PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) telah menyiapkan dana pelunasan pokok Obligasi Berkelanjutan III Tahap III Seri C Tahun 2019 (PPLN03CCN3) sebesar Rp 183 miliar. Selain itu, perseroan juga menyiapkan pembayaran untuk Sukuk Ijarah Berkelanjutan III Tahap III Seri C Tahun 2019 (SIPPLN03CCN3) sebesar Rp 204 miliar.
Sekretaris PLN, Yuliandra Syahrial Nurdin, menyampaikan bahwa penyiapan dana ini merujuk pada Surat Keputusan Direksi Bursa Efek Indonesia No. Kep 00066/BEI/09-2022 tentang perubahan Peraturan Nomor I-E mengenai Kewajiban Penyampaian Informasi yang berlaku efektif sejak 1 Oktober 2022.
PLN Siapkan Dana Rp387 Miliar untuk Obligasi dan Sukuk
“Dengan ini kami sampaikan bahwa PT PLN (Persero) telah menyiapkan dana pembayaran kewajiban pelunasan pokok Obligasi Berkelanjutan III PLN Tahap III Seri C Tahun 2019 (PPLN03CCN3) sebesar Rp 183.000.000.000 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan III PLN Tahap III Seri C Tahun 2019 (SIPPLN03CCN3) sebesar Rp 204.000.000.000,” kata Yuliandra dalam laporan kepada BEI.
Ia menegaskan bahwa pokok obligasi dan sisa imbalan sukuk akan dibayarkan kepada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) selaku agen pembayar, selambat-lambatnya pada tanggal jatuh tempo. Langkah ini menunjukkan kepatuhan perseroan terhadap regulasi pasar modal dan transparansi bagi investor.
Tren Kendaraan Listrik, PLN Siap Jadi Tulang Punggung Elektrifikasi Sektor Transportasi
Jumlah kendaraan listrik di Indonesia kini telah mencapai sekitar 103 ribu unit, dengan pertumbuhan signifikan yang mencapai 150 persen dibanding periode sebelumnya. Lonjakan ini menuntut kesiapan infrastruktur dan layanan yang andal.
Sebagai tulang punggung elektrifikasi transportasi, perseroan terus memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Hingga awal 2026, jumlah SPKLU yang beroperasi telah melampaui 5.000 unit dan tersebar di wilayah strategis nasional. Infrastruktur ini meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik, termasuk untuk perjalanan jarak jauh seperti mudik dan libur panjang.
Selain memperkuat infrastruktur fisik, perseroan mengembangkan ekosistem digital melalui aplikasi PLN Mobile dengan slogan Your EV Partner. Aplikasi ini membantu pengguna kendaraan listrik menemukan lokasi SPKLU terdekat, memantau ketersediaan daya secara real time, serta melakukan transaksi pengisian baterai dengan mudah.
Layanan PLN
Perseroan menghadirkan layanan PLN EV Charger Mobile, solusi darurat bagi pengguna kendaraan listrik yang kehabisan daya. Melalui fitur ini, pengguna bisa langsung memesan layanan pengisian bergerak, sehingga meningkatkan rasa aman dan kenyamanan.
Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menegaskan bahwa partisipasi perseroan dalam Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 menjadi bagian dari dukungan terhadap target Net Zero Emission dan transformasi menuju ekonomi rendah karbon.
“Kami siap menjadi mitra utama dalam perjalanan Indonesia menuju masa depan transportasi bersih. PLN akan terus memperkuat infrastruktur, layanan digital, dan inovasi untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik nasional,” kata Adi.
PLN Mobile Lompatan Besar Pelayanan Publik
Executive Vice President Niaga dan Pemasaran PLN, Nayusrizal, menyebut perjalanan PLN Mobile sebagai lompatan besar dalam pelayanan publik.
“Dulu pengunduhnya hanya sekitar 500 ribu, sekarang sudah di atas 50 juta. Rating aplikasi juga melonjak dari 2,5 menjadi 4,9. Ini bukti kepercayaan pelanggan,” ujarnya.
Hampir seluruh urusan kelistrikan kini bisa dilakukan tanpa harus datang ke kantor perseroan. Layanan pasang baru, perubahan daya, sambungan sementara, dan pengaduan gangguan kini tersedia dalam satu aplikasi.
“Pelanggan tidak perlu lagi pakai ‘ordal-ordalan’. Cukup lewat PLN Mobile. Mau mengajukan apa pun ada di sana,” ucapnya.
Fitur aplikasi juga melampaui layanan kelistrikan konvensional. Terdapat layanan internet Iconnet, marketplace, dan fitur swacam untuk foto meter mandiri pelanggan pascabayar. Vice President Pengelola Pemasaran PLN, Revanny Yudhistira, menegaskan aplikasi ini menjadi platform strategis mendukung agenda energi hijau nasional.
“PLN Mobile, your EV partner. Harapan untuk negara ke depan, PLN Mobile akan menjadi platform utama untuk mendukung peran pemerintah dalam green energy, terutama dalam ekosistem EV yang terus berkembang sampai tahun depan dan seterusnya,” ujar Revanny.
Ia juga berharap ajang IIMS terus berkembang sebagai katalis percepatan elektrifikasi transportasi nasional.
“Harapan buat IIMS semakin kreatif dan semakin mendukung program pemerintah dalam mendukung Go Green dalam pemasaran energi,” tambahnya.
Penutup
Dengan menyiapkan dana Rp387 miliar untuk pelunasan obligasi dan sukuk, PLN menegaskan komitmennya dalam menjalankan kepatuhan terhadap regulasi serta menjaga transparansi keuangan. Langkah ini sekaligus memperkuat kepercayaan investor dan menegaskan posisi perseroan sebagai BUMN yang bertanggung jawab dalam pengelolaan surat utang.
Jangan lewatkan berita lainnya seputar energi, teknologi, bisnis, transportasi, inovasi, keuangan, lingkungan, dan mobilitas listrik hanya di Garap Media.
Referensi:
- Liputan6. (2026). PLN Siapkan Dana Pembayaraan Pelunasan Pokok Obligasi Rp 387 Miliar. Retrieved from https://www.liputan6.com/bisnis/read/6281627/pln-siapkan-dana-pembayaraan-pelunasan-pokok-obligasi-rp-387-miliar
