Rahasia Gelap di Balik Makan Malam: Bikin Gendut?

Last Updated: 8 August 2025, 00:53

Bagikan:

Malam yang tenang, tapi kalori tetap berjalan.
Table of Contents

Rahasia Gelap di Balik Makan Malam: Bikin Gendut?

Banyak orang percaya bahwa makan malam bikin gendut, terutama jika dilakukan terlalu larut atau dengan porsi berlebihan. Tapi, apakah benar waktu makan di malam hari adalah penyebab utama naiknya berat badan? Atau sebenarnya ada faktor lain yang lebih berpengaruh, seperti jenis makanan, kebiasaan tidur, dan gaya hidup? Dalam artikel ini, kita akan mengulas fakta ilmiah di balik anggapan bahwa makan malam menyebabkan kegemukan, serta cara mengatasinya tanpa harus melewatkan waktu makan penting ini.


Mengapa Makan Malam Sering Disalahkan?

Tubuh Lebih Sedikit Bergerak di Malam Hari

Salah satu alasan utama makan malam dianggap bikin gendut adalah karena setelah makan, tubuh tidak banyak beraktivitas. Energi dari makanan akhirnya tidak dibakar, melainkan disimpan sebagai lemak. Pada malam hari, metabolisme juga cenderung melambat karena tubuh bersiap untuk tidur. Jika kamu makan dalam porsi besar dan langsung tidur, kalori yang tidak terpakai bisa berkontribusi pada penambahan berat badan.

Pola Tidur yang Terganggu Bisa Picu Kenaikan Berat Badan

Makan malam terlalu larut atau terlalu berat bisa mengganggu kualitas tidur. Gangguan tidur yang kronis memengaruhi hormon ghrelin dan leptin, yang mengatur rasa lapar dan kenyang. Akibatnya, kamu akan merasa lebih lapar keesokan harinya dan lebih sulit mengontrol nafsu makan. Ini menjadi siklus yang bisa berujung pada obesitas jika dibiarkan terus-menerus.


Makan Malam Tak Harus Bikin Gendut

Waktu dan Jenis Makanan Lebih Penting

Kuncinya bukan pada waktu makan malam, tetapi pada apa yang kamu makan dan berapa banyak. Makan malam dengan komposisi seimbang — misalnya sayuran, protein tanpa lemak, dan karbohidrat kompleks — tidak akan bikin gendut. Justru tubuh tetap membutuhkan asupan nutrisi meski di malam hari, terutama jika kamu beraktivitas hingga malam.

Makan Malam Ideal: Antara Jam 6-8 Malam

Beberapa studi menyarankan waktu makan malam yang ideal adalah sekitar 2–3 jam sebelum tidur. Ini memberi waktu bagi sistem pencernaan untuk bekerja sebelum tubuh benar-benar istirahat. Jika kamu tidur pukul 10 malam, maka makan malam idealnya sebelum pukul 8 malam.

Jangan Lapar Sebelum Tidur, Tapi Juga Jangan Kekenyangan

Tidur dalam kondisi sangat lapar juga bisa mengganggu tidur dan membuat kamu bangun dengan nafsu makan berlebihan. Solusinya? Konsumsi camilan ringan seperti yoghurt, pisang, atau kacang-kacangan jika merasa lapar menjelang tidur. Hindari makanan tinggi lemak, gula, atau digoreng.


Kesalahan Umum Saat Makan Malam

Porsi Terlalu Besar

Banyak orang menjadikan makan malam sebagai ‘momen balas dendam’ setelah seharian sibuk dan lupa makan. Akibatnya, porsi makan malam jadi sangat besar, bahkan melebihi kebutuhan kalori harian.

Makan Sambil Nonton TV atau Main HP

Kebiasaan ini membuat kamu makan tanpa sadar seberapa banyak yang sudah masuk ke perut. Otak tidak fokus pada sinyal kenyang, sehingga kamu bisa makan lebih dari yang dibutuhkan tubuh.

Melewatkan Sarapan dan Makan Siang

Jika kamu terbiasa melewatkan sarapan atau makan siang, makan malam bisa jadi ajang ‘balas dendam’ yang tidak sehat. Ini memicu pola makan tidak teratur dan memperbesar risiko obesitas.


Jadi, apakah makan malam bikin gendut? Jawabannya: bisa iya, bisa tidak. Yang paling penting adalah menjaga komposisi makanan, porsi, dan waktu makan malam yang tepat. Hindari makan larut malam dan makanan tinggi kalori sebelum tidur. Jika dilakukan dengan bijak, makan malam justru bisa membantu menjaga keseimbangan energi tubuh.

Untuk informasi gaya hidup sehat lainnya, jangan lewatkan berita menarik dan edukatif lainnya hanya di Garap Media!

Referensi:

  1. Harvard Health Publishing 
  2. Cleveland Clinic 
  3. National Institute of Health

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /