Rekap Lengkap Hasil Tunggal Putri Indonesia di Babak 32 Besar Denmark Open 2025
Turnamen Denmark Open 2025 menjadi ajang penting bagi para pebulutangkis dunia, termasuk wakil-wakil dari Indonesia. Di sektor tunggal putri, dua nama andalan Tanah Air tampil di babak 32 besar, yaitu Putri Kusuma Wardani (Putri KW) dan Gregoria Mariska Tunjung. Namun, hasil yang diraih keduanya berbanding terbalik.
Pertandingan yang berlangsung di Jyske Bank Arena, Odense, Denmark, memperlihatkan semangat berbeda dari masing-masing pemain. Sementara Putri KW mampu menunjukkan permainan solid dan melaju ke babak 16 besar, Gregoria harus angkat koper lebih awal setelah dikalahkan wakil Skotlandia.
Hasil dan Statistik Pertandingan
Putri KW Lolos ke Babak 16 Besar
Putri Kusuma Wardani membuka langkahnya dengan gemilang. Ia mengalahkan wakil India, Anmol Kharb, dua gim langsung dengan skor 21-9, 21-14 pada babak 32 besar Denmark Open 2025 (DetikSport, 2025).
Pada gim pertama, Putri langsung mendominasi pertandingan dan memimpin 11-5 di interval. Ia menutup gim tersebut dengan skor 21-9. Di gim kedua, Anmol sempat unggul 9-4, namun Putri berhasil bangkit dan merebut kemenangan dengan skor 21-14 setelah menunjukkan kemampuan bertahan dan serangan yang lebih terarah (BolaSport, 2025).
Dengan kemenangan ini, Putri memastikan satu tempat di babak 16 besar dan menjadi satu-satunya wakil tunggal putri Indonesia yang melanjutkan perjuangan di turnamen tersebut.
Gregoria Mariska Tersingkir Lebih Awal
Hasil berbeda diraih Gregoria Mariska Tunjung yang harus tersingkir setelah kalah dari Kirsty Gilmour (Skotlandia) dengan skor 7-21, 14-21 (Liputan6, 2025). Kekalahan ini cukup mengejutkan karena Gregoria memiliki rekor pertemuan yang lebih baik dari Gilmour di laga-laga sebelumnya.
Dalam pertandingan tersebut, Gregoria tampak kesulitan menemukan ritme permainan dan banyak melakukan kesalahan sendiri. Ia juga gagal keluar dari tekanan lawan yang tampil agresif sejak awal gim pertama (Okezone, 2025).
Kegagalan Gregoria menandai berakhirnya perjalanan sebagian besar wakil Indonesia di sektor tunggal putri. Sementara itu, fokus publik kini beralih pada perjuangan Putri KW yang akan menghadapi lawan berat di babak 16 besar.
Analisis dan Evaluasi
Kemenangan Putri KW menjadi sinyal positif bahwa regenerasi di sektor tunggal putri Indonesia mulai menunjukkan hasil. Penampilannya yang konsisten, adaptif terhadap kondisi lapangan, dan kemampuannya membalikkan keadaan menjadi faktor kunci keberhasilan. Di sisi lain, kekalahan Gregoria menunjukkan pentingnya menjaga konsistensi performa, terutama dalam menghadapi lawan yang tampil tanpa beban.
Menurut laporan dari DetikSport (2025), pelatih sektor tunggal putri menilai bahwa pengalaman bertanding dan kesiapan mental menjadi aspek yang masih harus ditingkatkan. Ini sejalan dengan misi PBSI untuk memperkuat daya saing tunggal putri di kancah dunia.
Tantangan Babak 16 Besar
Putri KW dijadwalkan menghadapi Tomoka Miyazaki dari Jepang pada babak 16 besar. Lawan ini dikenal memiliki daya tahan tinggi dan teknik bertahan yang kuat. Laga ini diprediksi akan menjadi ujian berat bagi Putri untuk membuktikan konsistensinya di level elit.
Apabila mampu menjaga fokus dan menghindari kesalahan sendiri, peluang untuk melangkah ke perempat final terbuka lebar. Performa Putri di laga sebelumnya menunjukkan bahwa ia memiliki kemampuan untuk bersaing dengan pemain papan atas.
Rekapan babak 32 besar Denmark Open 2025 memperlihatkan hasil yang kontras bagi sektor tunggal putri Indonesia. Putri KW berhasil melangkah ke babak 16 besar dengan penampilan menjanjikan, sementara Gregoria Mariska harus puas tersingkir lebih awal. Meski demikian, hasil ini menjadi bahan evaluasi penting bagi PBSI dalam menyiapkan atlet muda yang lebih siap menghadapi tekanan turnamen besar.
Publik tentu berharap agar Putri KW dapat terus membawa semangat juang tinggi di babak selanjutnya. Untuk kabar terbaru seputar bulu tangkis dan prestasi atlet Indonesia, terus ikuti pemberitaan eksklusif lainnya hanya di Garap Media.
Referensi
