebut sebagai salah satu sekuel paling emosional dalam sejarah franchise. Informasi ini telah dikonfirmasi berbagai media internasional dan lokal.
Scream 7 Rilis 27 Februari 2026
Scream 7 akan tayang pada 27 Februari 2026 dengan membawa konflik baru yang berfokus pada keluarga Sidney Prescott (Suara.com, 2026). Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa kali ini Ghostface kembali meneror kehidupan Sidney, bahkan mengancam putrinya.
Tak hanya itu, dalam daftar film bioskop Februari 2026, Suara.com kembali memasukkan Scream 7 sebagai salah satu rilisan utama bulan tersebut (Suara.com, 2026). Hal ini menunjukkan bahwa film ini menjadi salah satu tontonan global yang juga mendapat sorotan di Indonesia.
Kembalinya Sidney di Scream 7
Kabar paling mengejutkan sekaligus menggembirakan bagi penggemar adalah kembalinya Neve Campbell sebagai Sidney Prescott. Campbell mengungkapkan optimismenya terhadap masa depan franchise ini dan bahkan membuka peluang untuk Scream 8 jika respons penonton positif (People, 2026).
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Scream 7 bukan sekadar lanjutan cerita, melainkan bisa menjadi fondasi baru untuk pengembangan waralaba ke depan.
Keterlibatan David Arquette dalam materi promosi terbaru, termasuk teaser yang memperlihatkan suara Dewey kembali muncul, menambah nuansa nostalgia kuat bagi penggemar lama (Entertainment Weekly, 2026).
Arah Cerita Lebih Personal dan Emosional
Berbeda dari beberapa seri sebelumnya yang sangat menonjolkan unsur meta-horror, sutradara Kevin Williamson disebut membawa pendekatan yang lebih emosional dalam Scream 7. Film ini tidak lagi terlalu menekankan tujuan meta seperti sebelumnya, melainkan lebih fokus pada cerita karakter (GamesRadar, 2026).
Pendekatan ini dianggap sebagai langkah berani karena franchise Scream selama ini dikenal dengan komentar satir terhadap film horor. Namun perubahan arah tersebut justru dinilai memberi ruang eksplorasi yang lebih dalam terhadap trauma dan dinamika keluarga Sidney.
Promosi film ini dilakukan secara unik, termasuk sesi livestream bersama Neve Campbell yang menonton ulang film pertama sebagai bentuk perayaan warisan franchise (GamesRadar, 2026). Strategi ini memperkuat koneksi emosional antara film terbaru dan sejarah panjang seri Scream.
Sinopsis: Putri Sidney Jadi Target Ghostface
Konflik utama dalam Scream 7 berpusat pada ancaman Ghostface terhadap putri Sidney. Situasi ini membuat teror terasa lebih personal dibanding film-film sebelumnya (Suara.com, 2026).
Jika sebelumnya Sidney berjuang untuk bertahan hidup dari ancaman pembunuh misterius, kini ia harus melindungi keluarganya sendiri. Elemen ini membuat film ketujuh disebut sebagai salah satu babak paling intens dalam franchise.
Scream 7 bukan hanya sekadar sekuel, tetapi babak baru yang membawa ancaman Ghostface ke level yang lebih personal dan emosional. Kembalinya Sidney Prescott menjadi simbol bahwa cerita ini masih memiliki ruang untuk berkembang.
Ikuti terus berita film terbaru hanya di Garap Media untuk mendapatkan update jadwal tayang Indonesia, ulasan mendalam, dan perkembangan dunia perfilman internasional.
Referensi
