Film Petaka Gunung Welirang: Misteri Alas Lali Jiwo resmi dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 2 Juli 2026. Film produksi Starvision tersebut terinspirasi dari kisah nyata pendakian yang dialami Maya Azka di Gunung Welirang, Jawa Timur, kemudian dikembangkan menjadi film horor yang memadukan misteri, persahabatan, dan romansa (RRI, 2026).
Petaka Gunung Welirang Angkat Kisah Nyata Pendakian Misterius
Film Petaka Gunung Welirang disutradarai Indra Gunawan dan diproduseri Chand Parwez Servia, sementara naskahnya ditulis oleh Upi berdasarkan pengalaman nyata Maya Azka. Cerita tersebut menghadirkan nuansa horor yang berangkat dari pengalaman pendakian di kawasan Gunung Welirang yang dikenal memiliki berbagai cerita mistis (RRI, 2026).
Alur cerita mengikuti lima sahabat yang memutuskan mendaki Gunung Welirang setelah menyelesaikan tugas akhir kuliah. Perjalanan yang awalnya menjadi momen perayaan berubah menjadi mimpi buruk ketika mereka memasuki kawasan Alas Lali Jiwo, sebuah lokasi yang dipercaya menyimpan misteri dan teror supranatural (RRI, 2026).
Beberapa fakta mengenai film ini meliputi:
- Tayang di bioskop mulai 2 Juli 2026.
- Diproduksi oleh Starvision.
- Disutradarai Indra Gunawan.
- Ditulis oleh Upi berdasarkan kisah nyata Maya Azka.
- Berlatar Gunung Welirang dan Alas Lali Jiwo.
Alas Lali Jiwo Menjadi Pusat Teror dalam Petaka Gunung Welirang
Perjalanan para tokoh berubah menjadi penuh ancaman setelah mereka memasuki Alas Lali Jiwo. Kawasan tersebut digambarkan sebagai tempat yang dihuni sosok misterius bernama Ratu beserta pasukannya sehingga setiap langkah para pendaki dipenuhi berbagai kejadian di luar nalar (RRI, 2026).
Ketegangan terus meningkat ketika para tokoh harus bertahan hidup di tengah gangguan supranatural sekaligus mencari jalan keluar dari kawasan yang dipercaya tidak mudah ditinggalkan. Konflik tersebut menjadi inti cerita yang membangun suasana mencekam sepanjang film (RRI, 2026).
Petaka Gunung Welirang Padukan Horor, Persahabatan, dan Romansa
Selain menghadirkan teror supranatural, film ini juga mengangkat hubungan emosional antartokoh. Produser Chand Parwez Servia menjelaskan bahwa unsur romansa sengaja dihadirkan agar cerita terasa lebih dekat dengan kehidupan anak muda tanpa mengurangi kekuatan horornya (IDN Times, 2026).
Antonio Blanco Jr. memerankan karakter Satria, sosok yang menyimpan perasaan kepada Naya. Hubungan tersebut menjadi salah satu konflik emosional yang berkembang di tengah situasi mencekam selama pendakian sehingga memberikan warna berbeda dibandingkan film horor pendakian pada umumnya (IDN Times, 2026).
Film ini juga dibintangi Alika Jantinia, Giulio Parengkuan, Razan Zu, dan Jinan Safa yang menghadirkan dinamika persahabatan sekaligus perjuangan menghadapi rasa takut ketika terjebak di Alas Lali Jiwo (IDN Times, 2026).
Beberapa daya tarik film antara lain:
- Diadaptasi dari kisah nyata pendakian.
- Mengangkat legenda Alas Lali Jiwo.
- Memadukan horor, petualangan, dan romansa.
- Dibintangi aktor dan aktris muda Indonesia.
- Menawarkan suasana pegunungan yang mencekam.
Petaka Gunung Welirang Siap Meramaikan Film Horor Indonesia
Kehadiran Petaka Gunung Welirang menambah daftar film horor Indonesia yang mengangkat cerita lokal sebagai inspirasi utama. Perpaduan kisah nyata, mitos Gunung Welirang, dan drama antartokoh diharapkan menghadirkan pengalaman menonton yang berbeda bagi penonton Indonesia (RRI, 2026).
Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa film horor tidak hanya mengandalkan kemunculan makhluk gaib, tetapi juga membangun konflik emosional melalui hubungan antarkarakter. Kombinasi itulah yang menjadi salah satu kekuatan utama Petaka Gunung Welirang menjelang penayangannya di bioskop (IDN Times, 2026).
Petaka Gunung Welirang: Misteri Alas Lali Jiwo menawarkan kisah horor yang berangkat dari pengalaman nyata pendakian dan dipadukan dengan unsur persahabatan serta romansa. Latar Gunung Welirang dan misteri Alas Lali Jiwo menjadi daya tarik utama yang membedakan film ini dari horor pendakian lainnya.
Ikuti terus informasi terbaru mengenai film Indonesia, jadwal tayang bioskop, dan perkembangan industri hiburan hanya di Garap Media. Temukan juga berbagai ulasan menarik mengenai film terbaru serta rekomendasi tontonan yang sayang untuk dilewatkan.
Referensi
