Sebanyak 25 ekor sapi Kurban yang telah diproses menjadi 3.150 kaleng kornet telah diberikan kepada 525 keluarga penyintas di Jalur Gaza, Palestina. Selain itu, Sedekah Daging Kaleng juga menghadirkan manfaat besar bagi 3.003 keluarga penerima manfaat melalui distribusi 18.018 kaleng kornet, setara 143 ekor sapi.
Hal ini merupakan salah satu program dari BSI Maslahat yang memulai program Kurban Maslahat untuk Palestina ini dengan melibatkan masyarakat Indonesia melalui kanal BYOND by BSI, laman digital.bsimaslahat.or.id dan kanal digital lainnya.
Dikutip dari keterangan pers BSI maslahat pada Jumat (23/1), penggalangan dana merangkul para muhsinin yang ingin menghadirkan manfaat lebih luas khususnya di wilayah yang masih berada dalam bayang-bayang konflik kemanusiaan di Palestina.
Banyak yang ingin menjadikan momen Kurban sebagai jalan berbagi, bukan hanya untuk lingkungannya, tetapi juga untuk mereka yang berada di wilayah konflik. Hal ini menunjukkan karakter kepedulian sosial yang telah mengakar kuat pada bangsa Indonesia.
Perjalanan Kurban Mudhohi dan Sedekah Daging Kaleng
Sedekah daging untuk rakyat Palestina ini menempuh se rangkaian proses yang panjang, penuh tantangan, dan memerlukan koordinasi lintas negara. Dengan tekad yang kuat, serta dukungan mitra strategis Al Khair Foundation, amanah dari masyarakat Indonesia akhirnya dapat diproses secara profesional sejak tahap awal hingga siap disalurkan kepada keluarga penyintas di Jalur Gaza.
Proses penyembelihan dilakukan secara profesional dan higienis melalui lima tahapan:
- Pemeriksaan kesehatan dan kelayakan hewan
- Penyembelihan
- Pengulitan
- Pendinginan
- Pemisahan tulang dan daging Setelah itu, daging dikemas dalam kaleng di Uni Emirat Arab.
Proses pengemasan kurang lebih memakan waktu 3 bulan. Setelah itu disimpan di gudang Jordan untuk menunggu perizinan masuk oleh pihak penjajah dan menunggu situasi lebih kondusif di Jalur Gaza. Daging kaleng dipilih karena lebih awet (hingga dua tahun), bernutrisi tinggi, mudah distribusi, serta aman dikonsumsi dalam situasi darurat. Metode ini juga menjadi bentuk ikhtiar untuk memastikan amanah kurban benar-benar sampai ke tangan penerima manfaat, tanpa terhalang hambatan logistik maupun keamanan.
Baca juga: Virus Nipah Mengintai dari Buah Bekas Kelelawar, IDAI Ingatkan Orang Tua
Tantangan Distribusi ke Palestina
Pada 5 Januari 2026, amanah kurban dan sedekah daging dari masyarakat Indonesia berhasil memasuki Jalur Gaza. Amanah tersebut pertama kali diberangkatkan dari Yordania, melalui Pelabuhan Aqaba, kemudian diangkut menggunakan kapal menuju Pelabuhan Arish di Mesir.
Setibanya di Pelabuhan El-Arish, bantuan diproses melalui jalur logistik dan melanjutkan perjalanan menuju perbatasan Palestina.
Sedekah daging kaleng ini disalurkan melalui tiga tahapan distribusi. Pertama, bantuan didistribusikan langsung ke tenda-tenda pengungsian pada 8 Januari 2026. Tahap kedua dilakukan melalui gudang penyimpanan sebagai pusat distribusi pada 19 Januari 2026. Selanjutnya, pada 15 Januari 2026, bantuan diberikan dalam bentuk paket makanan hangat.
Truk kontainer yang membawa amanah Kurban dan Sedekah Daging Kaleng sampai di salah satu pengungsian di Jalur Gaza menjelang malam.
Para relawan bahkan memasak daging tersebut bersama para pengungsi. Mereka menyalakan tungku sederhana di antara tenda-tenda yang berdiri rapat. Aroma masakan mulai menyebar dan menghangatkan suasana malam yang dingin. Anak-anak berkumpul dengan mata berbinar, menunggu giliran untuk menikmati makanan bergizi yang jarang mereka dapatkan di tengah krisis berkepanjangan.
Dalam situasi seperti ini, satu kaleng daging bukan hanya makanan tapi sumber energi bagi keluarga yang bertahan di pengungsian.
Situasi Darurat Kelaparan di Palestina
Dilansir dari wantimpres.go.id (2025), PBB dan lembaga bantuan internasional menyatakan bahwa bencana kelaparan di Jalur Gaza semakin meluas.
Data tersebut memperlihatkan kondisi darurat kemanusiaan di Jalur Gaza. Situasi kelaparan yang semakin luas menunjukkan betapa mendesaknya bantuan pangan bagi warga Gaza.
Referensi
Andayani, R. (2025). PBB nyatakan bencana kelaparan di Gaza semakin parah. CNN Indonesia.
