QRIS Global Masuk China & Korea Selatan Mulai 2026: Ekspansi Pembayaran Digital Terbesar BI
Rencana ekspansi qris global ke China dan Korea Selatan semakin diperkuat setelah Bank Indonesia (BI) memastikan bahwa interkoneksi pembayaran berbasis QR dengan kedua negara ditargetkan berjalan pada tahun 2026. Konfirmasi ini disampaikan dalam sejumlah pernyataan resmi BI dan laporan media lokal kredibel seperti Katadata (2025) dan ANTARA (2025). Langkah ini menandai fase penting dalam upaya memperluas konektivitas pembayaran lintas negara.
Dengan tingginya mobilitas wisatawan antara Indonesia, China, dan Korea Selatan, implementasi qris global diprediksi menjadi akselerator transaksi tanpa uang tunai. Selain itu, UMKM Indonesia berpotensi menjangkau konsumen internasional dengan lebih mudah melalui integrasi pembayaran digital yang terstandardisasi.
Ekspansi QRIS Global ke Dua Negara Asia
Ekspansi qris global ke China dan Korea Selatan merupakan bagian dari roadmap BI menuju sistem pembayaran terhubung secara internasional. Menurut Katadata (2025), BI menargetkan QRIS dapat digunakan di dua negara tersebut mulai tahun 2026.
Kerja Sama dengan Regulator dan Industri
BI telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Bank of Korea (BoK) pada Juli 2024. MoU ini menegaskan tujuan membangun interoperabilitas pembayaran berbasis QR lintas negara menggunakan standar lokal masing-masing (Bank Indonesia, 2024). Sementara itu, proses integrasi dengan China dilakukan melalui kerja sama dengan UnionPay International (ANTARA, 2025).
Progres Uji Coba dan Finalisasi Teknis
Untuk China, finalisasi teknis dan uji coba sudah dilakukan oleh ASPI dan UnionPay bersama empat penyelenggara sistem pembayaran Indonesia: Rintis, Alto, Artajasa, dan Jalin (ANTARA, 2025). Untuk Korea Selatan, proses integrasi masih dalam tahap kajian industri, namun sudah berada di jalur implementasi berkat kerja sama BI–BoK (Bank Indonesia, 2024).
Manfaat Ekspansi QRIS Global
Hadirnya qris global di China dan Korea Selatan membawa dampak signifikan bagi berbagai sektor.
Kemudahan Transaksi Wisatawan
Wisatawan Indonesia dapat bertransaksi di China dan Korea Selatan menggunakan QRIS tanpa harus menukar mata uang secara manual. Sistem konversi otomatis mengikuti kebijakan BI dan mitra negara terkait.*
Peluang UMKM Indonesia
UMKM lokal dapat menerima pembayaran dari konsumen China dan Korea Selatan, terutama untuk produk ekspor dan transaksi digital lintas platform. Hal ini membuka pasar internasional yang sangat besar mengingat tingginya adopsi cashless di kedua negara.
Penguatan Ekosistem Pembayaran Asia
Laporan BI (2024) menyebutkan bahwa konektivitas pembayaran lintas negara akan menjadi fondasi kerja sama ekonomi digital Asia. Ekspansi ini akan memperkuat posisi Indonesia dalam kerja sama regional.
Dampak Terhadap Pariwisata dan Industri Kreatif
Integrasi qris global diperkirakan menjadi katalis pertumbuhan sektor kreatif, kuliner, dan pariwisata.
Dampak pada Wisata Outbound dan Inbound
Indonesia adalah salah satu penyumbang wisatawan terbesar ke Korea Selatan dan China. Dengan adanya QRIS lintas negara, transaksi di restoran, toko suvenir, transportasi publik, hingga tempat wisata akan lebih efisien (Katadata, 2025).
Perluasan Kolaborasi Industri Kreatif
Sektor fesyen, musik, kuliner, dan konten digital diprediksi makin mudah berkolaborasi berkat interkoneksi pembayaran. Korea Selatan dan China merupakan pusat industri kreatif Asia.
Tantangan Implementasi
Meski menjanjikan, pelaksanaan qris global tidak terlepas dari hambatan.
Perbedaan Standar Regulasi
Setiap negara memiliki standar keamanan dan mekanisme pembayaran berbeda. Sinkronisasi antara sistem Indonesia, China, dan Korea harus melewati proses validasi teknis yang ketat (Kompas, 2025).
Edukasi Pengguna
BI dan penyedia sistem pembayaran harus memberikan edukasi menyeluruh kepada pengguna tentang cara menggunakan QRIS lintas negara, perhitungan konversi mata uang, serta perlindungan transaksi.
Ekspansi qris global merupakan langkah strategis BI dalam memperkuat posisi Indonesia pada era ekonomi digital. Dengan target implementasi mulai 2026, integrasi dengan China dan Korea Selatan akan menjadi salah satu tonggak penting dalam konektivitas pembayaran internasional.
Untuk mengikuti perkembangan terkini mengenai digitalisasi ekonomi, teknologi finansial, dan kebijakan pembayaran, pembaca dapat menjelajahi berita lainnya di Garap Media. Pembaruan terbaru selalu tersedia untuk mendukung wawasan digital masyarakat.
Referensi
