Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Misi Penebusan Generasi Emas

Last Updated: 20 April 2026, 11:00

Bagikan:

timnas belgia
Foto: Liputan6
Table of Contents

Untuk keempat kalinya berturut-turut, Timnas Belgia berhasil mencapai putaran final Piala Dunia. Meskipun masih mengandalkan beberapa pemain dari “generasi emas”, Belgia tidak ingin hanya dianggap sebagai tim kuda hitam, melainkan berambisi untuk bersaing menjadi yang terbaik di edisi 2026 mendatang. Secara historis, tim yang dikenal dengan julukan De Rode Duivels bukanlah tim besar yang diakui dalam sepak bola dunia seperti Brasil, Jerman, Spanyol, atau Argentina. Namun, dalam dua dekade terakhir, mereka telah bertransformasi menjadi salah satu kekuatan elite di kancah sepak bola global.

Puncak dari prestasi mereka terjadi saat Piala Dunia 2018, di mana mereka berhasil meraih posisi ketiga. Ini merupakan pencapaian terbaik bagi Timnas Belgia dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut. Generasi emas yang dipimpin oleh Kevin De Bruyne, Eden Hazard, Thibaut Courtois, dan Romelu Lukaku menunjukkan performa yang sangat mengesankan dengan berhasil mengalahkan tim-tim besar. Salah satu tim yang mereka singkirkan adalah Timnas Brasil dalam pertandingan perempat final. Namun, performa mereka mengalami penurunan di edisi berikutnya. Pada Piala Dunia 2022, Belgia harus terhenti di fase grup, menempati posisi ketiga di Grup F setelah kalah dari Maroko dan Kroasia. Pencapaian ini menjadi indikasi bahwa era emas Timnas Belgia yang dipimpin oleh Eden Hazard mulai memudar. Kini, menjelang Piala Dunia 2026, tim tersebut datang dengan misi untuk menutup era tersebut dengan cara yang lebih terhormat.

Jalan Timnas Belgia Menuju Piala Dunia 2026

Timnas Belgia berada di Grup J dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. Dalam grup ini, mereka bersaing dengan Wales, Makedonia Utara, Kazakhstan, dan Liechtenstein. Meskipun tergabung dalam grup yang relatif lebih ringan, Belgia memulai kualifikasi dengan hasil yang kurang memuaskan. De Rode Duivels harus puas bermain imbang 1-1 ketika bertandang ke markas Makedonia Utara, Tose Proeski Arena, Skopje. Hasil imbang di laga pembuka Grup J itu semakin memotivasi Timnas Belgia untuk meningkatkan performa mereka. Setelah hasil yang kurang memuaskan tersebut, Belgia berhasil meraih tiga kemenangan berturut-turut. Mereka mengalahkan Wales dengan skor 4-3, kemudian mencatatkan kemenangan telak 6-0 atas Liechtenstein, dan mengulangi performa serupa dengan mengalahkan Kazakhstan dengan skor yang sama. Sayangnya, tren positif ini terhenti ketika mereka menjamu Makedonia Utara di Planet Group Arena, Ghent, di mana mereka hanya mampu bermain imbang tanpa gol.

Penutup

Timnas Belgia datang ke Piala Dunia 2026 dengan ambisi besar menutup era generasi emas dengan hasil membanggakan. Perjalanan mereka menunjukkan masih ada potensi untuk bersaing di level tertinggi. Konsistensi dan pengalaman akan menjadi kunci untuk meraih prestasi terbaik.

Jangan lewatkan berita lainnya seputar sepak bola, Piala Dunia 2026, Timnas Belgia, jadwal pertandingan, hasil laga, perjalanan kualifikasi, profil pemain, strategi pelatih, dan statistik turnamen hanya di Garap Media.

Referensi:

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /