Qorin 2 Ungkap Teror Baru dan Isu Perundungan dalam Sekolah Elite Jelang Penayangan 11 Desember 2025
Film Qorin 2 menjadi salah satu judul horor Indonesia yang paling banyak dibicarakan menjelang penayangan resminya pada 11 Desember 2025. Antusiasme publik meningkat setelah berbagai media lokal merilis detail film tersebut, mulai dari karakter baru hingga pendekatan cerita yang lebih gelap (Medcom.id, 2025). Sorotan paling besar tertuju pada peningkatan unsur psikologis serta isu sosial yang diangkat film ini.
Publik juga menantikan bagaimana Qorin 2 memperluas dunia cerita dari film pertamanya. Dengan isu perundungan dan tekanan sosial yang kuat di lingkungan sekolah elite, film ini menawarkan pengalaman horor yang bukan hanya menegangkan, tetapi juga relevan dengan realitas yang sering terjadi di dunia pendidikan (Kompas.com, 2025).
Teror Baru yang Lebih Intens
Qorin 2 menghadirkan teror yang lebih gelap melalui karakter yang dimainkan Fedi Nuril, yang disebut memiliki aura misterius dan menjadi salah satu pusat ketegangan dalam cerita. Media lokal memberitakan bahwa film ini memperdalam unsur spiritual sekaligus memperkenalkan konflik moral yang mendorong karakter ke dalam situasi-situasi ekstrem (Medcom.id, 2025).
Menurut laporan Kompas.com (2025), film ini tidak hanya menampilkan ketegangan horor, melainkan juga menggambarkan rasa takut yang lebih personal. Konflik yang dialami para siswa membawa dimensi baru dalam penceritaan, menjadikan Qorin 2 lebih emosional dibandingkan film pertamanya.
Isu Perundungan yang Menghantui Cerita
Isu perundungan menjadi elemen paling mencolok dalam Qorin 2. Media seperti Harian PosMetro (2025) dan Suara.com (2025) mengungkap bahwa film ini menyoroti perilaku bullying yang terjadi di sekolah elite—lingkungan yang terlihat damai namun sebenarnya menyimpan tekanan mental yang berat.
Dalam pemberitaan Suara.com (2025), dijelaskan bahwa trauma akibat perundungan menjadi pemicu kemunculan “qorin”, sebuah entitas gelap yang mengikuti tokoh utama. Pendekatan ini membuat film tersebut lebih relevan dengan isu sosial yang sering dibicarakan masyarakat.
Penayangan dan Informasi Produksi
Lembaga Sensor Film (LSF, 2025) mencatat bahwa Qorin 2 telah lulus sensor dan ditetapkan untuk penonton remaja hingga dewasa. Film ini dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 11 Desember 2025.
Studio produksi mempertahankan identitas visual yang kelam dan atmosfer mencekam. Tayangan teaser yang dirilis di sejumlah platform lokal memperlihatkan kualitas sinematografi yang lebih matang dibandingkan film pertama, sehingga memperkuat ekspektasi publik.
Qorin 2 menjadi salah satu film horor Indonesia paling dinantikan di akhir 2025, berkat kombinasi teror spiritual, konflik emosional yang dalam, serta isu perundungan yang menyentuh kehidupan nyata. Dengan kehadiran pemain baru dan pendekatan cerita yang lebih gelap, film ini digadang-gadang mampu menghadirkan pengalaman horor yang membekas bagi penonton.
Untuk ulasan hiburan terbaru lainnya, pembaca dapat menemukan berbagai artikel pilihan di Garap Media. Mulai dari film, musik, hingga budaya populer, seluruhnya disajikan dengan gaya informatif dan mudah dipahami.
Simak juga artikel-artikel rekomendasi lainnya untuk mengetahui perkembangan terbaru dari dunia hiburan Indonesia.
Referensi
