Real Madrid mulai membuka peluang besar untuk merekrut gelandang top Manchester City, Rodri, pada bursa transfer mendatang. Langkah ini muncul setelah klub kehilangan Toni Kroos yang pensiun dan Luka Modric yang hengkang.
Kehilangan dua figur sentral itu membuat Real Madrid masih mencari kestabilan dan kesinambungan di lini tengah. Klub belum menemukan kombinasi yang benar-benar mendekati trio Kroos, Casemiro, dan Modric. Berbagai komposisi dengan Jude Bellingham, Aurelien Tchouameni, Eduardo Camavinga, dan Federico Valverde telah dicoba. Akan tetapi, keseimbangan ideal yang diharapkan belum juga terwujud secara konsisten.
Kebutuhan Real Madrid di Lini Tengah
Manajemen Real Madrid kini memantau pasar transfer menjelang musim panas demi menemukan sosok yang sesuai dengan sistem permainan tim. Beberapa nama seperti Vitinha, Enzo Fernandez, dan Aleksandar Pavlovic masuk dalam radar klub. Selain pemain mapan, sejumlah talenta muda juga dipertimbangkan sebagai investasi masa depan. Salah satunya adalah gelandang AZ Alkmaar, Kees Smit, yang dinilai memiliki potensi besar.
Di antara semua kandidat, Rodri menjadi nama yang paling sering dikaitkan dengan kepindahan ke Santiago Bernabeu. Banyak pihak di internal klub menilai ia sebagai pengganti paling ideal untuk peran Kroos. Situasi kontrak Rodri ikut memicu spekulasi. Masa baktinya di Manchester City masih berlaku hingga 2027, tetapi masa depannya belum sepenuhnya pasti. Ayah Rodri, Antonio Hernandez, memberi pernyataan yang membuka ruang interpretasi terkait kelanjutan karier putranya. Ia mengatakan, “Saya tidak bisa mengatakan apa pun. Dia sangat nyaman di tempatnya sekarang, tetapi mungkin dia sendiri belum tahu di mana akan bermain. Ia sedang bernegosiasi, tetapi saya tidak tahu apa-apa. Sejarahnya belum ditulis.”
Faktor Cedera dan Usia Rodri Menjadi Pertimbangan Real Madrid
Rodri bergabung dengan Manchester City pada 2019 dan menjadi pemain kunci dalam era sukses Pep Guardiola. Ia bahkan mencetak gol penentu yang membawa City meraih gelar Liga Champions pertama mereka. Guardiola pernah melabeli Rodri sebagai pemain yang “tidak tergantikan” dalam skema timnya.
Namun, kondisi fisiknya dalam satu setengah tahun terakhir menjadi perhatian serius. Pada September 2024, Rodri mengalami cedera ligamen lutut anterior yang memaksanya menepi lama. Setelah kembali bermain, ia hanya mencatat 14 penampilan akibat cedera otot yang datang berulang. Kondisi tersebut membuat Real Madrid harus mempertimbangkan risiko jangka panjang jika ingin merekrutnya. Usia yang kini 29 tahun dan riwayat cedera bisa memengaruhi kontribusinya di level tertinggi dalam beberapa musim ke depan.
Kemungkinan kepindahan Rodri ke Spanyol masih belum dapat dipastikan. Namun, Real Madrid dinilai perlu memikirkan opsi lain yang lebih sesuai dengan visi masa depan klub, tapi tetap mampu memberikan stabilitas yang dibutuhkan di lini tengah.
Penutup
Keseriusan Real Madrid dalam merekrut Rodri menunjukkan fokus klub untuk menjaga stabilitas dan kualitas lini tengah Los Blancos. Meski kepindahan ini belum pasti, langkah ini menjadi salah satu sorotan utama bursa transfer musim panas.
Jangan lewatkan berita lainnya seputar real madrid, rodri, manchester city, transfer, liga spanyol, los blancos, bursa transfer, lini tengah, sepak bola, tim elit hanya di Garap Media.
Referensi:
- Liputan6. (2026). Real Madrid Berpeluang Rekrut Pilar Manchester City. Retrieved from https://www.liputan6.com/bola/read/6278106/real-madrid-berpeluang-rekrut-pilar-manchester-city
