Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto berencana menandatangani kesepakatan dagang, yakni Agreement on Reciprocal Trade (ART), dengan Amerika Serikat (AS) pada Februari 2026. Hal itu disampaikannya usai rapat bersama Prabowo dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026.
“Disampaikan bahwa Bapak Presiden rencananya akan menghadiri acara pada tanggal 19, dan di sekitar tanggal tersebut juga akan ada rencana penandatanganan ART,” ujar Airlangga, dikutip dari keterangan resmi, Kamis (12/2/2026).
Pada kesempatan yang sama, Airlangga juga menyampaikan perkembangan perundingan dagang antara Indonesia dan AS terus dilaporkan secara berkala kepada Prabowo.
Penandatanganan ART dan Perkembangan Negosiasi
Latar Belakang Kesepakatan
Penandatanganan ART merupakan kelanjutan dari negosiasi tarif antara Indonesia dan AS sejak tahun lalu. Pada 22 Juli 2025, AS dan Indonesia menyepakati pernyataan bersama mengenai kerangka kerja ART yang menyebutkan bahwa AS akan memangkas tarif impor dari 32 persen menjadi 19 persen untuk produk asal Indonesia.
Negosiasi kemudian berlanjut pada 22 Desember 2025, ketika delegasi Indonesia dan Kantor Perwakilan Dagang AS di Washington DC menyepakati substansi kesepakatan ART. Salah satu poin penting adalah kepastian AS untuk menghapus tarif impor khusus pada komoditas seperti sawit, kopi, minyak kelapa, dan kakao. Indonesia juga berkomitmen mengatasi hambatan nontarif melalui deregulasi kebijakan.
Status Terkini Negosiasi
Airlangga mengatakan, saat ini pemerintah masih menunggu draf akhir kesepakatan.
“Kemudian, ada hal-hal lain yang juga akan kita tunggu sampai semuanya 100 persen selesai,” ujar dia.
Selain itu, Airlangga melaporkan perkembangan ekonomi nasional kepada Prabowo, termasuk neraca perdagangan Indonesia yang mengalami surplus.
“Dari segi neraca perdagangan, kita juga terus mengalami surplus selama 68 bulan berturut-turut, yaitu sebesar USD 2,51 miliar,” katanya.
Sebelumnya, Airlangga menyatakan proses negosiasi tarif dagang resiprokal antara Indonesia dan AS telah rampung.
“Semua perundingan sudah selesai, legal drafting 90%, kita tinggal menunggu jadwal tanda tangan, karena yang menanda tangan pemimpin negara,” kata Airlangga usai menghadiri Indonesia Economic Summit, Selasa (3/2/2026).
Airlangga menegaskan, hasil perundingan akan diumumkan setelah kedua kepala negara meneken perjanjian dagang terkait tarif resiprokal. Ia juga menjelaskan bahwa masing-masing pemerintah tetap perlu menyampaikan hasilnya kepada lembaga legislatif di negara masing-masing.
“Nanti eksekutif order bagi Amerika juga dilaporkan ke kongres, bagi Indonesia kita sampaikan ke DPR,” pungkasnya.
Pergeseran Jadwal Negosiasi Tarif Impor AS
Sebelumnya, Pemerintah menyampaikan perkembangan terbaru terkait proses negosiasi kebijakan tarif impor AS. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut penyelesaian negosiasi yang semula ditargetkan rampung pada akhir Januari kini diperkirakan bergeser ke pertengahan Februari 2026.
Prasetyo menyampaikan, pembahasan kebijakan tarif impor yang dikaitkan dengan Presiden AS Donald Trump masih terus berjalan dan tidak menghadapi hambatan berarti.
“Mungkin pertengahan Februari. Kemarin update terakhir dari Pak Menko Ekonomi, mungkin di pekan kedua bulan Februari,” katanya.
Hingga saat ini, belum ada rencana Presiden Prabowo melakukan kunjungan langsung ke luar negeri terkait proses negosiasi. Penyesuaian jadwal lebih disebabkan oleh sejumlah hal teknis yang perlu disepakati kedua pihak.
“Secara substansi insyaallah enggak ada masalah,” kata Prasetyo.
Ia berharap proses negosiasi dapat berjalan lancar dan menghasilkan kesepakatan yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kepentingan bangsa dan negara.
Penutup
Rencana Prabowo menandatangani kesepakatan dagang dengan AS pada Februari 2026 menjadi langkah strategis bagi penguatan hubungan perdagangan kedua negara. Kesepakatan ini diharapkan membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk Indonesia dan memperkuat posisi ekonomi nasional.
Jangan lewatkan berita lainnya seputar ekonomi, perdagangan internasional, politik, investasi, kebijakan pemerintah, neraca perdagangan, tarif impor, dan kerja sama bilateral hanya di Garap Media.
Referensi:
- Liputan6. (2026). Menko Airlangga Sebut Prabowo Bakal Teken Kesepakatan Dagang dengan AS Bulan Ini. Retrieved from https://www.liputan6.com/bisnis/read/6277310/menko-airlangga-sebut-prabowo-bakal-teken-kesepakatan-dagang-dengan-as-bulan-ini
