Putri KW Tersingkir di Babak 32 Besar French Open 2025 Usai Kalah dari Wakil Jepang
Pemain tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani atau Putri KW, harus mengakhiri perjalanannya di turnamen YONEX French Open 2025 lebih cepat dari yang diharapkan. Dalam pertandingan babak 32 besar yang digelar di Glaz Arena, Cesson-Sevigné, Prancis, Putri KW kalah dua gim langsung dari wakil Jepang, Tomoka Miyazaki, dengan skor 18-21 dan 15-21 (Okezone, 2025).
Turnamen BWF World Tour Super 750 ini berlangsung pada 21–26 Oktober 2025 dan menjadi ajang penting bagi para pebulutangkis dunia untuk mengumpulkan poin menuju World Tour Finals. Kekalahan ini tentu menjadi catatan tersendiri bagi Putri KW, yang datang sebagai unggulan ketujuh dengan harapan bisa melangkah jauh di turnamen Eropa tersebut (Sumut Pos, 2025).
Putri KW Gagal Lolos dari Babak 32 Besar
Performa di Laga Pembuka
Pada laga pembuka, Putri KW tampil cukup baik di awal gim pertama dengan beberapa kali unggul tipis. Namun, Tomoka Miyazaki berhasil membalikkan keadaan lewat permainan cepat dan konsisten. Gim pertama ditutup dengan skor 18-21 untuk keunggulan wakil Jepang. Pada gim kedua, Putri KW terlihat kesulitan menahan serangan lawan dan tertinggal hingga akhirnya kalah 15-21 (Kumparan, 2025).
Analisis dan Faktor Kekalahan
Hasil ini menandai kegagalan Putri KW untuk melanjutkan tren positifnya setelah tampil cukup impresif di beberapa turnamen sebelumnya. Beberapa faktor yang memengaruhi kekalahan antara lain ketidakkonsistenan dalam defense, kurangnya variasi pukulan, serta dominasi permainan net dari Miyazaki. Selain itu, tekanan sebagai unggulan membuat Putri KW tampak belum bermain lepas di laga pembuka tersebut.
Tidak Ada Wakil Tunggal Putri Indonesia yang Tersisa
Kekalahan Putri KW juga menjadi kabar buruk bagi sektor tunggal putri Indonesia. Setelah tersingkirnya Gregoria Mariska dan Komang Ayu, tidak ada lagi wakil tunggal putri yang tersisa di French Open 2025. Kondisi ini menjadi evaluasi besar bagi pelatih pelatnas PBSI untuk meningkatkan daya saing pemain di ajang BWF kelas Super 750 ke atas (Sumut Pos, 2025).
Evaluasi untuk Turnamen Selanjutnya
Fokus pada Mental dan Strategi
Menurut analisis dari pelatih tunggal putri PBSI, sektor ini membutuhkan peningkatan terutama dari sisi mental bertanding. Putri KW disebut perlu memperkuat fokus dan daya tahan saat menghadapi reli panjang melawan pemain-pemain Jepang dan Korea yang dikenal ulet di lapangan. Selain itu, adaptasi strategi juga menjadi kunci menghadapi pola permainan lawan yang bervariasi.
Target Bangkit di Turnamen Berikutnya
Meskipun gagal di French Open 2025, peluang Putri KW untuk bangkit masih terbuka lebar. Ia dijadwalkan akan tampil di Hylo Open 2025 yang akan berlangsung awal November mendatang. Turnamen tersebut menjadi kesempatan penting untuk memperbaiki performa sekaligus menjaga peluang lolos ke BWF World Tour Finals.
Kekalahan Putri KW di French Open 2025 memang mengecewakan, tetapi ini menjadi momentum penting untuk refleksi dan evaluasi bagi sektor tunggal putri Indonesia. Diharapkan, pengalaman ini dapat menjadi pembelajaran berharga untuk tampil lebih kuat di turnamen berikutnya.
Untuk update terbaru seputar bulu tangkis Indonesia dan turnamen internasional lainnya, ikuti terus berita-berita olahraga di Garap Media yang menghadirkan laporan dan analisis akurat dari berbagai ajang dunia.
Referensi
