Gubernur Jakarta Pramono Anung bersama Ketua Palang Merah Indonesia Muhammad Jusuf Kalla (JK) mengikuti kerja bakti bertajuk Jaga Jakarta Bersih yang digelar serentak di seluruh wilayah Jakarta pada Minggu (8/8/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan ibu kota dengan melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat.
Meski hujan mengguyur lokasi kegiatan, Pramono dan JK tetap turun langsung ke lapangan. Kerja bakti tersebut dipusatkan di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, namun dilaksanakan secara bersamaan di seluruh wilayah Jakarta sebagai bentuk gerakan kolektif menjaga kebersihan kota.
Kerja Bakti Jaga Jakarta Bersih Digelar Serentak
Aksi Kerja Bakti Tetap Berjalan Meski Diguyur Hujan
Dalam pelaksanaan kerja bakti Jaga Jakarta Bersih, hujan tidak menjadi penghalang bagi para peserta. Pramono Anung tetap melanjutkan kegiatan bersama Jusuf Kalla dan unsur lainnya, dengan melibatkan pemerintah daerah, TNI-Polri, BUMD, serta masyarakat untuk membersihkan lingkungan sekitar.
Pramono menjelaskan bahwa kegiatan gotong royong ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Jakarta. Ia juga menyebutkan bahwa salah satu inisiator kegiatan tersebut adalah Palang Merah Indonesia (PMI), yang mendorong kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kebersihan kota.
“Hari ini kita bersama-sama mengikuti kerja bakti gotong royong yang dicanangkan secara serentak di seluruh Jakarta, yang kita sebut dengan Jaga Jakarta Bersih. Terus terang salah satu inisiator acara ini adalah PMI,” ujar Pramono usai kegiatan.
Libatkan Lebih dari 171 Ribu Peserta
Pramono mengungkapkan bahwa kegiatan Jaga Jakarta Bersih melibatkan total 171.134 orang dari berbagai elemen. Selain masyarakat dan aparatur sipil negara, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga turun langsung ke lapangan dalam kerja bakti tersebut.
Ia menjelaskan bahwa keterlibatan Forkopimda berlangsung di seluruh wilayah Jakarta. Pangdam Jaya hadir di Jakarta Utara, sementara Kapolda Metro Jaya beserta jajaran turut terjun langsung di wilayah lainnya, menunjukkan pelaksanaan kegiatan yang menyeluruh dan terkoordinasi.
“Jumlah yang terlibat secara keseluruhan adalah 171.134 orang. Di semua wilayah, semua Forkopimda terlibat secara bersama-sama,” kata Pramono.
Program Rutin untuk Jakarta Lebih Nyaman dan Aman
Tindak Lanjut Arahan Presiden
Pramono menjelaskan bahwa program Jaga Jakarta Bersih merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden yang disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) sebelumnya. Arahan tersebut menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan serta kenyamanan lingkungan.
Selain sebagai tindak lanjut kebijakan nasional, kerja bakti ini juga direncanakan menjadi agenda rutin Pemerintah Provinsi Jakarta. Dengan kegiatan yang dilakukan secara berkala, diharapkan kondisi lingkungan Jakarta dapat terjaga dengan lebih baik.
“Bagi Jakarta, kegiatan seperti ini akan dilakukan secara rutin karena kita memang ingin membuat Jakarta lebih nyaman, lebih aman,” ucap Pramono.
Tanggung Jawab Bersama Seluruh Warga
Pesan JK soal Kebersihan Kota
Sementara itu, Jusuf Kalla menegaskan bahwa menjaga kebersihan Jakarta merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga. Ia menilai bahwa membantu pemerintah dalam menjaga lingkungan pada dasarnya juga berarti menjaga kepentingan masyarakat sendiri sebagai warga kota.
“Kita ini warga Jakarta. Harus bertanggung jawab dan bekerja kebersihan untuk kota kita. Jadi kita membantu Gubernur, berarti membantu diri sendiri,” kata JK.
Kerja Bakti dan Upaya Cegah Banjir
JK juga menyinggung persoalan banjir yang kerap terjadi di Jakarta. Menurutnya, banjir terjadi karena volume air yang masuk lebih besar dibandingkan dengan air yang keluar. Oleh sebab itu, pembersihan sungai, gorong-gorong, dan saluran air dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko banjir. Ia menekankan bahwa saluran air harus dijaga agar tetap bersih sehingga air dapat mengalir dengan lancar saat hujan turun. Dengan demikian, genangan dan banjir dapat diminimalkan.
“Banjir itu, air yang masuk lebih banyak daripada yang keluar. Jalan keluarnya di sungai-sungai, gorong-gorong, selokan. Itu yang harus dibersihkan supaya air itu begitu datang dia keluar,” pungkas JK.
Penutup
Kerja bakti Jaga Jakarta Bersih yang diikuti Pramono Anung dan Jusuf Kalla menunjukkan pentingnya peran bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan ibu kota. Meski dilaksanakan di tengah hujan, kegiatan ini tetap berjalan dengan partisipasi besar dari berbagai elemen.
Jangan lewatkan berita lainnya seputar pemerintahan, lingkungan, banjir, kebijakan publik, aktivitas warga, dan program daerah hanya di Garap Media.
Referensi:
- Liputan6. (2026). Pramono Bareng JK Kerja Bakti di Tengah Hujan, Serentak Gelar Jaga Jakarta Bersih. Retrieved from https://www.liputan6.com/news/read/6274384/pramono-bareng-jk-kerja-bakti-di-tengah-hujan-serentak-gelar-jaga-jakarta-bersih
