Rekapan Tunggal Putra Indonesia Babak 32 Besar China Masters 2025: Jonatan Melaju, Ginting Tersingkir
China Masters 2025 memasuki babak 32 besar dengan menghadirkan cerita berbeda bagi dua wakil tunggal putra Indonesia. Jonatan Christie sukses membuka langkahnya dengan kemenangan penting, sementara Anthony Sinisuka Ginting harus terhenti lebih awal. Artikel ini akan mengulas perjalanan keduanya, serta lawan yang akan dihadapi Jonatan di babak 16 besar.
Jonatan Christie Mantap ke 16 Besar
Jonatan Christie tampil penuh determinasi saat menghadapi Kenta Nishimoto dari Jepang. Pertandingan berlangsung ketat dengan reli panjang dan skor tipis, namun Jojo akhirnya berhasil menyelesaikan laga dengan kemenangan 21-19, 21-19.
Kemenangan ini menjadi bukti konsistensi Jonatan dalam menjaga fokus di momen penting. Ia mengakui kondisi shuttlecock di China Masters yang cenderung cepat membuatnya harus lebih sabar dalam mengatur tempo permainan. Dengan hasil ini, Jonatan memastikan tiket ke babak 16 besar.
Anthony Ginting Harus Pulang Lebih Awal
Nasib berbeda dialami Anthony Ginting. Menghadapi tunggal putra Malaysia, Leong Jun Hao, Ginting harus menyerah dalam pertarungan tiga gim dengan skor 19-21, 21-5, 10-21.
Setelah kalah tipis di gim pertama, Ginting sempat bangkit luar biasa dengan dominasi penuh di gim kedua. Namun, pada gim penentuan ia kehilangan konsistensi, banyak melakukan kesalahan sendiri, dan akhirnya tersingkir. Kekalahan ini tentu menjadi pukulan, mengingat Ginting diharapkan bisa melangkah jauh di turnamen ini.
Lawan Jonatan di Babak 16 Besar
Melaju ke babak 16 besar, Jonatan Christie akan berhadapan dengan Lin Chun-Yi dari Chinese Taipei. Laga ini diprediksi berlangsung sengit mengingat Lin dikenal sebagai pemain dengan permainan cepat dan agresif.
Jojo harus mampu menjaga fokus, konsistensi, serta adaptasi dengan kondisi lapangan agar bisa melanjutkan langkahnya ke perempat final. Duel ini sekaligus menjadi ujian penting bagi Jojo dalam mempertahankan asa tunggal putra Indonesia di China Masters 2025.
Alwi Farhan Belum Mampu Tembus Persaingan
Pemain muda, Alwi Farhan, harus mengakui keunggulan tunggal putra tuan rumah Li Shi Feng. Dalam laga dua gim, Alwi kalah 16-21, 9-21 tanpa mampu memberi perlawanan berarti.
Hasil ini menjadi pelajaran berharga bagi Alwi yang baru menapaki level elite turnamen. Gap pengalaman dan kualitas permainan terlihat jelas, sehingga ia masih perlu banyak jam terbang dan adaptasi menghadapi lawan dengan peringkat lebih tinggi.
Evaluasi dan Harapan
Dengan hasil di babak 32 besar, Jonatan menjadi satu-satunya wakil tunggal putra Indonesia yang masih bertahan. Kemenangan atas Nishimoto menjadi modal berharga, tetapi tantangan berat menunggu di babak 16 besar.
Bagi Ginting, kekalahan ini seharusnya menjadi bahan refleksi agar bisa kembali menemukan konsistensinya di turnamen berikutnya. Indonesia kini menaruh harapan penuh pada Jojo untuk menjaga bendera Merah Putih tetap berkibar di sektor tunggal putra.
Babak 32 besar China Masters 2025 memberi cerita kontras bagi tunggal putra Indonesia. Jonatan Christie berhasil melangkah ke 16 besar untuk menghadapi Lin Chun-Yi, sementara Anthony Ginting harus terhenti lebih awal. Ikuti terus perkembangan pertandingan dan analisis bulu tangkis Indonesia hanya di Garap Media.
Lampiran Referensi
