RI Siap Terapkan Pembatasan Medsos Anak Mulai 2026, Ancaman Blokir untuk Platform Bandel!

Last Updated: 13 December 2025, 03:00

Bagikan:

Rencana pembatasan medsos anak yang akan diterapkan pemerintah demi keamanan digital generasi muda. Sumber gambar: X/@IndoPopBase.
Table of Contents

RI Siap Terapkan Pembatasan Medsos Anak Mulai 2026, Ancaman Blokir untuk Platform Bandel!

Pemerintah Indonesia semakin dekat untuk menerapkan pembatasan medsos anak sebagai langkah melindungi generasi muda dari konten berbahaya di dunia digital. Aturan ini akan mulai berlaku pada Maret 2026, sesuai penjelasan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid kepada media lokal Indonesia.

Langkah ini menjadi bagian dari Peraturan Pemerintah tentang Perlindungan Anak di Ruang Digital yang telah ditandatangani. Pemerintah menilai bahwa penggunaan media sosial tanpa batasan usia telah meningkatkan risiko paparan konten tidak layak usia, cyberbullying, dan masalah kesehatan mental.

Apa Itu Pembatasan Medsos Anak?

Dasar Kebijakan Pemerintah

Kebijakan ini berlandaskan PP yang mengatur perlindungan anak di ruang digital, termasuk kewajiban platform menerapkan verifikasi usia. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa Indonesia siap melarang anak di bawah 16 tahun menggunakan media sosial tanpa pengawasan mulai Maret 2026 (VIV.co.id, 2025).

Selain itu, pemerintah memastikan bahwa platform wajib menyediakan mekanisme keamanan tambahan sebelum mengizinkan akses kepada remaja, sejalan dengan kebutuhan untuk menekan risiko konten berbahaya (ANTARA News, 2025).

Tujuan dan Alasan Pembatasan

Pembatasan ini dibuat untuk memastikan anak-anak tidak terekspos pada konten kekerasan, pornografi, perundungan online, manipulasi algoritma, hingga potensi eksploitasi digital. Pemerintah menilai bahwa langkah tegas diperlukan sebagai respons terhadap meningkatnya ancaman digital terhadap anak.

Menurut ANTARA News (2025), aturan ini bukan untuk menghambat akses, melainkan untuk melindungi perkembangan mental dan emosional anak.

Perbandingan Internasional

Australia sebagai Pelopor

Australia resmi melarang akses media sosial bagi pengguna di bawah 16 tahun mulai Desember 2025, menjadi negara pertama yang menerapkan aturan seketat itu. Kebijakan ini berdampak pada akses ke platform seperti TikTok, Instagram, Facebook, YouTube, dan X (Katadata, 2025).

Kebijakan Indonesia yang mulai berlaku 2026 dinilai sejalan dengan langkah global dalam meningkatkan keamanan digital anak.

Negara Lain Menyusul

Prancis juga menggodok kebijakan serupa dengan batas usia minimal penggunaan media sosial untuk anak di bawah umur (ANTARA, 2025).

Tantangan Implementasi di Indonesia

Verifikasi Usia

Pemerintah mewajibkan platform menerapkan sistem verifikasi usia yang lebih akurat, seperti pengecekan KTP atau verifikasi identitas lainnya sebelum memberikan akses ke fitur media sosial untuk remaja.

Risiko Privasi

Meski demikian, pakar mengingatkan bahwa metode verifikasi usia harus tetap menjaga privasi dan keamanan data anak. Tantangan ini menjadi perhatian serius pemerintah dan platform digital.

Komentar Publik dan Tanggapan

Dukungan Orang Tua

Mayoritas orang tua di Indonesia menyambut baik kebijakan ini, menganggapnya sebagai upaya yang tepat untuk mengurangi dampak negatif media sosial terhadap anak (Jakarta Post, 2025).

Kekhawatiran dari Peneliti

Sebagian peneliti digital mengingatkan bahwa pembatasan perlu diimbangi dengan edukasi literasi digital agar tidak membuat anak sepenuhnya “buta teknologi” dan tetap mampu beradaptasi di dunia digital.

Dampak Kebijakan terhadap Ekosistem Digital

Kebijakan ini memaksa platform media sosial untuk menyesuaikan model operasionalnya di Indonesia. Platform yang tidak mematuhi aturan berpotensi dikenakan sanksi hingga pemblokiran.

Menurut ANTARA News (2025), langkah ini merupakan cara memperkuat ekosistem digital Indonesia sekaligus menjaga daya saing sumber daya manusia muda.

Rencana besar pemerintah menerapkan pembatasan medsos anak pada 2026 menunjukkan keseriusan dalam menghadapi tantangan dunia digital. Kebijakan ini diharapkan dapat melindungi generasi muda dari paparan konten berbahaya sekaligus memberikan ruang bagi pertumbuhan digital yang sehat.

Terus pantau berita seputar teknologi dan kebijakan digital lainnya di Garap Media. Banyak artikel menarik lainnya yang dapat membantu memahami perkembangan dunia digital.

Referensi

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /