Rantai Motor Kendur? Jangan Langsung Dipotong! Ini Risikonya

Last Updated: 23 February 2026, 11:43

Bagikan:

rantai motor kendur
Foto: Jawa Pos
Table of Contents

Rantai motor kendur kerap membuat pemilik kendaraan merasa tidak nyaman saat berkendara. Suara berisik hingga tarikan yang terasa kurang responsif sering menjadi tanda awal bahwa komponen ini mulai bermasalah dan membutuhkan perhatian segera.

Tak sedikit pemilik motor memilih cara cepat dengan memotong dua mata rantai agar ketegangannya kembali normal. Sekilas terlihat praktis dan hemat biaya, tetapi langkah ini menyimpan risiko yang tidak boleh diabaikan karena dapat berdampak pada komponen lainnya.

Rantai Motor Kendur dan Solusi Instan yang Sering Dipilih

Rantai motor kendur umumnya terjadi karena pemakaian. Ketika setelan standar sudah mencapai batas maksimal, sebagian pemilik kendaraan memutuskan untuk memotong dua mata rantai. Tujuannya agar jarak antara roda dan mesin menjadi lebih pendek sehingga rantai kembali terasa kencang. Cara ini memang terlihat sederhana. Selain tidak memerlukan biaya besar, langkah tersebut juga dianggap sebagai solusi cepat, terutama bagi pemilik motor yang belum memiliki waktu atau dana untuk mengganti satu set rantai dan gir.

Namun, perlu dipahami bahwa rantai yang sudah mengalami pemanjangan sebenarnya menandakan komponen tersebut telah mendekati batas usia pakai. Artinya, rantai sudah tidak lagi bekerja secara optimal dan seharusnya dipertimbangkan untuk diganti. Dalam kondisi tertentu, khususnya pada motor bebek, pemotongan rantai masih bisa dilakukan sebagai solusi sementara. Meski demikian, cara ini tetap tidak disarankan untuk penggunaan jangka panjang.

Risiko Besar di Balik Pemotongan Rantai Motor Kendur

Masalah mulai muncul ketika rantai yang telah dipotong digunakan dalam waktu lama, terutama pada motor sport dengan kapasitas mesin lebih besar. Perubahan panjang rantai dapat mengganggu keseimbangan kerja gir set. Sejak awal, gir dan rantai dirancang untuk bekerja sebagai satu kesatuan dengan ukuran tertentu. Ketika panjang rantai diubah, distribusi beban menjadi tidak merata. Akibatnya, gir akan lebih cepat aus dan bentuknya dapat berubah menjadi runcing.

Kondisi tersebut membuat kinerja sistem penggerak motor menurun. Pada motor sport, risikonya semakin besar karena tenaga mesin yang disalurkan lebih tinggi dibandingkan motor bebek. Rantai yang sudah dipotong juga cenderung lebih cepat rusak dan tidak bertahan lama. Jika terus dibiarkan, keausan komponen dapat memicu kerusakan lanjutan. Dampaknya bukan hanya meningkatkan biaya perawatan, tetapi juga memperbesar risiko kecelakaan di jalan.

Ancaman Keselamatan Akibat Rantai Motor Kendur yang Dipotong

Risiko paling berbahaya dari pemotongan rantai adalah potensi rantai putus saat digunakan. Kondisi ini semakin berisiko jika rantai sebelumnya sudah dipotong dan tetap dipaksakan untuk pemakaian harian. Saat rantai putus di tengah perjalanan, komponen tersebut bisa melilit gir dan menyebabkan roda belakang terkunci secara mendadak. Situasi ini sangat berbahaya, terutama ketika motor melaju dengan kecepatan tinggi, karena pengendara bisa kehilangan kendali.

Dalam keadaan darurat, pemotongan rantai memang masih dapat dijadikan solusi sementara hingga pemilik memiliki waktu dan biaya untuk mengganti komponen secara menyeluruh. Namun untuk penggunaan jangka panjang, langkah ini sangat tidak dianjurkan.

Solusi yang Lebih Dianjurkan

Penggantian rantai dan gir set secara bersamaan menjadi pilihan terbaik demi menjaga performa serta keamanan berkendara secara menyeluruh dan maksimal. Mengganti hanya salah satu komponen berisiko membuat kinerja sistem penggerak tidak optimal.

Bagi pemilik motor yang belum memahami prosedur perawatan dengan benar, disarankan melakukan servis di bengkel resmi agar seluruh proses dilakukan sesuai standar pabrikan. Dengan perawatan yang tepat, risiko akibat rantai motor kendur bisa diminimalkan tanpa harus mengambil langkah berisiko seperti memotong rantai.

Penutup

Rantai motor kendur memang kerap dianggap masalah sepele, tetapi penanganan yang kurang tepat dapat berujung pada kerusakan serius hingga ancaman keselamatan. Memotong rantai mungkin terasa praktis, namun risiko jangka panjangnya jauh lebih besar dibandingkan manfaat sesaat.

Jangan lewatkan berita lainnya seputar otomotif, teknologi, bisnis, gaya hidup, kebijakan publik, hiburan, dan tren terkini hanya di Garap Media.

Referensi:

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /