Rahasia Gelap Pohon Manchineel Buah Tropis yang Tampak Cantik Tapi Mematikan
Di sepanjang pantai tropis Karibia dan Florida, terdapat sebuah pohon dengan buah kecil menyerupai apel hijau yang tampak segar. Namun, keindahan itu menipu. Pohon tersebut bernama Hippomane mancinella, atau lebih dikenal sebagai manchineel. Buahnya dikenal dengan julukan little apple of death karena kandungan racunnya yang sangat kuat dan berbahaya bagi manusia (University of Florida IFAS, n.d.).
Penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh bagian pohon manchineel mengandung zat beracun — mulai dari daun, kulit batang, getah, hingga buahnya. Bahkan, hanya berdiri di bawah pohon ini saat hujan bisa menyebabkan luka bakar di kulit akibat getah yang larut dalam air (PMC, 2019).
Bahaya Utama dari Manchineel Buah
Buah yang Tampak Menarik tapi Mematikan
Buah manchineel berwarna hijau kekuningan, menyerupai apel kecil yang tampak manis. Namun, ketika dikonsumsi, buah ini menyebabkan sensasi terbakar di tenggorokan, nyeri perut hebat, dan diare. Studi di Prancis mencatat 97 kasus keracunan akibat konsumsi buah ini dengan gejala umum berupa sakit tenggorokan, pembengkakan mulut, dan gangguan pencernaan berat (PubMed, 2019).
Getahnya yang berwarna putih juga sangat beracun. Jika terkena kulit, dapat menyebabkan lepuhan, iritasi, bahkan luka bakar kimia. Kontak dengan mata dapat mengakibatkan kebutaan sementara. Karena itu, pohon ini sering diberi tanda peringatan di sekitar wilayah pertumbuhannya.
Habitat dan Persebaran Pohon Manchineel
Tumbuh di Kawasan Tropis dan Subtropis
Manchineel banyak ditemukan di daerah pantai Karibia, Florida bagian selatan, Amerika Tengah, hingga bagian utara Amerika Selatan. Pohon ini biasanya tumbuh di daerah berpasir dan di tepi mangrove, berperan penting dalam mencegah erosi pantai dan melindungi ekosistem pesisir (University of Florida IFAS, n.d.).
Fungsi Ekologis
Meski sangat beracun, manchineel tetap memiliki peran ekologis penting. Akar pohonnya membantu menahan tanah pantai dari abrasi, dan tajuknya berfungsi sebagai penahan angin laut yang kuat. Dengan kata lain, pohon ini menjadi pelindung alami ekosistem pantai, walau berisiko tinggi bagi manusia yang mendekatinya.
Fakta Menarik tentang Racun Manchineel
Racun pada manchineel mengandung zat kimia yang disebut phorbol ester, yang dikenal sebagai senyawa penyebab peradangan kulit ekstrem. Pembakaran kayu pohon ini bahkan berbahaya karena asapnya dapat menyebabkan iritasi pada mata dan saluran pernapasan (PMC, 2019).
Beberapa masyarakat lokal menandai pohon ini dengan cat merah atau papan peringatan agar wisatawan tidak mendekat. Namun, kasus keracunan masih terjadi karena banyak yang tidak mengenalinya.
Langkah Pencegahan dan Edukasi Publik
Hindari Kontak Langsung
Pakar lingkungan menyarankan agar siapa pun tidak menyentuh, mencicipi, atau bahkan berteduh di bawah pohon manchineel. Jika terkena getahnya, segera cuci dengan air bersih dan cari bantuan medis secepat mungkin.
Edukasi Wisatawan dan Penduduk Lokal
Pemerintah di beberapa negara tropis telah memasang tanda peringatan di dekat area tumbuhnya manchineel untuk mencegah kecelakaan. Edukasi ini penting, terutama di kawasan wisata pantai, agar pengunjung tidak salah mengira buahnya sebagai apel liar yang bisa dimakan.
Pohon manchineel membuktikan bahwa tidak semua keindahan alam aman untuk disentuh. Buahnya yang tampak manis ternyata menyimpan racun mematikan yang telah mencederai banyak orang selama bertahun-tahun. Mengenali pohon ini adalah langkah kecil yang bisa menyelamatkan nyawa di daerah tropis.
Untuk Anda yang gemar menjelajahi alam, tetap waspada dan terus baca artikel menarik lainnya di Garap Media. Temukan kisah unik dan fakta mengejutkan seputar dunia sains, lingkungan, dan keajaiban alam hanya di portal berita terpercaya ini.
Referensi:
