Qatar kembali menjadi sorotan setelah menanamkan investasi jumbo ke Indonesia dengan nilai mencapai sekitar USD 2,3 miliar atau setara Rp38 triliun. Investasi ini diumumkan dalam ajang Doha International Maritime Defence Exhibition & Conference (DIMDEX) dan langsung menarik perhatian publik karena menyasar sektor strategis nasional.
Kerja sama ini mempertegas posisi Indonesia sebagai mitra penting bagi Qatar di kawasan Asia Tenggara. Selain memperkuat hubungan bilateral, investasi tersebut juga diproyeksikan mendorong penguatan industri nasional dan transfer teknologi jangka panjang.
Investasi Qatar Indonesia Resmi Diteken di DIMDEX
Kesepakatan investasi ini dilakukan antara Barzan Holdings, perusahaan industri pertahanan milik negara Qatar, dengan Republikorp, perusahaan nasional Indonesia. Penandatanganan berlangsung di sela pameran DIMDEX dan disaksikan pejabat tinggi kedua negara (CNBC Indonesia, 2026).
Nilai kerja sama yang disepakati mencapai USD 2,3 miliar, difokuskan pada pengembangan industri pertahanan, modernisasi sistem persenjataan, serta penguatan rantai pasok dalam negeri. Kesepakatan ini disebut sebagai salah satu kontrak terbesar Indonesia–Qatar di sektor strategis.
Fokus Investasi Qatar Indonesia di Sektor Pertahanan
Penguatan Industri dan Transfer Teknologi
Investasi Qatar Indonesia ini tidak hanya berbentuk pendanaan, tetapi juga mencakup pembentukan joint venture untuk mendukung produksi dan pengembangan alat utama sistem persenjataan (alutsista). Melalui skema ini, Indonesia diharapkan memperoleh alih teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (Okezone, 2026).
Langkah ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam memperkuat kemandirian industri pertahanan nasional sekaligus mengurangi ketergantungan impor alutsista dari luar negeri.
Kolaborasi Multinasional
Selain melibatkan Qatar dan Indonesia, kerja sama ini juga membuka peluang kolaborasi dengan mitra internasional lain. Beberapa proyek lanjutan disebut akan mencakup pengembangan fasilitas manufaktur dan rantai produksi dalam negeri guna mendukung kebutuhan pertahanan jangka panjang.
Dampak Ekonomi Investasi Qatar Indonesia
Masuknya investasi bernilai puluhan triliun rupiah ini diperkirakan memberi dampak signifikan terhadap perekonomian nasional. Selain menciptakan lapangan kerja baru, proyek ini juga berpotensi meningkatkan nilai tambah industri dalam negeri serta memperkuat ekosistem manufaktur strategis.
Pemerintah menilai investasi Qatar menjadi sinyal positif bagi investor global lainnya, bahwa Indonesia tetap menjadi destinasi menarik di tengah ketidakpastian ekonomi global (Antara, 2025).
Hubungan Bilateral Indonesia–Qatar Kian Erat
Kerja sama investasi ini melengkapi kemitraan ekonomi Indonesia–Qatar yang telah terjalin sebelumnya, termasuk pembentukan dana investasi bersama senilai USD 4 miliar untuk sektor prioritas seperti infrastruktur, energi, dan ketahanan pangan (Antara, 2025).
Dengan adanya investasi terbaru ini, hubungan kedua negara dinilai memasuki fase baru yang lebih strategis dan berjangka panjang.
Investasi Qatar Indonesia senilai Rp38 triliun menjadi tonggak penting dalam penguatan kerja sama ekonomi dan industri strategis kedua negara. Langkah ini tidak hanya memperkuat sektor pertahanan nasional, tetapi juga membuka peluang besar bagi pertumbuhan industri dan tenaga kerja dalam negeri.
Ikuti terus perkembangan investasi asing dan kerja sama internasional lainnya hanya di Garap Media. Jangan lewatkan berita ekonomi dan industri strategis terbaru yang kami sajikan setiap hari.
Referensi
