Puasa Efektif Turunkan Berat Badan, Begini Prosesnya di Tubuh

Last Updated: 20 February 2026, 10:31

Bagikan:

puasa
Foto: Halodoc
Table of Contents

Puasa selama ini dikenal sebagai praktik spiritual dan ibadah. Namun, seiring berkembangnya riset kesehatan, manfaat puasa juga semakin banyak dimanfaatkan sebagai metode menurunkan berat badan dan memperbaiki metabolisme.

Salah satu pola yang populer adalah puasa intermiten, yaitu pengaturan waktu makan dan puasa dalam periode tertentu. Banyak orang berhasil mencapai berat badan ideal melalui metode ini. Lalu, bagaimana sebenarnya metode ini membantu proses penurunan berat badan? Berikut penjelasannya.

Bagaimana Manfaat Puasa Membantu Menurunkan Berat Badan?

  1. Menciptakan Defisit Kalori Secara Alami: Pembatasan waktu makan membuat asupan kalori harian cenderung berkurang. Kondisi ini menciptakan defisit kalori yang menjadi kunci pembakaran lemak dan penurunan berat badan.
  2. Mengubah Sumber Energi Menjadi Lemak: Sekitar 8-12 jam setelah makan terakhir, cadangan glukosa mulai menipis. Tubuh kemudian beralih menggunakan lemak sebagai sumber energi melalui proses lipolisis.
  3. Menurunkan Kadar Insulin: Selama berpuasa, kadar insulin menurun sehingga tubuh lebih mudah membakar lemak. Sensitivitas insulin juga meningkat, membantu menjaga gula darah tetap stabil.
  4. Meningkatkan Hormon Pertumbuhan (HGH): Produksi hormon pertumbuhan meningkat, membantu pembakaran lemak sekaligus mempertahankan massa otot saat berat badan turun.
  5. Meningkatkan Hormon Pembakar Lemak: Kadar norepinefrin naik dan mendorong pemecahan lemak untuk digunakan sebagai energi.
  6. Memicu Kondisi Ketosis: Ketika asupan karbohidrat dibatasi dalam waktu tertentu, tubuh masuk ke fase ketosis, yaitu kondisi saat lemak menjadi sumber energi utama.

Jenis Puasa yang Umum Digunakan

  1. Metode 16/8: Puasa selama 16 jam dan makan dalam jendela 8 jam, misalnya pukul 12.00-20.00.
  2. Metode Eat-Stop-Eat: Puasa penuh selama 24 jam, biasanya dilakukan 1-2 kali seminggu.
  3. Diet 5:2: Makan normal selama lima hari, dan membatasi kalori (500-600 kalori) pada dua hari tidak berurutan.
  4. Puasa 12 Jam: Dilakukan selama 12 jam setiap hari; metode ini lebih ringan dan cocok untuk pemula.

Manfaat Puasa Lainnya untuk Kesehatan

  • Menjaga kadar gula darah tetap stabil
  • Meningkatkan metabolisme
  • Membantu detoksifikasi alami tubuh
  • Mengurangi risiko penyakit jantung
  • Menurunkan risiko diabetes tipe 2
  • Meningkatkan daya tahan tubuh

Hal yang Perlu Diperhatikan

Meski manfaatnya cukup banyak, pelaksanaannya tetap harus bijak. Pastikan saat waktu makan, asupan tetap seimbang dan bergizi, kebutuhan cairan tercukupi, serta hindari makan berlebihan. Tidak semua orang cocok menjalani metode ini, terutama mereka dengan kondisi kesehatan tertentu.

Jika memiliki penyakit kronis atau sedang dalam pengobatan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga medis. Pada akhirnya, pola ini tidak hanya membantu menurunkan berat badan, tetapi juga mendorong perubahan gaya hidup yang lebih sehat dan terkontrol bila dilakukan dengan cara yang tepat.

Penutup

Puasa bukan sekadar menahan lapar, tetapi juga strategi metabolik yang membantu tubuh membakar lemak, menurunkan insulin, dan meningkatkan hormon pertumbuhan. Jika dilakukan secara teratur dan bijak, metode ini dapat membantu mencapai berat badan lebih ideal serta metabolisme yang lebih sehat.

Jangan lewatkan berita lainnya seputar kesehatan, diet, gaya hidup, nutrisi, metabolisme, olahraga, ramadan, penurunan berat badan, dan kebugaran hanya di Garap Media.

Referensi:

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /