Putri KW Tumbang di Semifinal Kejuaraan Dunia 2025 Lawan Yamaguchi

Last Updated: 31 August 2025, 00:33

Bagikan:

Perjalanan luar biasa Putri KW di Kejuaraan Dunia 2025 berakhir dengan medali perunggu. Meski tumbang di semifinal, semangat juangnya jadi kebanggaan Indonesia! Source: PBSI
Table of Contents

Putri KW Tumbang di Semifinal Kejuaraan Dunia 2025 Lawan Yamaguchi

Putri KW tumbang di semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2025 usai kalah dari wakil Jepang, Akane Yamaguchi. Laga yang berlangsung di Adidas Arena, Paris, berjalan penuh drama dengan skor akhir 17–21, 21–14, dan 6–21. Meski gagal melangkah ke final, Putri Kusuma Wardani tetap mengamankan medali perunggu, sebuah pencapaian bersejarah bagi tunggal putri Indonesia.


Awal Pertandingan yang Ketat

Sejak gim pertama dimulai, kedua pemain tampil ngotot untuk memperebutkan tiket final. Putri KW mencoba mengimbangi tempo permainan cepat Yamaguchi dengan variasi serangan. Namun, reli panjang dan tekanan dari sisi belakang lapangan membuat wakil Jepang lebih unggul. Putri KW tertinggal 17–21 di gim pertama.


Kebangkitan di Gim Kedua

Tidak mau menyerah begitu saja, Putri KW menunjukkan mental juara pada gim kedua. Ia mengubah strategi dengan mempercepat tempo dan memotong pengembalian lawan di depan net. Taktik ini sukses membuahkan hasil, membuat Yamaguchi sering melakukan kesalahan sendiri. Dukungan suporter Indonesia di arena menambah semangat Putri KW hingga akhirnya ia menutup gim kedua dengan skor meyakinkan 21–14.


Gim Penentuan yang Mengecewakan

Sayangnya, di gim penentuan Putri KW tampak kehilangan konsentrasi sekaligus stamina. Yamaguchi, yang dikenal sebagai pemain konsisten dan disiplin, memanfaatkan kelemahan itu dengan bermain sabar dan menekan balik. Hasilnya, Putri KW hanya mampu meraih 6 poin dan harus mengakui kekalahan 6–21. Dengan skor akhir 17–21, 21–14, 6–21, Yamaguchi melangkah ke final, sementara Putri KW terhenti di semifinal.


Medali Perunggu yang Membanggakan

Walau gagal ke final, perjalanan Putri KW tetap berbuah manis. Berdasarkan regulasi BWF, kedua pemain yang kalah di semifinal berhak atas medali perunggu. Artinya, Putri KW menambah koleksi prestasi pribadi sekaligus menjadi bukti bahwa tunggal putri Indonesia masih punya daya saing di level dunia.


Meski gagal mencapai partai final, langkah Putri Kusuma Wardani di Kejuaraan Dunia BWF 2025 menjadi bukti perkembangan positif tunggal putri Indonesia. Dengan keberhasilan membawa pulang medali perunggu, Putri KW telah menorehkan sejarah dan memberi harapan baru bagi bulu tangkis Indonesia. Untuk mengikuti berita bulu tangkis selengkapnya, jangan lupa baca update terbaru hanya di Garap Media.

Lampiran Referensi

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /